Skip to main content

Posts

Showing posts with the label hobbies

Gardening Time

Nowdays, I love gardening. I think planting my own food is cool and healthier, because they're all organic. I plant some vegetables at my small garden. There are onion, garlic, spinach, green mustard, water spinach, lemongrass, turmeric, ginger. I use unused materials to grow my vegetables like basket, beverage bottles, plastic cups. I got my home cleaner by using them for gardening so I can save my money. So lovely.  Some of those vegetables grow from seed, some others grow by re-planting them. I use ready-to-use-soil I bought from nursery. I hope they could grow well until harvest time.  Growing your own food is easy and healthy.

Oleh - Oleh dari Brunei

Alhamdulillah dapat kiriman dari mahasiswa asal Brunei yang mengikuti program Amerta. Sebelum mereka pulang ke negara asalnya mereka memberikan tanda mata ini. Yang di kotak ungu itu isinya magnet kulkas. Wahhh, betapa bahagianya. Ini bisa menambah koleksiku. Terima kasih banyak ya semuanya. See you when I see you . :)

Oleh - Oleh Dari Jepang

Thanks to Pak Sony :)

Me Time

Minggu ini adalah minggu yang pendek untuk bekerja. Hari kerjanya cuma tiga karena jumat ada cuti bersama. Dan dua (hari kerja) diantaranya adalah hari yang sangat menyita waktu dan kemarin adalah puncaknya. Setelah selesai acara, beres - beres dan melakukan pekerjaan rutin lainnya, aku memutuskan untuk pulang tenggo (teng langsung go). Nggak tahu kenapa kemarin aku merasa sangat capek, badan dan pikiran. Makanya pulang lebih awal jadi pilihan. Sampai di kos aku sholat dan rebahan. Awalnya pengen tidur, tapi ternyata mata ini susah sekali dipejamkan. Aku pun memilih untuk membaca buku yang baru saja aku beli karena diskonan. Adalah buku Jangan Beri Aku Narkoba karangan Alberthine Endah yang kemudian jadi teman. Aku sangat menikmatinya, meskipun aku harus tetap berpikir di tengah kecapekan yang melanda untuk bisa memahami alur cerita yang dirangkaikan. Membaca bagiku adalah satu kegiatan yang sangat menyenangkan. Dan aku tak pernah bosan. Aku menyukai semua jenis buku kecuali k...

My Pleasure

it's all my pleasure... :)

The Art of Reading :)

I love reading because I could dream with my eyes wide opened I love reading because I could describe anything in my own imagination

Library

My Fave Foods and Beverages

french fries with cheese sauce fresh fruits fresh fruit juice sushi choco milk... especially MILO omelet, the well done one frozen yoghurt boiled noddle with white mustard pasta

When I Read Book

  Yeah, that's soooo me.. :) Aku kadang - kadang menemukan kejadian atau cerita dalam novel yang juga pernah terjadi dalam hidupku. Dua cerita yang sama, dari pelaku yang berbeda, hadir secara nyata, tanpa disengaja, apalagi direkayasa. That's why I love reading so much.. :)

Best Places To Enjoy Reading Book

big-soft-comfy sofa the swing

Appointment with Death

Alkisah, keluarga Boynton yang terdiri dari Mrs. Boynton, Lennox dan istrinya Nadine, Raymond, Carol dan Ginerva sedang berlibur ke Israel. Keluarga yang berasal dari Amerika itu, memulai perjalan keliling Israel mereka di Jerussalem. Mereka menginap di Hotel Solomon. Kebetulan pada saat itu, beberapa pesohor  seperti Lady Westholme (politisi Inggris) beserta asistennya Miss Pierce, Dr. Theodore Gerard (ahli syaraf  dan kejiwaan dari Peranscis), termasuk sang detektif ulung dari Belgia, Helcule Poirot, juga menginap di  sana.  Setelah menginap satu malam di Hotel Solomon, keluarga Boynton berwisata ke Petra. Suatu kota di pelosok Israel yang berada di atas bukit. Petra sendiri mempunyai arti tempat yang berkilau. Tempat tsb dinamakan Petra karena dari ketinggian bisa melihat tempat - tempat di bawahnya berkilau - kilau akibat tempaan cahaya. Cerita menjadi semakin seru ketika Mrs. Boynton ditemukan meninggal di guanya. Awalnya Mrs. Boynton diduga meningga...

Melajulah Perahu Kertasku

Minggu kemarin aku baru saja menyelesaikan salah satu buku dari Dewi "Dee" Lestari yang berjudul Perahu Kertas. Bisa dibilang agak telat sebenarnya, mengingat buku ini terbit tahun 2009. Tapi it's okey, books never stop communicating, do they?  Awalnya aku ragu untuk membacanya, bukan takut nggak bagus atau gimana, tapi lebih karena semangatku cenderung pada pengungkapan pembunuhan karena aku baru saja menyelesaikan Ledakan Dendam (Death Comes at The End) Agatha Christie, masih terbawa suasana gitu deh. Tapi aku akhirnya memutuskan membacanya juga, refresh otak sejenak biar nggak overload pas baca novel Agatha berikutnya. FYI, novelnya Agatha termasuk berat dan mengharuskan pembacanya untuk berpikir dan mengingat setiap detail kejadian. Dan pas udah mulai baca, aku malah keterusan. Susah buat berhenti, ceritanya ngepop, mengalir natural. Ini yang bikin menarik. Alhasil, aku menuntaskannya dalam dua hari. Novel ini sebenarnya termasuk kategori novel pop, ber...

I Wish...

I do love reading, and buying books of course. That's why I do wish that someday I could have my own library at my home. I also wish I could have room with (big) build up storage, so that I could save my stuffs orderly. And of course coloring my room with my favorite colors: green and white. I wish I could have all of these someday. Amin... :)

My Blog's Anniversary

Besok blog ini berulang tahun. Ulang tahun yang keempat. Bukan rentang waktu yang lama, tapi juga tidak sebentar. Sebelum postingan ini, saya sudah mempostingkan 259 post sebelumnya. Isinya beraneka macam. Ada curahan hati, puisi, informasi, catatan kecil, dsb. Pendek kata, sesuai sub tittle bog saya sebelumnya "perjalanan perasaan, pikiran dan impian". Saya benar - benar bisa mengekspresikan semuanya di sini. Meski ada beberapa hal yang saya edit demi kenyamanan bersama. Rasanya saya masih tak tega untuk memaki orang dengan menyebut nama. Selain tidak etis, saya juga tidak sekejam itu. Saya masih punya nurani :) Ada beberapa hal yang saya edit dari blog ini. Tampilannya sedikit berubah. Ada beberapa elemen yang juga saya tambahkan. Tujuannya biar lebih catchy, biar enak dilihat dan dibacanya. Semoga, blog ini tetap menjadi digital diary saya. Dan ke depan lebih bermanfaat buat orang lain. Terakhir, "Happy Anniversary My Dearest Blog" . Love NaaNaa

Bookworm

Saya sangat suka membaca. Sejak kecil. Dan gara - gara kegemaran saya inilah, mata saya kini tak lagi sempurna. Ya, saya harus berkacamata sejak SMP. Kegemaran saya itu tentulah erat sekali kaitannya dengan benda bernama buku. Ya, saya suka buku. Bisa dibilang saya bookworm . Saya suka baca buku. Apa aja saya lahap. Tapi tidak untuk komik. Saya tak pernah suka komik dari dulu. Menurut saya mbulet. Kadang harus dibaca vertical, kadang horizontal. Dari sekian banyak jenis buku, saya paling suka buku petualangan dan motivasi. Saya suka buku - bukunya Agatha Christie. Sangat. Kalau sudah baca, dan ceritanya bagus, saya tak bisa berhenti. Maunya baca terus. Tak jarang saya bela - belain baca sampai tengah malam. Kalau buku - buku motivasi, saya suka karena membantu saya untuk berpikir positif, tetap semangat, juga bersyukur. Berdasarkan latar belakang itulah, saya jadi suka beli buku. Saya suka tak bisa menahan godaan untuk membeli buku - buku yang kata orang bagus. Atau buku - buk...

Pergi

Mungkin ada baiknya bila aku pergi. Karena kemudian mungkin mereka akan bisa berhenti berpikir tentang aku. Dan mereka akan belajar mandiri. Sampai mereka tidak akan punya perasaan benci lagi. Bila satu hari nanti aku kembali. Terinspirasi dari Taken On The Flood by Agatha Christie Love NaaNaa

Sudoku Oh Sudoku

Sudoku. Itulah nama permainan yang belakangan kugandrungi. Tiap ada waktu luang aku mengerjakan permainan itu. Awalnya aku tak tertarik, selain karena pada percobaan pertama aku tak berhasil mengerjakannya, sejak dulu aku memang tidak terlalu menyukai angka. Tapi setelah menemui “kesuksesan” aku merasakan permainan in menarik untuk dicoba. Akhirnya aku ketagihan juga. Menjelang liburan akhir tahun, aku membeli bukunya. Bukan satu, tapi dua. Aku semakin tertantang olehnya. Di rumah aku bisa mengisi waktu dengan mengerjakannya. Begitu aku pikir awalnya. Tapi ternyata tak seindah yang kuduga. Di rumah, keasyikanku mengerjakannya ternyata membawa “petaka”. Orang-orang rumah memprotesnya. Mereka bosan melihat kelakuanku yang monoton itu katanya. Padahal, semua pekerjaan rumah sudah selesai kukerjakan sebelumnya. Makanya aku memilih untuk berkutat dengannya. Bukan karena tak mempunyai kegiatan lainnya. Tapi karena tak ada yang lebih mengasikkan jika dibandingkan dengannya. Aku akhirnya men...