Skip to main content

Pergeseran Ambang Batas Capek

Banyak hal yang berubah ketika usia bertambah. Apalagi kalau kita sudah menikah dan kemudian mempunyai anak. Proses hamil, melahirkan dan menyusui membuat daftar perubahan bertambah panjang. Perubahan fisik, psikis, rutinitas dan keuangan tak bisa dielakkan. Tugas dan aktivitas harian pun bertambah, karena jumlah personil yang diurusi tak lagi diri sendiri, tapi juga anak dan suami. Capek tentu bukan hal yang bisa dihindarkan, meski banyak hal menyenangkan yang kita dapatkan. Belum lagi pekerjaan kantor yang menjadi tanggung jawab terkadang load-nya meninggi.

Mungkin perubahan yang banyak itu yang membuat ambang batas capek seseorang berubah. Menjadi lebih rentan, jadi nggak sekuat dan setangguh dulu. Contohnya aku, dalam sebulan collapse dua kali. Penyebabnya adalah kecapekan. Lalu menstruasi telat dua minggu. Penyebabnya adalah kecapekan. Dan yang terakhir, keluar flek. Setelah diperiksa, IUD posisinya turun. Lagi - lagi penyebabnya adalah kecapekan. 

Pertanyaannya, ada apa dengan tubuhku? Adakah perubahan di dalam sistemnya? Atau murni karena kenaikan load yang diterima? Semoga semua baik - baik saja, bisa kuat bertahan menghadapi segala yang ada. Aamiin. Pola hidup sehatpun harus mendapat prioritas utama. Makanan, istirahat dan dan olahraga harus diperhatikan supaya kesehatan tetap prima. Ingatlah kata pepatah "Jangan lupa, tetap sehat, tetap jaga stamina. Biar bisa (makan - makan bersama) wisata kuliner lagi" #ehh

Comments

Popular posts from this blog

Bintang GTM

Seminggu ini menjadi salah satu minggu yang membuatku sedih. Bagaimana tidak, Bintang yang selama ini pemakan segala mendadak GTM. Usut punya usut, dia lagi sariawan. Ini sariawan yang kedua. Setelah yang pertama sembuh, sekarang kok ya nongol lagi. Mana kejadian ini muncul ketika Bintang recovery dari batpil, di mana saat itu makannya tidak seperti biasanya. Ya iyalah, orang sakit mana gampang makannya. Sedih lihat Bintang jadi agak tirus gitu pipinya. Makannya dikit geraknya banyak, nggak bisa diam. Ngocehnya juga banyak. Sedih juga ngebayangin berapa BBnya sekarang. *sembunyikan timbangan. Selama sariawan Bintang jadi sedikit makannya. Di sariawan pertama dia masih mau makan meski harus bubur. Masih gampang juga nyuapinnya. Di sariawan yang kedua susahnya minta ampun, dia lebih sering GTM. Aneka masakan sudah aku coba, aku sengaja memasakkan aneka menu favoritnya. Tapi cuma disentuh seimprit, itupun kalau dia mood. Kesabaran semakin menipis karena khawatir kekurangan asupan...

Aku dan Freezer = Pembuktian :)

Suka yang aneh - aneh. Doyan belanja. Boros. Keras kepala. Pemimpi. Itulah komentar orang - orang sekitar pas tahu aku berencana beli freezer baru karena freezer yang lama udah nggak muat buat ASIP. Sempat stress juga karena omongan tersebut. Tapi mereka kan nggak pernah berada di posisiku. Mereka nggak pernah pompa ASI kayak aku. Sempet kendur juga ketika disodori pertanyaan "emang bakal penuh?", "kalau udah nggak dipakai mau diapakan?". Hmm... Akhirnya aku tetap pada keputusanku, beli freezer baru. I don't care with all they said any longer. Modal utamaku cuma bismillah. Dan ketika freezer itu datang, apa yang terjadi? Aku menangis haru saat tahu freezer itu akhirnya penuh, bahkan nggak muat untuk ASIP yang ada setelah botol - botol yang berceceran (baca: dititipkan di mana - mana) dikumpulkan dan dipindahkan ke situ. Alhamdulillah wa syukurillah, aku berhasil membuktikan bahwa freezer ini emang worth to buy . Aku membuktikan kalau aku bisa ...

Menggapai Bintang

Mungkin inilah saat yang tepat untukmu pergi Keluar dari semua dominasi Meraih semua mimpi yang kau miliki Mungkin inilah saat yang tepat untukmu pergi Dan aku tak akan menahanmu lagi Meski dengan berat hati Mungkin inilah saat yang tepat untukmu pergi Menyibak langit kelam yang selama ini memayungi Demi menemukan bintang yang paling terang untuk kau jadikan teman hidupmu nanti Hari di mana kemungkinan untuk pergi datang lagi...