Skip to main content

Sebuah Keputusan

Saya sudah seminggu ini memikirkan hal itu. Tentang sebuah keputusan besar menyangkut pekerjaan yang saya jalani. Antara bertahan atau meninggalkan. Segala efek negatif dan positifnya sudah saya pertimbangkan matang - matang. Saya tidak mau salah pilih. Saya berharap keputusan itu adalah keputusan terbaik, setidaknya menurut saya. Supaya saya tidak menyesal di kemudian hari.

Dan akhirnya kemarin saya mengambil keputusan itu. Mengambil keputusan untuk pergi. Meski dengan perasaan berat hati. Karena harus meninggalkan event yang saya persiapkan sejak awal. Saya bekerja keras untuk mensukseskan perhelatan itu. Meski sampai detik ini keadaannya masih belum menggembirakan. Tapi setidaknya saya bangga. Pencapaian saya di titik ini, adalah murni kerja keras saya. Kalau toh ada yang membantu, itu tak banyak. Peran utamanya ada di tangan saya.

Banyak yang menyayangkan keputusan saya, tapi banyak pula yang mendukung. Tapi keputusan saya bukan diambil dari suara terbanyak dari akumulasi dua pendapat itu. Keputusan ini murni keputusan saya. Saya mengikuti suara hati saya. Karena saya percaya pada kata bijak "follow ur heart, ur inspiration, it will lead you to the right direction".

Semoga keputusan ini adalah yang terbaik buat saya. Amin...


Love
NaaNaa

Comments

Popular posts from this blog

Bintang GTM

Seminggu ini menjadi salah satu minggu yang membuatku sedih. Bagaimana tidak, Bintang yang selama ini pemakan segala mendadak GTM. Usut punya usut, dia lagi sariawan. Ini sariawan yang kedua. Setelah yang pertama sembuh, sekarang kok ya nongol lagi. Mana kejadian ini muncul ketika Bintang recovery dari batpil, di mana saat itu makannya tidak seperti biasanya. Ya iyalah, orang sakit mana gampang makannya. Sedih lihat Bintang jadi agak tirus gitu pipinya. Makannya dikit geraknya banyak, nggak bisa diam. Ngocehnya juga banyak. Sedih juga ngebayangin berapa BBnya sekarang. *sembunyikan timbangan. Selama sariawan Bintang jadi sedikit makannya. Di sariawan pertama dia masih mau makan meski harus bubur. Masih gampang juga nyuapinnya. Di sariawan yang kedua susahnya minta ampun, dia lebih sering GTM. Aneka masakan sudah aku coba, aku sengaja memasakkan aneka menu favoritnya. Tapi cuma disentuh seimprit, itupun kalau dia mood. Kesabaran semakin menipis karena khawatir kekurangan asupan...

Aku dan Freezer = Pembuktian :)

Suka yang aneh - aneh. Doyan belanja. Boros. Keras kepala. Pemimpi. Itulah komentar orang - orang sekitar pas tahu aku berencana beli freezer baru karena freezer yang lama udah nggak muat buat ASIP. Sempat stress juga karena omongan tersebut. Tapi mereka kan nggak pernah berada di posisiku. Mereka nggak pernah pompa ASI kayak aku. Sempet kendur juga ketika disodori pertanyaan "emang bakal penuh?", "kalau udah nggak dipakai mau diapakan?". Hmm... Akhirnya aku tetap pada keputusanku, beli freezer baru. I don't care with all they said any longer. Modal utamaku cuma bismillah. Dan ketika freezer itu datang, apa yang terjadi? Aku menangis haru saat tahu freezer itu akhirnya penuh, bahkan nggak muat untuk ASIP yang ada setelah botol - botol yang berceceran (baca: dititipkan di mana - mana) dikumpulkan dan dipindahkan ke situ. Alhamdulillah wa syukurillah, aku berhasil membuktikan bahwa freezer ini emang worth to buy . Aku membuktikan kalau aku bisa ...

Menggapai Bintang

Mungkin inilah saat yang tepat untukmu pergi Keluar dari semua dominasi Meraih semua mimpi yang kau miliki Mungkin inilah saat yang tepat untukmu pergi Dan aku tak akan menahanmu lagi Meski dengan berat hati Mungkin inilah saat yang tepat untukmu pergi Menyibak langit kelam yang selama ini memayungi Demi menemukan bintang yang paling terang untuk kau jadikan teman hidupmu nanti Hari di mana kemungkinan untuk pergi datang lagi...