Monday, August 15, 2016

Asinan Bogor


Sudah lama aku pengen Asinan Bogor, tapi bingung di mana belinya. Jadi aku memutuskan untuk membuat sendiri. Sebelumnya sudah pernah membuat, tapi percobaan tersebut kurang memuaskan karena kurang cocok dengan kuahnya. Resep kali ini menyontek dari resep Asinan Bogor Mbak Isna.

ASINAN BOGOR
Bahan:
1 buah bengkuang, potong memanjang
1 buah ketimun, potong memanjang
1 buah nanas, potong
50 gram kacang tanah goreng

Bahan Kuah:
800 ml air matang
5 buah cabai merah besar
250 gram gula pasir
1 sdt garam
4 sdm cuka

Cara membuat :

  1. Rebus cabai dalam air mendidih, angkat. Haluskan.
  2. Campur cabai, gula pasir dan garam. Tambahkan air matang, masak sampai mendidih. Angkat, saring. Dinginkan.
  3. Setelah dingin tambahkan cuka, aduk rata.
  4. Campur bengkuang dan ketimun dalam kuah asinan, diamkan dalam kulkas selama 60 menit/lebih agar bumbu meresap.
  5. Sajikan asinan dengan tambahan kacang tanah goreng.
Alhamdulillah kali ini cocok sama kuahnya. Hanya dengan modal lima belas ribu rupiah bisa makan asinan sampai puas. Asinan ini cocok sekali dimakan saat cuaca panas seperti ini, segar.


Happy cooking, happy eating!

Sunday, July 31, 2016

Happy 5th Anniversary


Our marriage may have been a bumpy ride with many speed breakers, but that is what has made us circumvent those obstacles and fly high in the sky.

Happy anniversary my dear husband.

Thank you for loving me, taking me as I am and staying here with me through the good times and the bad ones. Thank you for being the one I share my life and my dream
with. Thank you for everything. May Allah always gives us His blessing an guidance. I love you beyond words.


Jakarta, 22nd of July 2016

Thursday, July 28, 2016

Tiga Malam di Jakarta

Minggu lalu aku training di Jakarta. Seingatku, ini pengalaman pertamaku dinas di Jakarta yang mengharuskan bermalam. Ya, kali ini aku menghabiskan tiga malam di Ibukota. Dari awal aku sengaja mencari hotel yang dekat dengan tempat acara, maklum transportasi di Ibukota kurang nyaman buatku. Jadi, jalan kaki lebih menjadi pilihan. Meski ternyata trotoar di Jakarta bukanlah trotoar yang aman dan nyaman buat pejalan kaki. Bagaimana tidak, banyak lubang di sana-sini, permukaan tidak rata, trotoar dipakai jualan oleh pedagang kaki lima bahkan pengendara sepeda motor seenaknya ikut lewat trotoar. Kalau sudah begini, nyawa jadi terancam rasanya. Hiks hiks.


Review Fave Hotel Wachid Hasyim
Aku menginap di Fave Hotel Wachid Hasyim, yang berada dalam jaringan Aston. Letaknya 350m dari Sarinah Building, tempat aku training. Hotelnya tidak terlalu besar, seperti budget hotel pada umumnya. Tapi bersih dan nyaman. Proses check in berjalan cepat, tamu diharuskan memberikan deposit sebesar dua ratus ribu rupiah, bisa cash atau dengan kartu.

Aku dapat kamar di lantai dua, depan lift jadi suka dengar suara bersisik orang keluar masuk lift. Kamar di sini dalam balutan nuansa pink, berasa girly. Hehehe. Amenities yang disiapkan hotel ada pasta gigi, sikat gigi, sabun mandi dan sabun cuci tangan. Sadly, aku nggak menemukan tissue sama sekali di kamar. Untuk wifi dari kamar putus nyambung, kalau di lobby atau restoran baru lancar.


Sarapan yang disiapkan termasuk sederhana. Set menu (nasi, sayur, dan lauk), bubur ayam, roti, sereal, buah, teh kopi, olahan telur (omelette, scramble atau sunny side up) dan susu. Hari pertama set menunya nasi uduk, hari kedua nasi dan sop, hari ketiga nasi kuning. Aku tidak tertarik sama set menu, dan lebih memilih bubur ayam ditambah olahan telur.



Kesigapan petugas hotel di restoran perlu ditingkatkan, karena ketika salah satu makanan atau peralatan makan habis, perlu waktu yang lama untuk menyiapkannya lagi. Waktu itu aku nungguin lama ketika hendak minum karena gelasnya habis. Lain waktu, aku datang ke resto jam 7, bubur ayamnya belum siap. Menunya yang disajikan lho nggak banyak, tapi kok sampai telat begitu. Padahal kan jam makan pagi dimulai sejak jam enam, artinya sudah satu jam berlalu tapi makanan belum semuanya siap.


Wisata Kuliner di Jakarta
Cuaca di Jakarta tidak bisa ditebak, sama seperti di Surabaya. Jadi niat untuk kulineran tidak begitu menggelora. Namun kemarin sempat mencoba Nasi Uduk dan Soto Betawi.

Nasi Uduk beli di Kedai Nasi Uduk Zainal Fanani, letaknya tak jauh dari hotel yaitu di Jalan Kebong Kacang. Kebon Kacang dikenal sebagi pusat nasi uduk di Jakarta. Aku ke sana ditemani oleh Kusdiana, teman di IOP dulu yang sekarang kerja di Jakarta. Kedai ini selalu ramai di jam makan. Karena aku datang sudah jam delapan malam, maka sudah tidak terlalu ramai.


Nasi uduknya dalam porsi kecil, jadi sebaiknya jangan sungkan nambah kalau tidak mau kelaparan. Hadir dengan dibungkus daun pisang dan dilengkapi taburan bawang goreng, rasa gurihnya pas. Untuk lauk aku memilih udang goreng. Sambal yang tersedia ada sambal bajak dan sambal kacang. Sayangnya, sambalnya kurang pedas untuk lidaku. Pilihan lauk yang tersedia adalah ayam goreng, empal, udang, tahu, tempe dan jerohan sapi. Bisa juga pesan lalapan, kerupuk, emping dan asinan untuk meramaikan suasana. Makan berdua plus minuman habis sekitar seratus ribuan.


Kuliner kedua yang aku coba adalah Soto Betawi Bang Japri yang terletak di food court Sarinah Building. 


Alhamdulillah pilihanku tidak salah. Dagingnya empuk, bumbunya berasa tapi tidak membuat eneg. Semangkuk soto tanpa nasi, hadir ditemani emping belinjo dan potongan tomat. Makanan hangat  dan pedas memang cocok dimakan saat gerimis.


Sebenarnya pengen ke Jalan Sabang yang dikenal sebagai sentral kuliner di seputaran Thamrin. Tapi apa daya cuaca tidak mendukung. Jadi aku memilih cari makan di jalan searah dari Sarinah ke hotel saja. Pernah juga beli makan di McD karena hujan mulai deras. Tapi tak mengapa, hikmahnya aku bisa me time di hotel dengan membaca buku, hobi lama yang jarang aku lakukan akhir-akhir ini karena alasan kesibukkan. Alhamdulillah buku Hujan karya Tere Liye tertamatkan.

Oiya, kemarin juga sempat ketemuan dengan Mbak Ria, teman seperjuangan sekosan waktu kuliah dulu. So happy. Yang paling menyenangkan dari perjalanan dinas adalah bisa ketemuan sama teman yang, mungkin, sudah lama tidak bertemu.

Hujan


  1. Kejadian besar itu selalu bisa membuat orang cepat dewasa. mereka tidak bisa menghindar, tidak bisa melawan.
  2. Kesibukan adalah cara terbaik melupakan banyak hal, membuat waktu melesat tanpa terasa.
  3. Hidup ini juga memang tentang menunggu. Menunggu kita untuk menyadari: kapan kita akan berhenti menunggu.
  4. Orang kuat itu bukan karena dia memang kuat, melainkan karena dia bisa lapang melepaskan.
  5. Lebih baik mendengar kebenaran meski itu amat menyakitkan daripada mendengar kebohongan meski itu amat menyenangkan.
  6. Toh semuanya akan kalah oleh waktu. Sebenarnya hanya orang-orang kuatlah yg bisa melepaskan sesuatu, orang-orang yg berhasil menaklukkan diri sendiri. Meski terasa sakit, menangis, marah-marah, tapi pada akhirnya bisa tulus melepaskan, maka dia telah berhasil menaklukkan diri sendiri.
  7. Tetapi sesungguhnya, bukan melupakan yang jadi masalahnya. Tapi menerima. Barangsiapa yg bisa mnerima, maka dia akan bisa melupakan. Tapi jika dia tidak bisa menerima, dia tidak akan pernah bisa melupakan.
  8. Karena kenangan sama seperti hujan. Ketika dia datang, kita tidak bisa menghentikannya. Bagaimana kita akan menghentikan tetes air yang turun dari langit? Hanya bisa ditunggu, hingga selesai dengan sendirinya.
  9. Bukan seberapa lama umat manusia bisa bertahan hidup sebagai ukuran kebahagiaan, tapi seberapa besar kemampuan mereka untuk memeluk erat-erat semua hal menyakitkan yang mereka alami.

Monday, June 20, 2016

Sebuah Jam Tangan


Sebuah jam tangan
Yang menjadi pengingat bahwa di antara kita ada begitu banyak kenangan
Semoga persahabatan kita tak lekang digerus zaman

Ini bukanlah soal perpisahan
Tapi hanya soal perpindahan
Kita masih akan bersua di lain kesempatan

Dear IOP-ers
Thanks a lot for this adorable farewell gift
I love it so much

Friday, June 17, 2016

Inna Garuda, Hotel Legendaris di Pusat Kota Jogja

Bulan kemarin aku berdinas ke Jogjakarta untuk belajar soal inkubasi bisnis di Universitas Gadjah Mada. Apa itu inkubasi bisnis, nanti akan aku ceritakan secara terpisah. Waktu itu aku menginap di Hotel Inna Garuda, hotel legendaris yang terletak di pusat kota Jogja. Lokasinya sangat strategis yaitu di Jalan Malioboro. Jadi, kalau mau jalan - jalan baik untuk belanja atau kulineran gampang banget.

Aku sampai di hotel sudah jam sebelas malam, proses check in-nya mudah dan cepat. Petugas hotel ramah dan helpful. I love it.

Secara bangunan, fisiknya sudah tua. Meski ada sentuhan modern di beberapa bagian. Di lobby ada pertunjukkan gamelan di waktu-waktu tertentu (waktu itu aku menyaksikannya di sore hari). Alunan gamelan dan tembang Jawa yang berpadu sungguh menyengangkan hati, sentuhan tradisional yang membuat kanget akan Jogja.


Kamar yang aku tempati adalah kamar superior twin bed. Kamarnya bersih meski furniturenya klasik. Unfortunately, aku mendapati bed cover-ku robek di bagian ujungnya. :(



Untuk kamar mandi dilengkapi dengan bath up dan hair dryer. Jadi setelah capek belajar dan jalan, berendam adalah pilihan yang tepat untuk relaksasi. 



Sarapan yang disajikan menunya bervariasi, antara western dan tradisional. Hari pertama, karena aku masih kenyang efek makan Mie Jogja jelang tengah malam, aku hanya makan sosis, tempe goreng, omelet dan kentang goreng. Plus jamu dan jus sirsat sebagai penutupnya. Hanya donk ya, hehehe.


Sedangkan hari kedua, aku memilih Gudeg, Tempe Goreng, Jamu dan Jus Jeruk. Gudegnya enak. Tapi sayang tempenya kurang cocok di lidahku. Untuk jamu ada dua pilihan, beras kencur dan kunyit asam. Semua enak, aku suka.


  

Oiya, hotel ini dilengkapi kolam renang di lantai 3. Namun aku tak sempat ke sana. Satu lagi, hotel menyediakan fasilitas free airport shuttle untuk beberapa pilihan waktu. Akses internetnya stabil dan cepat.

Overall score: 7,5/10

Monday, June 13, 2016

Hello From The New Office


KSDN has just moved out from International Office and Partnership. 
We are now becoming Bidang Kerjasama dan Bisnis under Sekretaris Universitas. 
Find us at Ruang Amerta 304.

Monday, June 06, 2016

Sop Merah Suka - Suka


Minggu kemarin aku tiba-tiba pengen Sop Merah, tapi keinginan itu muncul ketika tidak belanja khusus untuk menu tsb. Jadilah bikin sop suka-suka menyesuaikan dengan bahan yang ada di rumah. Aku mencontek resep Sop Merah dari Catatan Nina. Aku nggak pakai pasta tomat, melainkan pakai tomat segar yang diblender lalu disaring. Alhamdulillah ludes tak bersisa. 


Happy cooking, happy eating!

Tuesday, May 31, 2016

Apri's Farewell





Ahhh, akhirnya hari itu datang juga. Hari di mana Apri, partner kerja selama hampir 3,5 tahun meninggalkan KSDN. I'm more than sad. Jujur ya, lebih sedih ditinggal Apri daripada ditinggal korbid yang sudah beberapa kali berganti, simply karena Apri teman menghadapi huru-hara setiap hari. Tapi, sebagai seorang teman dan kakak tentulah aku turut senang Apri mendapatkan pekerjaan yang lebih menjamin. He does deserve it.

Dear Apri, it has been a great pleasure working with you. Now, you're off to your next big challenge. Good luck on your new endeavors. Stay in touch.

Mohon maaf atas semua yang tidak berkenan, sampai jumpa lain kesempatan.

Monday, May 09, 2016

Makan Mewah Tapi Murah? Lewat DealJava Saja

Sebulan yang lalu, menjelang ulang tahunku, aku browsing tempat makan untuk makan bersama keluarga. Pengennya makan ke tempat yang tidak biasa. Lalu, saya mendapati website www.dealjava.com, sebuah portal yang menjual voucher aneka kebutuhan dengan harga yang miring, di bawah publish rate. Wah asyik nih, batinku.

Pilihanku jatuh pada Fish & Co, restoran seafood premium yang belum pernah aku coba karena harganya (yang asli) kelewat mahal untuk budgetku. Nah, kali ini aku hanya cukup membayar separoh harga saja. Lucky me!

Setelah memilih voucher yang diinginkan, lakukan pembayaran. Pilihannya bisa lewat Bank Mandiri, BCA, COD dan DM wallet. Langkah selanjutnya adalah mengkonfirmasikan pembayaran untuk verifikasi dan pengiriman voucher. Mudah bukan? Anda bis menikmati makanan mewah tapi nggak bikin kantong jebol.




Oiya, selain menjual voucher makanan, DealJava juga menjual voucher kecantikan, perawatan, barang kebutuhan rumah tangga, gadget, produk fashion dan voucher hotel.

Bintang is Turning Four


Dear Bintang,

Today you're turning four. I wish you faith, health and happiness. May Allah always be with you.

I'm so blessed to have you here in my life. You make my life colorful. Thank you so much for making me learn many things. I know, I'm not a perfect mom. But, I will always do my best for you. You're always on the top of prayers. I love you to the moon and back.


Sidoarjo, May 5, 2016

Sunday, April 17, 2016

Being Strong Is Not An Option


A strong woman knows that being strong is not an option for her, it's a necessity. 
So, every day she wakes up and meets the world and all of its challenges head on. 
But sometimes, at the end of the day, when all is said and done and she finally closes the door, she cries. 
Not because she’s weak, but because it’s hard being strong, day after day, knowing that if you don’t do it, no one will. 
The soft cries that most will never hear slowly disappear as the new day comes and you rise once again to be the strong, confident woman you are. 
-Mr. Amari Soul-

Tuesday, April 12, 2016

Supernova: Gelombang


Buku ini aku beli karena ketika mau baca Intelegensi Embun Pagi aku baru sadar kalau ternyata aku melewatkan seri Supernova yang satu ini, hihihi. Buku ini dibeli atas sponsor Telkomsel Poin, what a lovely!

Tokoh utama dalam novel ini adalah Thomas Alfa Edison, lelaki keturunan Batak yang lebih dikenal sebagai Ichon di kampungnya karena lebih mudah dilafalkan. Demi cita-cita merubah nasib keluarga, Ichon muda menjadi imigran ke Amerika Serikat. Perjuangan untuk bertahan hidup dan meraih kesuksesan di negara adidaya tidaklah mudah. Penuh lika-liku. 

Berbeda dengan seri sebelumnya, Partikel, seri ini tidak menyuguhkan "dunia baru" yang njlimet. Masalah kesulitan tidur yang dialami oleh Alfa, begitu dia dikenal di AS, beserta istilah yang digunakan tidak terlalu susah dipahami. Alfa mencoba mengungkap penyebab kesulitan tidur yang dialami mulai dari menjalani pemeriksaan ke klinik hingga ke Tibet.

Unfortunately, this book is not my fave one. I don't think this book is good enough, compare to other books of Supernova series.
  • Akhirnya, ia tahu siksa yang lebih besar daripada cintanya yang terkatun-katung, yakni kepastian hidup matinya orang yang mengatung-atungkan cintanya itu.
  • Barang seberharga apa pun tidak akan berguna kalau pemiliknya tidak mengerti cara menggunakannya.
  • Kau tahu pekerjaan paling menyiksa dalam hidup ini? Menunggu.
  • Don't give up. If it doesn't work, it's not the end of the world.
  • Alam itu hidup dan jauh lebih cerdas daripada yang kita bisa bayangkan.
  • Berhenti melawan, hadapi yang kamu takuti.
  • The truth is never easy to learn.

Wednesday, April 06, 2016

Smoked Beef and Cheese Roll


Bismillah...

Setelah sekian lama nggak posting tentang cooking project, akhirnya bisa posting lagi. Hehehe. Kali ini membuat sarapan sederhana tapi sudah memenuhi pedoman gizi seimbang. Resepnya nyontek dari blognya Mbak Yulyan Parwati.

SMOKED BEEF AND CHEESE ROLL
Bahan - bahan :
10 lembar roti tawar, pipihkan dengan bantuan rolling pin
10 lembar smokeed beef
6 lembar keju slice
2 butir telur, kocok lepas
Bread crumbs secukupnya

Cara Membuat:

  1. Ambil 1 lembar roti tawar, letakkan smooked beef dan keju slice di atasnya. Lalu gulung rapat. Lakukan hal yang sama dengan sisa roti yang lainnya.
  2. Masukkan roti gulung ke dalam telur kocok, lalu gulingkan ke dalam bread crumbs hingga rata.
  3. Simpan di dalam kulkas minimal tiga jam supaya gulungan roti lebih rapat dan bread crumps menempel dengan baik. Aku menyimpannya semalam.
  4. Goreng roti hingga kecoklatan.
  5. Sajikan dengan sayuran rebus (aku pakai wortel dan buncis) serta mayonaise dan saus sambal.
Mudah bukan? Selamat mencoba yaaa..


Happy cooking, happy eating!

Monday, April 04, 2016

Nemesis


Postingan pertama di bulan April diawali oleh review buku karya Agatha Christie yang berjudul Nemesis, Dewi Keadilan. Aku sangat excited membaca cerita di mana Miss Marpel menjadi detektifnya. Sebenarnya ini buku lama, aku beli sekitar setahun yang lalu. Tapi belum sempat dibaca.

Miss Marple mendapatkan sepucuk surat dari kawan lamanya, Mr. Rafiel, yang meninggal seminggu yang lalu. Dalam suratnya, Mr. Rafiel meminta Miss Marple untuk menyelidiki satu kasus pembunuhan yang sudah terjadi sepuluh tahun yang lalu. Petunjuk yang diberikan tidak banyak. Melalui pengacara pribadinya, Mr. Rafiel telah mengatur segala sesuatu yang dibutuhkan Miss Marple untuk menyelediki pembunuhan tersebut. Mr. Rafiel telah memesankan satu paket wisata untuk Miss Marple, untuk mengunjungi daerah yang bisa memberikan pentunjuk lanjutan.

Cerita menjadi seru karena ternyata dalam tour ada satu pembunuhan yang terjadi. Salah satu anggota tour dibunuh karena mempunyai kaitan dengan kasus yang hendak diungkap. Praktis, tour menjadi terganggu. Itinerary yang telah disusun pun berantakan. Miss Marple tinggal di The Old Manor House atas tawaran seseorang yang ternyata sudah disurati Mr. Rafiel untuk menjamu Miss Marple ketika tour mengunjungi daerah tsb. Miss Marple yang sudah tua dan terlihat lemah hampir saja menjadi korban pembunuhan. Tapi Miss Marple terlalu cerdik untuk bisa ditipu begitu saja.

Pembunuhan dalam kasus ini dilatarbelakangi motif cinta, cinta yang berlebihan, yang berujung pada pembunuhan.

  • Biarkan keadilan mengalir bagaikan air, dan kebenaran mengalir bagaikan arus yang kekal.
  • Suatu kehidupan, berapapun lamanya, merupakan suatu pengalaman yang lengkap.
  • Kata "mencintai" bukan sekadar saling tertarik dalam soal seks. Saya tidak bermaksud bahwa segala sesuatu nebgebai seks itu salah. Itu omong kosong! Tapi seks ridak dapat menggantikan cinta. Seks mengiringi cinta, tapi hanya seks saja tidak akan berhasil.
  • "Cinta" adalah kata yang paling mengerikan di dunia ini. Cinta bisa merupakan suatu hal yang paling jahat yang mungkin ada, dan itu bisa berarti hidup dalam kejatahatn.
  • Rasa benci bisa hilang. Kita bisa mencoba untuk seolah mempertahankan rasa benci itu, tapi kita akan gagal. Rasa benci tidak membpunyai kekuatan sekuat rasa cinta.
  • Dalam hidup ini kita tidak akan berhasil, kalau kita tidak berani mengambil resiko, bila memang perlu.
Cerita ini sangat bagus, salah satu cerita favoritku. Recommended.

Wednesday, March 30, 2016

Birthday Surprise from KSDN







Kejutan diawali oleh info adanya strategic meeting dengan salah satu partner yang paling nyeremin buatku. Settingannya dibuat ala ceremony penandatanganan MoU. Ada tanda tangan, penyerahan souvenir dan foto bersama. Benar-benar tidak terlupakan. Ternyata cerita MoU bisa dijadikan lelucon dan parodi kayak gini. Hahhaha

Terima kasih semua untuk kejutan, cake, kado dan ucapannya. Yang paling penting adalah untuk persahabatannya selama ini. Kalian memang yang terbaik.