Skip to main content

Pumpkin Zebra Cake



Sering nemu resep pumpkin cake di internet, akhirnya penasaran juga. Daripada penasaran, yuk dicoba. Resepnya nyontek dari blognya Mama Dhinar, yaitu Pumpkin Zebra Cake.

Bahan:
3 butir telur
150 gram tepung terigu
30 cc susu
120 gram margarin
100 gr gula
1/2 sdt baking powder
15 gram puree labu parang
3 sdm cokelat bubuk

Cara:
1. Campur tepung terigu dan baking powder, ayak dan sisihkan.
2. Mixer gula dan mentega hingga halus.
3. Masukkan puree labu parang lalu telur.
4. Masukkan campuran tepung terigu dan baking powder, lalu tambahkan susu.
5. Bagi adonan menjadi dua bagian, satu bagian diberi cokelat bubuk.
6. Tuang satu sendok sayur adonan kuning, lalu satu sendok sayur adonan cokelat. Tuang di titik yang sama, lakukan sampai adonan habis. (Karena aku pakai loyang persegi aku tuang adonan kuning sampai habis, lalu aku tuang adonan cokelat di atasnya)
7. Oven selama 35 menit dalam suhu 175 derajat.

Rasanya manis, teksturnya lembut dan moist. Meskipun tidak berongga, tapi tidak bantat. Sukaaaa.


Happy cooking, happy eating.

Comments

Popular posts from this blog

Bintang GTM

Seminggu ini menjadi salah satu minggu yang membuatku sedih. Bagaimana tidak, Bintang yang selama ini pemakan segala mendadak GTM. Usut punya usut, dia lagi sariawan. Ini sariawan yang kedua. Setelah yang pertama sembuh, sekarang kok ya nongol lagi. Mana kejadian ini muncul ketika Bintang recovery dari batpil, di mana saat itu makannya tidak seperti biasanya. Ya iyalah, orang sakit mana gampang makannya. Sedih lihat Bintang jadi agak tirus gitu pipinya. Makannya dikit geraknya banyak, nggak bisa diam. Ngocehnya juga banyak. Sedih juga ngebayangin berapa BBnya sekarang. *sembunyikan timbangan. Selama sariawan Bintang jadi sedikit makannya. Di sariawan pertama dia masih mau makan meski harus bubur. Masih gampang juga nyuapinnya. Di sariawan yang kedua susahnya minta ampun, dia lebih sering GTM. Aneka masakan sudah aku coba, aku sengaja memasakkan aneka menu favoritnya. Tapi cuma disentuh seimprit, itupun kalau dia mood. Kesabaran semakin menipis karena khawatir kekurangan asupan...

Cerita Dari Jogja (Part 2)

Bandara Adi Sucipto: tampak depan Kali ini aku akan bercerita tentang bandara yang ada di Jogja, yaitu Adi Sucipto International Airport. Meskipun bertaraf internasional, bandara ini termasuk kecil secara luasan bangunan dan landasan. Beda jauh dengan bandara Juanda di Surabaya atau Soekarno Hatta di Jakarta. Ruangan kedatangan domestiknya nggak terlalu gede, bisa dikatakan kecil malah, "cuma" dilengkapi tiga baggage claim.  boarding room antrian masuk pesawat Untuk boarding room, berbeda dengan bandara lainnya yang bebentuk persegi panjang, di bandara ini bentuknya setengah lingkaran. Karena jumlahnya cuma satu, maka penumpang dari berbagai maskapai akan bercampur baur di sini. Boarding room ini dilengkapi 4 gate untuk naik pesawat. Cuma kemarin pas aku check in , di boarding pas s ku tertera gate 0. Berhubung ini baru pertama kali terjadi, daripada tersesat di bandara, aku bertanya ke salah satu petugas yang ada. Dari beliau, aku mendapatkan informa...

Menggapai Bintang

Mungkin inilah saat yang tepat untukmu pergi Keluar dari semua dominasi Meraih semua mimpi yang kau miliki Mungkin inilah saat yang tepat untukmu pergi Dan aku tak akan menahanmu lagi Meski dengan berat hati Mungkin inilah saat yang tepat untukmu pergi Menyibak langit kelam yang selama ini memayungi Demi menemukan bintang yang paling terang untuk kau jadikan teman hidupmu nanti Hari di mana kemungkinan untuk pergi datang lagi...