Skip to main content

Posts

Showing posts with the label wedding

When Two Officially Become One

Jumat, 22 Juli 2011 menjadi hari bersejarah dalam hidupku. Itu adalah hari di mana aku melepas masa lajangku. Aku menikah dengan lelaki yang aku cintai (ciee :p). Senang bisa dinikahkan langsung oleh Bapak sebagai waliku. Then, w e started a new life as we had a holy vow that day. sebelum prosesi, mukanya pada tegang semua :)   nunggu penghulu yg g dateng-dateng   gaya dulu ah :)   seserahan   seserahan lagi   latihan dulu... :)   the holy vow alias akad nikah pemasangan perhiasan :) penyerahan alat sholat sah :) Happy wedding Ratna & Afik. barokallahulaka wabaroka bainakuma fii khaiir

Go Green :)

  Yap, almost all of my wedding stuffs are in green . Go green banget nggak sih :)) Senaangg sekali rasanya aku bisa mewujudkan pesta bernuansa hijau, my fave color ever :) Nggak semuanya full in green, ada kombinasi warna - warna lain untuk pemanis, tapi tema besarnya tetap hijau. Nah, ini dia daftar barang - barang warna hijaunya: Undangan. Warna hijau muda, dengan sentuhan putih dan emas. Kebaya pengantin untuk resepsi : hijau lumut dengan payet emas. Kebaya orang tua untuk resepsi: hijau army dengan payet emas. Kebaya keluarga untuk resepsi: hijau muda dengan kombinasi orange. Seger gila kaya pohon jeruk :) Tas kue: hijau muda, dengan sentuhan kuning dan putih. Dekorasi catering: hijau muda, dengan sentuhan emas dan putih. Kamar pengantin: sprei hijau tua, ada akses putih dan orange.  Tenda: hijau kombinasi emas. Seserahan: didominasi warna hijau kecuali sepatu (cokelat), sandal (hitam), tas (hitam), kain batik (cokelat). Ahh, aku nggak sabar menunggu dikeli...

Our Wedding Invitation :)

Assalamualaikum Wr. Wb. We request the honor of your presence at the wedding reception of: Ratna Wahyu Kartika Sari and Afik Dian Raharja that will be held on: Saturday, July 23rd 2011 11 am - 1 pm The Toto Wahyudi's home RT 11, RW 04 Sukosari, Dagangan, Madiun (please see the attachment picture below for further detail) Holy vow: Friday, July 22nd 2011 9 am Masjid Al Mufaridduun RT 11, RW 04 Sukosari, Dagangan, Madiun  P.S Due to our limited capability in sending the invitation cards, we hope that this media will be able to provide sufficient information. sincerely, Ratna & Afik Mr. Toto Wahyudi & Mrs. Hartatik Mr. Eddy Budiman & Mrs. Sri Langgeng Handayani Wassalamualaikum Wr. Wb. the invitation card the poem the map

Hello July...

Hello July... Nice to meet you (again). But, I wonder how fast you come to me. I feel you come faster than you should be though you're the month I've been waiting for :) Anyway, I'm so excited for your coming. Because it means the-big-day-of-my-life is getting closer. I'm so  grateful that my wedding preparation runs smooth in general. Last night I did check and recheck for the wedding check list that I've made before, long time before the engagement day. I'm so glad when I found all the stuffs are almost all done. I read the check list over and over again, I do hope that there's nothing left. Tonight we would have a technical meeting for the wedding. The big family and best friends would come to my home. We would share and discuss about every single details for that big day. I wish all the things would be okay till the wedding day. God, I need your help, please help me to handle this. I've done my best, and now I let You to do the rest... Amen...

Tentang Pre Wedding

Foto - foto pre wedding, sebagai ilustrasi Sapa yang nggak kenal dengan istilah pre wedding ? Kayaknya hampir semua orang sudah familiar dengan kosakata dan budaya yang akhir - akhir ini lagi populer di masyarakat kita. Istilah pre wedding ini umumnya diartikan photo session yang dilakukan sebelum pernikahan. Hasilnya biasanya dipajang di undangan, kertas ucapan sovenir dan pada saat resepsi.  Meskipun lagi populer, aku dan yangkuw justru memutuskan untuk tidak melakukannya. Banyak teman dan saudara menanyakan alasannya, menyayangkan bahkan mencibir keputusan kami, tapi aku sih nggak peduli. Mengutip bahasa anak muda yang sering nongol di televisi, "suka - suka gue kali, kawinan gue, duit - duit gue. Kenapa rese mulu??", hahaha. Okay, akan aku jelaskan beberapa alasan yang melatarinya, antara lain: 1. Bukan model.   Aku sadar diri kalau aku bukan model yang suka bergaya di depan kamera, meski adakalanya aku suka narsis foto - foto nggak jelas. Aku tidak cu...

Berubah Dari Rencana Awal

Weekend kemarin aku pulang ke Ngawi, rasanya aku harus membiasakan memakai kata "pulang" bukan "main" lagi since I'm one step closer to be a part of his family. Tujuan utamanya adalah tanda tangan dokumen persyaratan nikah. Kirain dokumennya belum kelar karena aku dan si yangkuw belum tanda tangan, ternyaa udah beres karena Bapak kena baik sama orang kelurahan dan KUA :) Mumpung aku di sana, dan ketemu ma keluarga (inti) jadilah kita diskusi soal nikahan kami. Sometimes, to be honest, I'm still amaze and hardly believe that I would have my wedding soon, it's still such a dream, but I do thank to God for making it comes true. Dari diskusi ini ternyata ada beberapa hal yang berubah dari rencana awal. Aku awalnya merencanakan mahar dan seserahan bertemakan "angka delapan" as my favorite number. Tapi aku harus "merelakan" keinginan itu nggak jadi karena adanya perubahan tadi. Seserahan yang awalnya aku rencanakan delapan box, sekarang ...

Menenangkan Diri Di Hari Pernikahan

Semua calon pengantin biasanya mengalami stres menjelang pernikahan. Tak jarang, rasa stres itu membuat emosinya terganggu di hari pernikahan. Padahal seharusnya hari pernikahan adalah hari paling berbahagia bagi si calon pengantin. Berikut cara menenangkan diri sebelum pesta pernikahan yang dikutip dari Sheknows . 1. Delegasikan tugas Walau ini adalah pesta pernikahanmu, namun bukan berarti segala hal harus diurus sendirian. tak ada salahnya untuk mendelegasikan tugas seperti mengurus catering, dekorasi dan hal-hal lain kepada keluarga dekat. Anda bisa fokus pada hal-hal bersifat pribadi seperti memilih baju pengantin, cincin kawin dan rencana bulan madu dengan pasangan. 2. Persiapkan diri untuk hal buruk Tak ada sesuatu yang benar-benar sempurna. Begitu pula dengan persiapan pesta pernikahan Anda. Sekeras apapun usaha Anda dalam menyiapkan, namun bisa saja ada sesuatu yang terjadi atau terlewat di hari-H. Tapi hal itu tak perlu membuat Anda sedih atau depresi. B...

Maharku :)

Kalau dipostingan sebelumnya aku sudah membahas informasi tentang apa dan bagaimana persyaratan mahar, di postingan kali ini aku akan bercerita sedikit mengenai maharku nantinya. FYI, mahar mempunyai persyaratan antara lain berupa materi (harta), mempunyai nilai, memberikan jasa atau manfaat dan yang mudah atau tidak memberatkan pihak laki - laki.  Awalnya pengen uang yang dihias dan di pigura, trus di pajang sebagai kenang - kenangan. Tapi kayaknya nggak bisa memberikan jasa atau manfaat kalau uangnya cuma dipajang, kan nantinya lama - kelamaan uangnya nggak berlaku. Kecuali uangnya nggak dijadikan pajangan, tapi dibelanjakan. Akhirnya, setelah didiskusikan dengan si yangkuw, kami menjatuhkan pilihan kepada perhiasan. Alhamdulillah sih masuk dalam persyaratan tersebut, insyaallah. Untuk nilai atau beratnya sendiri tentu saja kami sesuaikan dengan kemampuan si yangkuw. Yang penting adalah niatnya sebagai pemberian yang ikhlas kepada istri. Insyaallah, amin ya Allah... Love NaaN...

Tentang Mahar

Postingan kali ini akan membahas tentang sesuatu yang agak berat, serius tapi penting, yaitu tentang mahar. Mahar adalah salah satu syarat sahnya pernikahan. Tanpa mahar, pernikahan tidak akan sah. meskipun pihak wanita telah ridha untuk tidak mendapatkan mahar. Mahar adalah tanda kesungguhan seorang laki-laki untuk menikahi seorang wanita. Allah Subhanahu wa Ta’ala telah berfirman, “Berikanlah mahar (maskawin) kepada wanita (yang kamu nikahi) sebagai pemberian yang wajib. Kemudian jika mereka menyerahkan kepada kamu sebagian dari mahar itu dengan senang hati, Maka makanlah (ambillah) pemberian itu (sebagai makanan) yang sedap lagi baik akibatnya.” (Qs. An-Nisa’ : 4) Adapun mahar dapat berupa: 1. Harta (materi) dengan berbagai bentuknya. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, “Dan (diharamkan juga kamu mengawini) wanita yang bersuami, kecuali budak-budak yang kamu miliki (Allah Telah menetapkan hukum itu) sebagai ketetapan-Nya atas kamu. dan dihalalkan bagi kamu selain yang...

Wedding Stuffs (Part 4)

Sekarang kondisi tubuh lagi drop, bukan karena capek si, tapi karena kehujanan, jadilah flu melanda. Tapi di balik itu semua, ada bahagia dan lega yang tidak terkira karena almost all of the wedding stuffs are well done . Jadi, setelah ini aku bisa menghemat tenaga untuk hari H nanti. Ada sih hal - hal yang belum kelar, tapi tidak terlalu menguras energi. Jadi, agenda utamaku setelah ini adalah tinggal perawatan aja, sekalian relaksasi, hehe. Biar nggak ada yang kelupaan, marilah mereview perkembangannya in detail: Perias --> Done. Udah fitting, udah test make up. Semua printilan udah dibikin list, so far aku lupa memberitahukan handle foto dan flower bouquet, but I will confirm them soon. Catering --> Done. Udah milih menu dan test food. Ini lebih banyak ortu yang handle karena mereka udah familiar sama catering ini, aku cuma ikut menentukan menu . Selain itu, tinggal pelunasan aja, datelinenya dua minggu sebelum hari H. Undangan --> Done. Daftar undangan, mater...

Wedding Stuffs (Part 3)

Weekend kemarin, selama di rumah aku melanjutkan ngurus wedding stuffs lagi. Salah satunya adalah fitting baju ke perias. Awalnya aku masih bingung soal baju resepsi, dia punya sih warna hijaunya, bagus dan pas di badanku, tapi warna hijaunya terlalu tua dan aku kurang sreg. Aku pun sempat ngumpulin data tentang salon yang kebayanya bagus. Eh, pas dandan buat lamaran kemarin aku dikasih tahu periasnya kalau dia punya baju hijau baru, spesial untukku. Wah, senangnya... I'm so excited then. Sorenya, setelah acara lamaran, aku ke sana sama si yangkuw. Yang menggembirakan adalah bajunya pas di badanku. Warnanya nggak sepucat pas dipajang di manekin. Bajunya si yangkuw juga pas di badan. Sandalku, sandal si yangkuw sampe kopiahnya pun "kebetulan" pas di ukuran. Tambah senanglah aku. Mungkin ini yang dinamakan jodoh. Aku alhamdulillah banget diberi kemudahan. Terima kasih buat Bu Roby dan mbak Titin buat bantuannya :* Recommended emang ni perias, sabar menghadapi konsumen da...

Wedding Stuffs (Part 2)

Alhamdulillah persiapan sudah semakin menunjukkan progress yang berarti, sudah lebih dari 50%. Weekend kemarin Ibu ke sini, kami pun berbelanja. Dan inilah daftar DONE-nya: Kain kebaya akad Kain kebaya ibu Kain seragam keluarga Cincin  Tas kue Semuanya (kecuali cincin) berwarna dasar hijau as I want. Untuk, minggu ini belanja sementara off dulu, aku udah teler. Hehehe. Sebagai gantinya, ada beberapa hal yang menjadi agenda penting: Lamaran. Persiapan alhamdullillah udah 90%. Tinggal ngeprint run down sama naskah sambutan aja. Ke penjahit. Jahitin kebaya akadku sama kebaya resepsinya ibu. Fitting baju ke perias. Imunisasi TT. Fixing tenda. Survey catering. Fixing undangan. Kalau semuanya udah, tinggal melengkapi printilan - printilan yang belum lengkap. Semoga semuanya lancar. Amin...

I've Got The Shoes :)

Finally, I've got the gold shoes that I want and of course suit to my feet. Ahay!! It's not the expensive ones but I like it :) One thing that makes me happy in finding those shoes is I chose it my self, without any suggestion nor permission from anyone else as I went shopping alone.  FYI, last week I decided to go shopping alone, it's been long time for me to do this since I have a BF that (almost) always accompanies me to go to so many places. And, in fact it's such a great pleasure for me to do this because I could go to wherever I want, visit tenants I want, try so many shoes and clothes that I want, as long as I want without no one complain it. And I do love it much. I guess that's why me time is always needed. It could be such kind relaxing and refreshing activity.  So much love Ratna Wahyu

Aha!! Jasnya Sudah Jadi :)

Senangnya... Jasnya yangkuw sudah jadi. Pengerjaannya kurang dari dua minggu. Ngiri abis, kenapa kalau jahit kebaya lamanya nauudzubillah :(  Alhamdulillah, jadinya bagus.., Sebagus ekspektasi awal. Pas dicoba, it does suit to him well. Yippie... Can't wait for the day he wears it with me besides him wear my kebaya. Ahahaha.  Tugas selanjutnya adalah nyari kemeja dan dasi buat pasangan jasnya. I wish we could find the right ones soon, amin...

Perburuan Sepatu

Aku termasuk orang yang rewel untuk urusan sandal dan sepatu. Bukan apa - apa, bentuk kakiku agak melebar di depan sehingga agak menyulitkanku dalam memilih model sandal atau sepatu. Dan untuk mencari yang pas di kaki itu nggak gampang. That's why aku punya kecenderungan kalau lagi nemu yang pas suka impulsive buying. Alasannya: jarang - jarang soalnya, hehehe. Nah, gara - gara alasan di atas, aku mengalami kesulitan ketika "diwajibkan" membeli tiga sandal/sepatu yang berbeda buat pernikahanku nantinya. Rinciannya adalah: satu sandal cokelat keemasan buat akad nikah, satu sandal hitam dan sepatu cokelat buat seserahan. Aku baru dapat sepatu buat seserahan. Semalam beli di Delta. Sebenarnya sepatu itu sudah aku incar, cuma belum sempat kebeli karena duitnya dipakai untuk urusan yang lebih urgent. Untuk sandal akad, aku juga sudah punya pilihan, tapi belum kebeli karena alasan yang sama, hehehe. Minggu ini rencananya aku mau ke TP untuk membelinya. Semoga masih ada, amin....

Hunting Perias

Kemarin aku pulang kampung, tujuan utamanya ya ngurus wedding thingy. Selama di rumah aku muter sana sini, alhasil badan legrek maksimal. Meski sempat pijet, tapi masih kerasa capeknya. Apalagi finding the right ones, the thing we want, is not always easy. Sebelumnya hunting aku udah punya gambaran mau ke perias mana. Ada dua yang aku taksir yaitu Salon Larasati by Hj. Robi dan Salon Ade by Bu Darmoyo. Keduanya termasuk kelas menengah di Madiun.  Yang pertama, aku udah kenal sama orang dan riasannya. Secara bisa dibilang langganan keluarga kalau ada nikahan. Rumahnya nggak jauh dari rumah nenekku alias tetanggaan. Sebelum aku pulang, ibu udah bikin janji dengan Bu Robi. Sabtu siang aku ke sana buat lihat - lihat sekaligus konsultasi. Aku disambut hangat, terlebih udah kenal, hehe. Di sana foto - foto dekorasi, riasan, prewedding-nya banyak, aku dipersilahkan melihat untuk referensi. Yang aku suka, koleksi barang - barangnya lengkap. Jadi bisa dilihat langsung meski ada beberapa ...

Survey Undangan

Jauh sebelum dapat tanggal nikah, aku udah mulai browsing wedding thingy, t ermasuk undangan. Aku pengennya tetap dalam nuansa hijau dan putih seperti tema besar pernikahanku nanti. So far si sudah ada gambaran mau kayak apa, aku juga udah punya beberapa alternatif. Minggu ini aku mau pulang, buat ke perias sama final check lamaran, nah sekalian mau nunjukkin desain undangan ke ortu. Dalam memilih undangan aku punya beberapa pertimbangan: Nggak usah yang mahal. Karena toh ujung - ujungnya bakal dibuang. Yang penting informasi tentang mempelai, tanggal, tempat dan jam acara tersampaikan dengan baik. Nggak pake foto. Males juga ngebayangin fotoku akhirnya berujung di tempat sampah, ketumpukan dengan berbagai macam sampah. Aku sih sebenarnya pengen undangan yang ekslusif, tapi sepertinya aku harus "merelakan" niat itu nggak terwujud, and it's okey, no problem. Setelah dipikir - pikir, pos undangan tuh potensial banget untuk ditekan budget-nya, apalagi dengan pertimbangan...

Belanja Seserahan

Berhubung tanggal pernikahan dimajukan, jadilah persiapannya dipercepat. Hal pertama yang aku lakukan adalah belanja seserahan. Dan inilah cerita perburuanku, hehehe. Day 1: PGS Ditemani oleh Dian, teman baik pas ngekos, aku pergi ke PGS (Pusat Grosir Surabaya). Rencana awalnya adalah beli mukena sama kotak atau keranjang buat seserahan. Kenapa di sana? Karena di PGS harganya, katanya lebih murah dan pilihannya macam - macam. Kenapa sama Dian? Karena dia lumayan hapal sama PGS, maklum tantenya pedagang yang sering belanja di sana, pas ngekos dulu dia sering bantuin belanja. Toko mukena pertama, lihat - lihat, milih ini itu, pas nemu yang kainnya oke, eh nggak ada yang motifnya hijau. Nggak jadilah kita. Toko kedua, ketiga juga gitu. Toko keempat, ada mukena ijo mudah, warnanya kalem, bordirnya bagus. Tapi pas nanya harganya juga sangat bagus lima ratus lima puluh ribu, belum ditawar. Mundurlah aku, kemahalan banget, orang lima ratus ribu tuh budgetku untuk semua alat sholat yang te...

When God Says "Yes, it's your turn" :)

Last week, my parents discussed with my extend family to decide the-best-beautiful-lucky-and-so whatever-date that would be my wedding. They found three optional dates, and then told my boyfriend's parent about it. And surprisingly, within three days they have had their decision. More  surprisingly, they chose July, a month that they once refused it because of some reasons. When my mom called me to told about that news, I was really surprised, shocked, confused, happy, and speechless. My feeling at that moment was hard to describe.  So many questions ruined my head, why this happen right now, why not last year, why not next year, and bla bla bla. Well, maybe this is what people say the right time. They said that everything has got its place and time. And now this is the time, it happen to me here. I feel this is the time when God says "Yes, it's your turn. Go!!" :). I'm so grateful for this. Thanks a lot dear Lord for always giving me the best. With a warm rega...

Wedding Stuffs (Part 1)

Kemarin kami berkeliling lagi buat wedding stuffs. Tujuan utamanya adalah survey barang dan harga, so far kami telah mensurvey dan punya alternatif pilihan buat: Kebaya Jas Souvenir Undangan Jasa hias mahar dan seserahan Keranjang/box seserahan Bed Cover Alquran Sajadah Belanjanya sendiri masih baru dimulai bulan depan, setelah aku pulang. Tapi aku udah bikin list dan time tablenya. Jadi inget masa - masa kerja di EO dulu. :)