Skip to main content

Please Don't!!


Ngomong - ngomong soal kerjaan dan kehidupan kantor pasti ada aja ceritanya. And then aku tiba - tiba pengen sharing tentang hal - hal yang nggak mengenakkan dan nggak aku suka about this, gara - gara seharian ini dealing sama orang yang nyebelin dan bikin rempong. So, here are some things about office life I wish you don't do:
  1. Telepon pagi - pagi buta (sebelum jam tujuh) atau larut malam (lebih dari jam sembilan) untuk hal yang nggak bener - bener urgent. Gimanapun juga aku kan punya kehidupan lain di luar kerjaan dan tentu saja butuh istirahat.
  2. Nanyain kerjaan yang butuh penjelasan detail on the weekend. Helloo, nggak semua data tentang kerjaan aku bawa pulang.
  3. Ngamuk kalau teleponnya nggak diangkat atau SMSnya nggak segera dibales. Sabar donk ah, telepon atau SMS yang "dicuekkin" bisa disebabkan banyak alasan seperti sedang rapat, di jalan, sholat, atau masih ada telepon masuk.
  4. Nyuruh lembur hanya gara - gara kamu butuh sesuatu yang sebenarnya bisa dilakukan di jam dan hari kerja. Kalau kamu mau lembur gara - gara kerjaanmu belum kelar, tolong nggak usah ajak - ajak.
  5. Minta segalanya secepat kilat. Aku dan kantorku pasti mengusahakan yang terbaik dan tercepat, tapi bukan berarti kamu bisa minta semuanya instant secepat sulapan, di sini kan juga ada prosedurnya.
  6. Gampang geer. Hanya karena aku mau berbagi nomor telepon dan ramah sama kamu, bukan berarti aku ingin dekat secara personal apalagi menjalin hubungan spesial sama kamu. Nggak usah sok kenal sok dekat dengan kirim SMS nggak penting macam "sudah makan apa belum?", "nanti pulang jam berapa?", "weekend ngapain?". Bukannya makin simpati, yang ada aku malah jadi ilfil.
  7. Terlalu kepo atau ikut campur sama kehidupan pribadiku di luar urusan kerjaan. Please, just lemme be me. I have my own prerogative to do or choose something for my own life, apalagi selama itu nggak mengganggu atau merugikan hidupmu.

Comments

Popular posts from this blog

Bintang GTM

Seminggu ini menjadi salah satu minggu yang membuatku sedih. Bagaimana tidak, Bintang yang selama ini pemakan segala mendadak GTM. Usut punya usut, dia lagi sariawan. Ini sariawan yang kedua. Setelah yang pertama sembuh, sekarang kok ya nongol lagi. Mana kejadian ini muncul ketika Bintang recovery dari batpil, di mana saat itu makannya tidak seperti biasanya. Ya iyalah, orang sakit mana gampang makannya. Sedih lihat Bintang jadi agak tirus gitu pipinya. Makannya dikit geraknya banyak, nggak bisa diam. Ngocehnya juga banyak. Sedih juga ngebayangin berapa BBnya sekarang. *sembunyikan timbangan. Selama sariawan Bintang jadi sedikit makannya. Di sariawan pertama dia masih mau makan meski harus bubur. Masih gampang juga nyuapinnya. Di sariawan yang kedua susahnya minta ampun, dia lebih sering GTM. Aneka masakan sudah aku coba, aku sengaja memasakkan aneka menu favoritnya. Tapi cuma disentuh seimprit, itupun kalau dia mood. Kesabaran semakin menipis karena khawatir kekurangan asupan...

Cerita Dari Jogja (Part 2)

Bandara Adi Sucipto: tampak depan Kali ini aku akan bercerita tentang bandara yang ada di Jogja, yaitu Adi Sucipto International Airport. Meskipun bertaraf internasional, bandara ini termasuk kecil secara luasan bangunan dan landasan. Beda jauh dengan bandara Juanda di Surabaya atau Soekarno Hatta di Jakarta. Ruangan kedatangan domestiknya nggak terlalu gede, bisa dikatakan kecil malah, "cuma" dilengkapi tiga baggage claim.  boarding room antrian masuk pesawat Untuk boarding room, berbeda dengan bandara lainnya yang bebentuk persegi panjang, di bandara ini bentuknya setengah lingkaran. Karena jumlahnya cuma satu, maka penumpang dari berbagai maskapai akan bercampur baur di sini. Boarding room ini dilengkapi 4 gate untuk naik pesawat. Cuma kemarin pas aku check in , di boarding pas s ku tertera gate 0. Berhubung ini baru pertama kali terjadi, daripada tersesat di bandara, aku bertanya ke salah satu petugas yang ada. Dari beliau, aku mendapatkan informa...

Aku dan Freezer = Pembuktian :)

Suka yang aneh - aneh. Doyan belanja. Boros. Keras kepala. Pemimpi. Itulah komentar orang - orang sekitar pas tahu aku berencana beli freezer baru karena freezer yang lama udah nggak muat buat ASIP. Sempat stress juga karena omongan tersebut. Tapi mereka kan nggak pernah berada di posisiku. Mereka nggak pernah pompa ASI kayak aku. Sempet kendur juga ketika disodori pertanyaan "emang bakal penuh?", "kalau udah nggak dipakai mau diapakan?". Hmm... Akhirnya aku tetap pada keputusanku, beli freezer baru. I don't care with all they said any longer. Modal utamaku cuma bismillah. Dan ketika freezer itu datang, apa yang terjadi? Aku menangis haru saat tahu freezer itu akhirnya penuh, bahkan nggak muat untuk ASIP yang ada setelah botol - botol yang berceceran (baca: dititipkan di mana - mana) dikumpulkan dan dipindahkan ke situ. Alhamdulillah wa syukurillah, aku berhasil membuktikan bahwa freezer ini emang worth to buy . Aku membuktikan kalau aku bisa ...