Skip to main content

Rambut Indah Di Balik Kerudung


Masalah tersering yang dialami rambut berjilbab adalah rambut rontok, berketombe, dan gatal. Rontok karena rambut sering bergesekan dengan penutup kepala. Berketombe karena sifat rambut yang berminyak, sehingga menjadi lembab. Gatal karena sirkulasi udara yang kurang, sehingga membuat rambut lepek dan gatal. Tetapi, jika Anda rajin merawatnya, rambut yang sering tertutup oleh kerudung tidak akan bermasalah. Anda hanya perlu langkah praktis, untuk mendapatkan rambut yang sehat, seperti:
1. Jangan menyisir rambut dalam keadaan basah. Biarkan rambut kering dahulu secara alami.
2. Jika rambut masih setengah basah, jangan langsung memakai jilbab atau kerudung. Tunggu sampai kering.
3. Bila memakai hair dryer, sebaiknya dalam suhu yang rendah dan jaraknya jangan terlalu dekat agar rambut tidak kering dan pecah-pecah.
4. Sebelum memakai kerudung, sisirlah terlebih dahulu rambut dengan sisir bergigi jarang agar tidak kusut. Dengan menyisir, kesehatan rambut lebih terjaga karena merangsang minyak alami menyebar dengan rata sekaligus melancarkan peredaran darah di kepala.
5. Jangan mengikat rambut terlalu kencang, karena akan mudah patah.
6. Sering-seringlah mengubah garis belahan rambut atau mengubah gaya agar terhindar dari kerontokan rambut.
7. Sering menggerai rambut, kalau mau tidur.
8. Jagalah kelembaban rambut, dengan memakai serum atau hair oil sebelum beraktivitas di luar ruangan.
9. Lakukan creambath, masker rambut, hair spa, dan hair tonic seminggu sekali untuk memberi nutrisi.
10. Keramas minimal 2 hari sekali agar rambut tetap bersih.
Tips:
1. Pilihlah kerudung berbahan kaus atau katun agar kepala lebih nyaman dan tidak panas.
2. Hindari penggunaan lapisan dalam kerudung atau ciput (penutup kepala) yang terlalu sempit, karena rambut menjadi lembab dan sulit bernapas.
3. Apabila memakai kerudung berlapis, jangan lebih dari 4 helai.
4. Jika Anda selalu beraktivitas di luar atau di bawah sinar matahari, pilih kerudung warna putih atau warna-warna pastel. Hindari warna hitam yang dapat menyerap panas.

Comments

Popular posts from this blog

Resolusi Tahun 2010

Seperti tahun - tahun sebelumnya, ketika penghujung tahun dan menjelang pergantian ke tahun yang baru, saya biasanya memberikan waktu untuk merenung. Merefleksi segala yang telah terjadi di tahun itu. Memahami dan mempelajari, mengapa bisa terjadi seperti itu, dan tentu saja belajar dari kejadian tersebut, mengambil hikmah darinya. Setelah itu, saya menyusun daftar resolusi, ambisi dan harapan untuk satu tahun ke depan. And h ere's my must to do list for the upcoming year 2010: Hold tighter to my faith. Meningkatkan iman dan takwa. Jadi lebih religius. Menjauhi larangan dan melaksanakan segala perintah-Nya. Sholat lebih khusyu', ngajinya harus lebih rajin, infaqnya nggak boleh berhenti. Nggak hanya ngerjain yang wajib, tapi yang sunah juga. Jadi lebih dewasa dan bijaksana. Kata pepatah "menjadi tua itu pasti, tapi menjadi dewasa itu pilihan". Dan saya memilih yang kedua, I'm still trying to.. Positive thinking. Biar nggak cepet stres. Konon, positive thinkin...

Pria Enggak Mau Wanita Pedekate Lebih Dulu

KOMPAS.com - Apa yang sebenarnya diharapkan pria dari sosok wanita, sehingga ia tak mungkin berpaling kepada wanita lain? Aih... kesannya sungguh sulit. Namun menurut Lisa Daily, kolumnis relationship dan penulis buku Stop Getting Dumped , hal ini bukannya tak mungkin. Dalam bukunya, Daily menjamin kita bisa menemukan pria impian, dan menikahinya dalam waktu tiga tahun atau kurang. Ia sendiri mengikuti nasihatnya sendiri, dan menikah dengan pria impiannya, yang melamarnya di puncak Menara Eiffel setelah berpacaran 6 bulan. Daily telah mewawancara ratusan pria single untuk mengetahui apa sih yang membuat wanita berpotensi menjadi istri mereka. Coba lihat beberapa penemuannya: 1. Anda memiliki banyak aktivitas . Dengan demikian, Anda bisa menyibukkan diri tanpa harus bergantung pada keberadaan si dia. Anda bebas bepergian dengan teman-teman atau keluarga. "Anda tak perlu mengharapkan kekasih untuk selalu ada di sisi Anda," ujar Daily. Dengan kata lain, Anda tak perlu menunggu ...

Antara Aku, ASI dan Surabaya

Kata orang, tinggal di kota besar perlu banyak biaya. Barang yang murah hampir tiada. Kerasnya hidup kian terasa. Dan itu memang benar adanya. Meski begitu, ada sisi menyenangkan dari tinggal di Surabaya. Banyak pilihan yang tersedia. Yang paling kerasa adalah dokter dan rumah sakit banyak adanya. Aku jadi bisa milih mana yang paling pas dengan kebutuhan dan kantong tentu saja. Di Surabaya. Salah satu mimpiku terwujud. Bisa IMD, rooming in dan ketemu konselor laktasi. Hingga bisa lancar menyusui. Bisa nyetok ASIP bahkan mendonorkannya kepada mereka yang membutuhkan. Sekarang  Bintang sudah lulus ASI ekslusif. Senang bisa melewati seperempat perjalanan menyusui. Memang sih biaya dokter dan RS lebih mahal di Surabaya. Tapi jauh lebih menyenangkan dan memudahkan ketimbang hidup di kota kecil yang dokternya masih jarang atau malah nggak ada. Aku bersyukur tinggal di Surabaya. Ah ya, Surabaya memang punya banyak cerita b...