Skip to main content

10 Makanan Penyebab Penyakit


Ada fakta yang menarik tentang makanan yang selama ini kita anggap sehat, ternyata juga bisa menyebabkan penyakit. Paling tidak menurut data yang dilaporkan oleh Center for Science in the Public Interest (CSPI).

Lembaga tersebut menganalisa data Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) tentang penyakit yang timbul yang disebabkan oleh makanan mulai tahun 1990. Kebanyakan penyakit timbul karena kontaminasi norovirus, bakteri E.coli serta salmonela.

"Kami tidak merekomendasikan konsumen untuk mengubah pola makan. Tujuan kami adalah untuk melobi anggota Kongres untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap sistem keamanan pangan nasional," kata Caroline Smith DeWaal, Ketua Program Keamanan Pangan CSPI.

Kesepuluh bahan makanan yang sering dilaporkan menyebabkan penyakit, antara lain telur, tuna, kerang, kentang, keju, es krim, tomat, tauge, dan buah berry.

Namun, tidak jelas benar apakah makanan itu sendiri bisa disalahkan sebagai penyebab timbulnya penyakit. Misalnya saja tomat, tidak jelas apakah tomat yang menyebabkan penyakit atau bahan makanan lain dalam salad.

Karena itu, para peneliti meminta para konsumen agar melakukan tindakan pencegahan, misalnya memastikan agar makanan dimasak dengan benar dan dicuci bersih, serta menghindari konsumsi daging, termasuk makanan laut secara mentah.

Sumber: Kompas.com

Comments

Popular posts from this blog

Resolusi Tahun 2010

Seperti tahun - tahun sebelumnya, ketika penghujung tahun dan menjelang pergantian ke tahun yang baru, saya biasanya memberikan waktu untuk merenung. Merefleksi segala yang telah terjadi di tahun itu. Memahami dan mempelajari, mengapa bisa terjadi seperti itu, dan tentu saja belajar dari kejadian tersebut, mengambil hikmah darinya. Setelah itu, saya menyusun daftar resolusi, ambisi dan harapan untuk satu tahun ke depan. And h ere's my must to do list for the upcoming year 2010: Hold tighter to my faith. Meningkatkan iman dan takwa. Jadi lebih religius. Menjauhi larangan dan melaksanakan segala perintah-Nya. Sholat lebih khusyu', ngajinya harus lebih rajin, infaqnya nggak boleh berhenti. Nggak hanya ngerjain yang wajib, tapi yang sunah juga. Jadi lebih dewasa dan bijaksana. Kata pepatah "menjadi tua itu pasti, tapi menjadi dewasa itu pilihan". Dan saya memilih yang kedua, I'm still trying to.. Positive thinking. Biar nggak cepet stres. Konon, positive thinkin...

Pria Enggak Mau Wanita Pedekate Lebih Dulu

KOMPAS.com - Apa yang sebenarnya diharapkan pria dari sosok wanita, sehingga ia tak mungkin berpaling kepada wanita lain? Aih... kesannya sungguh sulit. Namun menurut Lisa Daily, kolumnis relationship dan penulis buku Stop Getting Dumped , hal ini bukannya tak mungkin. Dalam bukunya, Daily menjamin kita bisa menemukan pria impian, dan menikahinya dalam waktu tiga tahun atau kurang. Ia sendiri mengikuti nasihatnya sendiri, dan menikah dengan pria impiannya, yang melamarnya di puncak Menara Eiffel setelah berpacaran 6 bulan. Daily telah mewawancara ratusan pria single untuk mengetahui apa sih yang membuat wanita berpotensi menjadi istri mereka. Coba lihat beberapa penemuannya: 1. Anda memiliki banyak aktivitas . Dengan demikian, Anda bisa menyibukkan diri tanpa harus bergantung pada keberadaan si dia. Anda bebas bepergian dengan teman-teman atau keluarga. "Anda tak perlu mengharapkan kekasih untuk selalu ada di sisi Anda," ujar Daily. Dengan kata lain, Anda tak perlu menunggu ...

Antara Aku, ASI dan Surabaya

Kata orang, tinggal di kota besar perlu banyak biaya. Barang yang murah hampir tiada. Kerasnya hidup kian terasa. Dan itu memang benar adanya. Meski begitu, ada sisi menyenangkan dari tinggal di Surabaya. Banyak pilihan yang tersedia. Yang paling kerasa adalah dokter dan rumah sakit banyak adanya. Aku jadi bisa milih mana yang paling pas dengan kebutuhan dan kantong tentu saja. Di Surabaya. Salah satu mimpiku terwujud. Bisa IMD, rooming in dan ketemu konselor laktasi. Hingga bisa lancar menyusui. Bisa nyetok ASIP bahkan mendonorkannya kepada mereka yang membutuhkan. Sekarang  Bintang sudah lulus ASI ekslusif. Senang bisa melewati seperempat perjalanan menyusui. Memang sih biaya dokter dan RS lebih mahal di Surabaya. Tapi jauh lebih menyenangkan dan memudahkan ketimbang hidup di kota kecil yang dokternya masih jarang atau malah nggak ada. Aku bersyukur tinggal di Surabaya. Ah ya, Surabaya memang punya banyak cerita b...