Skip to main content

Posts

Showing posts with the label surabaya

[Review] Urban Wagyu: Makan Steak di Rumah

tenderloin steak rib eye steak Sejak kapan itu pengen makan steak, cuma suami keluar kota terus. Lalu, lihat feed IG kok nemu steak yang bisa delivery. Tergodalah aku untuk ikut beli di  @urbanwagyu . Mereka adalah steak house yang melayani delivery order saja, karena untuk sementara belum ada restonya. "Wah, seru nih  bisa makan steak di rumah", pikirku. Pesananku: rib eye well done, mashed potato, mixed vegies, extra grilled baby potato dg mushroom sauce. Sedangkan pesanan suami: tenderloin well done, french fries, mix vegies dengan black pepper sauce. Pesanan kami datang dengan kemasan box cokelat ala pizza dengan keterangan tentang detail pesanan di salah satu sisinya. Dagingnya dibungkus alumunium foil, saus dibungkus cup plastik dan diberikan peralatan makan dari plastik  dan dilengkapi dengan saus tomat dan sambal sachet. Reviewnya sebagai berikut: Dagingnya empuk banget, bisa dipotong dengan peralatan makan plastik. Lembut ...

[Review] Carnis Steak, Pizza and Pasta

Kulineran hari ini nyoba mampir ke @carnis.sby. Itung-itung rewarding myself after finishing complicated budgeting stuffs. Yes, eating my fave food(s) is one of my ways to enjoy this life. Beberapa kali lewat daerah situ aku tidak tertarik buat mampir, karena tidak ada stopping powernya. Berada dalam satu kompleks bengekl mobil dan laundry yang agak berantakan soalnya. Namun, akhirnya mampir setelah membaca review dari beberapa teman terutama soal steaknya. Nah, waktu itu aku pas kepengen steak. Ruangannya tidak terlalu besar, namun bersih. Seperti biasa aku prefer duduk di sofa ketimbang kursi karena lebih santai. Siang itu kami memesan sirloin steak, green tea latte, french fries, nachos, Java Mocha dan Carnis Special Pizza. Sirloin Steak Australian Beef ini adalah pesananku. Daging seberat 160 gram disajikan di piring lebar dengan saus original, mashed potato, jagung dan buncis rebus. Dagingnya empuk banget, gampang diiris dan dikunyah. Bumbunya meresap ke dalam, na...

[Review] Staycation di Best Western Papilio Hotel

Dua bulan ini tidaklah mudah buatku, mulai dari event dan perjalanan dinas beruntun, pindah bagian di kantor dan evaluasi tahunan tumbangnya Bintang. I, and my husband, need a vacation then. Tapi, kalau keluar kota kudu cuti dan lebih capek, selain itu dana liburannya masih harus diisi lagi pasca pergi ke KL kemarin, hehe. Lalu ke liburan ke mana donk enaknya? Kami memutuskan untuk staycation saja. Staycation adalah istilah untuk liburan tanpa keluar kota. Kami memilih untuk staycation di hotel. Alasannya kami hampir tak pernah mengeksplor hotel yang kami inapi selama ini. Hotel seringkali hanyalah tempat untuk tidur semata. Aku misalnya, lumayan sering menginap di hotel, tapi karena dalam rangka perjalanan dinas aku hanya bisa menikmati kamar pada saat tidur dan mandi semata, tidak pernah berleha-leha. Pagi-pagi harus ke acara, dan baru kembali saat malam telah tiba, tak jarang saat malam sudah larut. Kupikir, tentu asyik ya bisa santai-santai gegoleran, entah di kamar, taman ata...

Sego Babat Ngagel Jaya

Beberapa waktu yang lalu aku kulineran dengan Saras, teman kantorku. Pilihan kami jatuh pada Sego Babat Ngagel Jaya. Alasannya, dari hasil googling warung ini termasuk salah satu yang direkomendasikan para food blogger. Lalu setiap lewat selalu rame. Kalau dari arah Bilka, lurus saja ke timur. Nanti warungnya di kiri jalan, di seberang Gereja Jawi Wetan. Warung yang buka mulai jam 18.00 ini menyajikan menu sego babat, paru, usus, ayam dan empal. Aneka lauknya disajikan di atas meja sehingga pengunjung bisa memilih dengan mudah. Satu porsi reguler (dengan satu lauk) dibandrol 17 ribu, kalau nambah lauk per satu lauk dikenai 14 ribu. Waktu itu aku memilih Sego Babat extra usus, harganya 31 ribu. Piring pesananku datang tak lama setelah kupesan. Jerohan kaya kolestrol hadir ditemani sambal korek, mangga serut dan serundeng. Sangat menggugah selera. Dari suapan pertama langsung tahu kalau porsi yang agak banyak ini bakal aku habisi begitu saja. Maklum waktu itu lagi l...

[Review] Warunk Upnormal Dharmahusada

Akhir-akhir ini banyak bermunculan cafe dengan olahan mie instant, salah satunya adalah Warunk Upnormal . Warunk yang berpusat di Bandung beberapa waktu lalu membuka cabangnya di Dharmahusada. Setiap lewat daerah sana selalu ramai pengunjung, akhirnya pun tergoda untuk mencoba. Ini sebenarnya review atas dua kunjungan, tapi aku jadikan satu. Makanan yang dipesan adalah Nasi Kambing Muda Cabai Hijau, Nasi Ayam Penyet Gak Nyantai Pedasnya dan Indomie Pedas Mampus. Sedangkan minumannya aku pesen Green Tea Lovers, Alpukat Kerok Green Tea dan Upnormal Java Chips Frappe. Nasi Kambing Muda Cabai Hijau Aku suka deh sama menu Nasi Kambing Muda Cabai Hijau ini, bumbunya meresap pas, dagingnya empuk dan tidak prengus. Irisan cabainya membangkitkan selera, apalagi untuk aku yang saat itu puasa. Tapi pedasnya biasa saja menurut ukuranku. As always, aku pesen telornya matang sempurna.  Nasi Ayam Penyet Gak Nyantai Pedasnya Nasi Ayam Penyet Gak Nyantai Pedasnya ini sesungguhn...

Carpentier Kitchen

Ini adalah kali kedua aku ke Carpentier Kitchen. Kunjungan pertama pada saat aku ikut kelas edukasi MPASI di awal kelahiran Bintang, been 4 years already, so long, hehehe. Waktu itu menunya sudah diset sama panitia. Kalau nggak salah ingat waktu itu makan nasi goreng, tapi jelas aku sudah lupa rasanya bagaimana. Postingan ini dibuat setelah aku melakukan kunjungan kedua Maret tahun lalu, birthday dinner bersama tim KSDN (Kumpulan Sejawat Doyan Njajan). Sudah lama juga sih sebenarnya soalnya postingan ini mengendap di draft mulu karena aku belum selesai menuliskannya. Menu yang kupesan adalah Willa's Chicken. Setengah ekor ayam panggang dengan toping creamy mushroom sauce ditemani dengan french fries. Kentangnya bisa milih mau french fries atau wedges. Bumbunya merasuk ke daging ayam secara sempurna, matangnya pun juga pas tapi tetap juicy ketika dimakan. Sausnya jamurnya enak, creamy tapi tidak meninggalkan rasa eneg. Porsinya gedhe, aku kekenyangan bok menghabiskan po...

Menikmati Bento di Bentoya

Sebenarnya aku punya postingan tentang liburan, tapi belum kelar. Jadi posting kulineran hari ini saja. Ceritanya hari ini Pak Ganden, atasanku lagi ulang tahun trus siangnya traktiran di Bentoya. Bentoya merupakan restoran masakan Jepang dengan Bento sebagai andalannya. Pesananku adalah Beef Hambagu Bento yang berisikan nasi gulung, daging burger, bakso kepiting, bola udang, telur dadar, acar, edamame dan kentang goreng. Dagingnya juicy dan lembut apalagi diguyur saus barbeque. Sangat memanjakan lidah apalagi bila sausnya ditambahi bubuk cabai, lebih nendang rasanya. Untuk telurnya cenderung manis, terlalu manis untuk lidahku malah. Bola Udang dan Bakso Kepitingnya enak. Tekstunya dan rasanya pas. Seporsi bento ini sudah sangat mengenyangkan, saking padat penduduk.  Beef Hambagu Bento Pesanan Bento akan tersaji dalam waktu lima belas menit, lumayan lama menurutku untuk ukuran bento seperti ini. Untuk minuman aku pesan Kakigoori Uji Milk Kintoki, Es serut disir...