Skip to main content

Posts

Showing posts with the label bookworm

[Review] Resign

Ini adalah pertama kalinya aku baca buku karangan Almira Bestari. Buku ini bercerita tentang kehidupan karyawan sebuah kantor konsultan di Jakarta. Dengan segala dinamika di lingkungan kantor tsb, Alranita, Carlo, Karenina dan Andre melakukan kompetisi. Bukan untuk menjadi pegawai terbaik, jabatan tertinggi atau bonus terbesar, namun untuk resign. Dengan bahasa yang sederhana novel ini mudah untuk diikuti. Namun buatku konfliknya terlalu datar, agak membosankan. Sempat nggak mau menyelesaikan tapi akhirnya tuntas juga karena dibaca untuk mengisi waktu ketika menunggu antrian dokter waktu itu. 

[Review] Twivortiare 2

Buku ini sudah terbit beberapa tahun lalu, tapi baru sempat baca. Bercerita tentang kehidupn pernikahan kedua antara alexandra Rhea dengan Beno Wicaksono. Pernikahan pertama mereka gagal, mereka bercerai lalu menikah lagi. Seperti pada novel sebelumnya, Twivortiare, novel ini disajikan dalam bentuk kicauan twitter oleh akun @alexandrarheaw. Beda kan dari novel lainnya. Kicauan ini nyata, si Ika Natassa, penulisnya beneran membuat akun twitter tsb dan rutin berkicau di sana. Hingga kicauan tsb menjadi satu novel. Kalau untuk alur cerita, novel ini lebih flat, tidak ada konflik berarti. Pelajaran tentang menikah, menyesuaikan diri dan menjaga api cinta demi kelanggengan rumah tangga menjadi bahasan utama dalam novel ringan ini. You know you’re in love with the right person when falling in love with him turns you into the best version of yourself. Some dreams just make you don't want to wake up. You can only cry when you really want something and it means the world to you. ...

[Review] The Architecture of Love

Menikmati Bali kali ini, lebih banyak menghabiskan waktu sendiri. Melewatkan sesi outing hari ini karena kondisi. Membaca novel yang sebulan lalu kubeli. Lalu menemui seorang teman baik yang kukenal dari AIMI. Bercerita banyak sambil menikmati es krim di hadapan kami. Beberapa orang bilang ini mengenaskan? Masak iya yang seperti ini dibilang liburan? Iya, buatku ini sudah liburan. Ketika diri ini aku manjakan. Pergi untuk urusan kantor tapi tidak perlu bangun pagi, bisa sarapan tenang tanpa terburu buru karena tidak ada jadwal yang menunggui. Lalu menikmati hari melakukan aktivitas yang disukai. Dan akhirnya buku ini aku tuntaskan dalam sehari. Membaca selalu memberikan energi, menyentuh hati, memberikan jeda antara dulu, kini dan nanti. Kebiasaan favorit sejak kecil, dan hingga nanti. The Architecture of love bercerita tentang pertemuan Raia dan River di New York. Siapa sangka New York dengan segala gemerlap dan kesibukannya, yang disebut sebagai the city that never...

[Review] The Hollow

Hercule Poirot merasa kesal dan jemu. Kematian sama sekali bukan hal yang menyenangkan. Tapi di sini, di The Hollow (Rumah Gema), mereka malah menggodanya dengan menyajikan suatu adegan pembunuhan berencana. Di tepi kolam renang, sosok tubuh John Christow digeletakkan secara artistik, lengannya terlentang. Bahkan ada cairan merah menetes - netes dalam air yang biru. Di sampingnya ditemukan sebuah revolver yang diduga digunakan untuk menembak John. Namun ternyata, penyelidikan menyatakan bukan. Pistol itu hanya untuk mengelabuhi penyidik karena John dibunuh dengan pistol lain yang kemudian disembunyikan.  Ada tiga perempuan dalam sejarah percintaan John, semuanya memuja John. Pembunuhan ini dilatarbelakangi oleh perasaan yang mendalam. Siapakah yang membunuh John? Yang jelas, kematian John menimbulkan kesedihan yang mendalam pada The Hollow yang berarti Rumah Gema. Seperti namanya, rumah itu menggemakan kesedihan akan sebuah kematian. Seru sekali menyaksikan Poirot meng...

[Review] Ordeal by Innonce

Jacko Argyle dituduh membunuh ibunya, dan dipenjarakan. Di penjara dia meninggal. Dua tahun kemudian, muncul orang tidak dikenal yang menghancurkan kedamaian dalam rumah tangga Argyle. Bisakah orang asing ini menemukan mata rantai yang hilang dalam kasus Jacko? Apakah Jacko memang dihukum atas pembunuhan yang tidak dilakukannya? Lalu, kalau bukan Jacko yang membunuh ibunya, siapa pelakunya?

[Review] Garis Waktu

Menyayangi sangatlah mudah, aku bisa melakukannya berulang kali tanpa pernah merasa bosan. Yang sulit yaitu cara menunjukkannya. Jangan takut untuk menjadi jujur. Jangan takut nelawan arus. Hanya karena tidak ada yg setuju dengan pendapatmu, bukan berarti pendapatmu salah. Sekuat-kuatnya seseorang memendam, akan kalah oleh yang menyatakan. Sehebat-hebatnya seseorang menunggu, akan kalah oleh yang menujukkan. Lambat laun kusadari, beberapa rindu memang harus sembunyi-sembunyi. Bukan untun disampaikan, hanya untuk dikirimkan lewat doa. Beberapa rasa memang harus dibiarkan menjadi rahasia. Bukan untuk diutarakan, hanya untuk disyukuri keberadaannya. Sembuh itu butuh waktu, bukan paksaan. Saat semua tidak berjalan semestinya, kita bisa mengangkat tangan untuk menyerah atau mengangkat tangan untuk berdoa. Yang tidak punya hati jangan dimasukkan hati. Yang tidak punya perasan jangan dibawa perasaan. Yang main-main tidak perlu dianggap serius. ...

[Review] Murder On The Orient Express

Tertahan salju di pegunungan balkan, para penumpang di Orient Express dikejutkan oleh berita mengguncangkan bahwa salah seorang dari mereka telah dibunuh secara keji pada malam sebelumnya. Ada dua belas tusukan di tubuhnya. Dihadapkan pada masalah yang harus ditangani lebih cepat daripada langkah kaki si pembunuh dalam usahanya untuk menyelamatkan diri, Poirot tak mampunyai waktu lagi untuk berdiam diri. Sangat mengesankan bagaimana Poirot mengungkapkan pembunuhan ini. Pembunuhan berencana, pembunuhnya ada dalam kereta, bahkan tidak mencoba melarikan diri. Awalnya bak benang kusut, tapi terurai juga akhirnya.

[Review] Tentang Kamu

Janji adalah janji, setiap janji sesederhana apapun itu, memiliki kehormatan. Tidak ada yang bisa menghentikan pelaut sejati membawa kapal kecuali maut. Ada cara terbaik untuk menerima takdir, dengan memeluknya. Dalam perkara kebaikan, bukankah sama saja siapa yang mengerjakannya? yang lain tinggal mendukung dan membantu dari belakang. Pertanyaan terpentingnya bukan berapa kali kita gagal, melainkan berapa kali kita bangkit lagi, lagi dan lagi setelah gagal tsb. Bukankah dalam hidup ini kejujuran adalah hal yang penting? Ada banyak hal-hal hebat yang tanpil sederhana. Bahkan sejatinya, banyak momen berharga dalam hidup datang dari hal-hal kecil yang luput kita perhatika, karena kita terlalu sibuk mengurus sebaliknya. Tidak ada yang benar-benar bisa kita lupakan, karena saat kita lupa, masih ada sisi-sisi yang mengingatnya. Jadilah seperti lilin, yang tidak pernah menyesal saat nyala api membakarmu. jadilah seperti air yang mengalir sabar. jangan pernah takut memulai hal bar...

[Review] Critical Eleven

Alkisah, Jumat kemarin Bapak masuk rumah sakit pasca terjatuh di pekarangan saat menyiram tanaman, kesibukannya setelah pensiun. Aku pun kemudian pulang, menunggui di RS. I was bored as I had nothing to do to kill the time , aku memutuskan untuk jalan kaki ke mall terdekat, beli buku. Aku menamatkan buku ini kurang dari 24 jam, luxurious me time I rarely had nowdays . This book is really recommended. Alurnya bagus, ceritanya bagus, emosinya ngena banget. Banyak pelajaran yang bisa didapatkan. Tentang independensi, tentang komitmen dalam pernikahan, tentang kehilangan, tentang berjuang menyembuhkan sakit hati. Kadang hidup lebih menyenangkan saat kita tidak punya ekspektasi apa-apa. Whatever happens is neither good nor bad, it just happens. Hidup ini jangan dibiasakan menikmati yang instan-instan, jangan mau gampangnya saja. Hal -hal terbaik dalam hidup justru seringnya harus melalui usaha yang lama dan menguji kesabaran dulu. Ada banyak hal dalam hidup ini yang mung...

Intelegensi Embun Pagi

Rekor banget menyelesaikan buku setebal hampir 700 halaman dalam seminggu. Buku ini menggabungkan tokoh utama dari novel serial supernova sebelumnya, yang mana detailnya aku sudah banyak yang lupa, hehehe. Aku pribadi amazed sama kepiawaian Dee membuat fiksi dengan campuran ilmiah meski kadang-kadang nggak paham. Di buku ini tidak ada kata-kata romantis atau puitis. Rasa takut adalah kendali paling efektif dalam sejarah manusia (Liong) You just have to trust your heart. Your process. There's no other way to do it. (Kell) Kadang-kadang jalan pintas dibutuhkan. (Kell) Jangan sampai harapan membuat kita buta pada kenyataan (Chaska) Lebih baik aku dianggap gila tapi jujur, daripada aku menghindari kebenaran yang sudah jelas-jelas ada di depan mata. (Gio) Fokus pada misi, maka segala drama akan teratasi. (Liong) Kamu ndak akan maju-maju selama kamu belum belajar memaafkan. (Kas) Hanya cinta sejati yang bisa melampaui segala jurang perbedaan. (Isthar) Masa lalu, masa de...

Hujan

Kejadian besar itu selalu bisa membuat orang cepat dewasa. mereka tidak bisa menghindar, tidak bisa melawan. Kesibukan adalah cara terbaik melupakan banyak hal, membuat waktu melesat tanpa terasa. Hidup ini juga memang tentang menunggu. Menunggu kita untuk menyadari: kapan kita akan berhenti menunggu. Orang kuat itu bukan karena dia memang kuat, melainkan karena dia bisa lapang melepaskan. Lebih baik mendengar kebenaran meski itu amat menyakitkan daripada mendengar kebohongan meski itu amat menyenangkan. Toh semuanya akan kalah oleh waktu. Sebenarnya hanya orang-orang kuatlah yg bisa melepaskan sesuatu, orang-orang yg berhasil menaklukkan diri sendiri. Meski terasa sakit, menangis, marah-marah, tapi pada akhirnya bisa tulus melepaskan, maka dia telah berhasil menaklukkan diri sendiri. Tetapi sesungguhnya, bukan melupakan yang jadi masalahnya. Tapi menerima. Barangsiapa yg bisa mnerima, maka dia akan bisa melupakan. Tapi jika dia tidak bisa menerima, dia tidak akan pernah bi...

Supernova: Gelombang

Buku ini aku beli karena ketika mau baca Intelegensi Embun Pagi aku baru sadar kalau ternyata aku melewatkan seri Supernova yang satu ini, hihihi. Buku ini dibeli atas sponsor Telkomsel Poin, what a lovely! Tokoh utama dalam novel ini adalah Thomas Alfa Edison, lelaki keturunan Batak yang lebih dikenal sebagai Ichon di kampungnya karena lebih mudah dilafalkan. Demi cita-cita merubah nasib keluarga, Ichon muda menjadi imigran ke Amerika Serikat. Perjuangan untuk bertahan hidup dan meraih kesuksesan di negara adidaya tidaklah mudah. Penuh lika-liku.  Berbeda dengan seri sebelumnya, Partikel, seri ini tidak menyuguhkan "dunia baru" yang njlimet. Masalah kesulitan tidur yang dialami oleh Alfa, begitu dia dikenal di AS, beserta istilah yang digunakan tidak terlalu susah dipahami. Alfa mencoba mengungkap penyebab kesulitan tidur yang dialami mulai dari menjalani pemeriksaan ke klinik hingga ke Tibet. Unfortunately, this book is not my fave one. I don't think th...

Nemesis

Postingan pertama di bulan April diawali oleh review buku karya Agatha Christie yang berjudul Nemesis, Dewi Keadilan. Aku sangat excited membaca cerita di mana Miss Marpel menjadi detektifnya. Sebenarnya ini buku lama, aku beli sekitar setahun yang lalu. Tapi belum sempat dibaca. Miss Marple mendapatkan sepucuk surat dari kawan lamanya, Mr. Rafiel, yang meninggal seminggu yang lalu. Dalam suratnya, Mr. Rafiel meminta Miss Marple untuk menyelidiki satu kasus pembunuhan yang sudah terjadi sepuluh tahun yang lalu. Petunjuk yang diberikan tidak banyak. Melalui pengacara pribadinya, Mr. Rafiel telah mengatur segala sesuatu yang dibutuhkan Miss Marple untuk menyelediki pembunuhan tersebut. Mr. Rafiel telah memesankan satu paket wisata untuk Miss Marple, untuk mengunjungi daerah yang bisa memberikan pentunjuk lanjutan. Cerita menjadi seru karena ternyata dalam tour ada satu pembunuhan yang terjadi. Salah satu anggota tour dibunuh karena mempunyai kaitan dengan kasus yang hendak d...

Pembunuhan di Mesopotamia

Louise Leidner ditemukan tewas di kamarnya. Dia dibunuh oleh seseorang yang tinggal satu rumah dengannya. Tidak mudah mengungkap siapa pembunuhnya. Ada sebelas orang penghuni rumah yang diberi nama Tell Yarimjah. Semuanya bisa dijadikan tersangka dengan dakwaan yang berbeda-beda. Tapi yang pasti, pembunuhan ini telah direncanakan secara seksama, sejak lama. Surat kaleng, atap dan jendela. Ketiganyalah yang memberikan petunjuk kepada Hercule Poirot untuk mengungkap kasus ini setelah Poirot melakukan perjalanan ke masa lampau, menjelajahi tempat-tempat asing dalam jiwa manusia. Ada hal menarik yang bisa direnungkan: Bila seseorang mengatakan dusta dengan bibirnya, ada kalanya ia menyampaikan kebenaran dengan matanya. Kaum wanita kadang - kadang tahan memikul banyak hal asal mereka memperoleh apa yang mereka dambakan. Tak ada kebencian yang lebih besar daripada yang mendekam di dalam hati seorang pria yang dibuat mencintai seorang wanita, di luar kehendaknya sendiri. ...

Gerbang Nasib

Yeyy, selesai baca buku lagi. Internet kantor masih up and down nggak jelas, jadi waktu luangnya aku pakai baca buku.   Kali ini baca buku Agatha Christie seri Tommy and Tuppence. Dan Alhamdulillah bisa paham dengan baik. Hehehe. Buku ini bercerita tentang penyelidikan terhadap kematian Marry Jordan yang tidak wajar. Awalnya, kematian Marry diduga karena keracunan daun foxglove yang dimakan secara tidak sengaja dengan daun bayam, yang ditanam dalam satu areal perkebunan yang sama. Namun ternyata kematian Marry Jordan direncanakan. Petunjuk kematian Marry mulai terungkap ketika Tuppence mengalami insiden tertembak di bagian bahunya. Di balik permukaan air yang rata dan halus selalu terdapat lumpur yang hitam. Tak ada air yang benar-benar jernih sampai ke kerikil-kerikil, di antara karang-karang, ataupun dasar laut.  Ceritanya seru, mengalir tapi tidak berputar-putar. Jadi mudah dipahami.

Passenger to Frankfrut

Another book reading project is done.  I'm reading books while internet connection at the office up and down. Don't ask me to tell the story on this book, it's complicated enough and I don't really understand :p

Sabtu Bersama Bapak

Ini adalah buku kedua yang aku selesaikan bulan ini. Wow, rekor banget buatku semenjak punya anak. Ceritanya seminggu ini di kantor lagi nggak banyak kerjaan dan koneksi internet sedang kacau tidak karuan, jadi kugunakan waktuku untuk membaca. Buku ini direkomendasikan banyak teman. Bagus kata mereka. Dan memang benar adanya. Buku ini bercerita tentang kehangatan sebuah keluarga. Tentang cinta, kesetiaan, perjuangan, pengorbanan, pilihan hidup, tanggung jawab. Bagaimana sebuah keluarga bisa survive melewati suka duka. Buku ini bagus untuk dibaca semua anggota keluarga karena memberikan pembelajaran untuk semua. Ada kalimat bagus yang aku suka, antara lain: Istri yang baik gak akan keberatan diajak melarat. tapi, suami yang baik tidak akan tega mengajak istrinya untuk melarat. Ketika orang dewasa mendapatkan atasan yang buruk, mereka akan selalu punya pilihan buruk, resign dan menganggur. Intinya, selalu ada pilihan untuk tidak berurusan dengan orang buruk. Anak. Mereka t...

Poirot Investigates

Yeay, I'm done reading this book.  It's lovely I could read a book from one of my fave authors. A collection of stories is a good warming up before reading another (complex) one. Eleven short stories with different setting. But they have similiarities, the murderer came from the relatives.

Rembulan Terbelah di Wajahmu

Ray didatangi malaikat yang memberinya kesempatan untuk mengajukan pertanyaan tentang kehidupan. Lima pertanyaan. Tidak kurang, tidak lebih. Inilah lima pertanyaan yang diajukan Ray pada malaikat:  Kenapa aku harus menghabiskan masa kanak-kanak di Panti Asuhan yang menyebalkan? Kenapa tidak di tempat lain.  Apakah hidup ini adil?  Kenapa langit tega sekali mengambil istriku? Kenapa takdir menyakitkan itu harus terjadi?  Ternyata setelah sejaiun ini, kenapa semuanya tetap terasa kosong, hampa?  Pertanyaan kelima: Kenapa aku harus mengalami sakit yang berkenpanjangan? Kenapa takdir sakit itu mengungkungku? Ray lantas diajak berpetualang oleh sang malaikat, menembus lorong waktu, mengunjungi berbagai tempat "bersejarah" dalam catatan hidupnya. Dia ditunjukkan berbagai peristiwa mulai dari lahir hingga di usianya kini. Perjalanan yang mengharukan hati, tapi juga tak jarang menguras emosi. Ray diajak menata kepingan puzzle hidupnya, menjadi satu ga...

Memposisikan Diri

Kita tidak pernah bisa mengontrol apa yang dibicarakan orang tentang kita Tapi kita seharusnya punya pilihan untuk memposisikan diri Apakah mau mendengar itu atau tidak (Alexandra, dalam Divortiare)