Skip to main content

Posts

Be Proud of Yourself

Be proud of how you've been handling this year The silent battles you fought, the moments you had to humble yourself Wiped your own tears And pat yourself on the back Celebrate your strength And always thank to Allah for always being there when nobody was "But no! Allah is your Guardian, and He is the best Helper." (Q.S Ali Imran : 150)

2019, A Hard Year

2019 was a hard year for me. I lost my dad. I was in the situation I’ve never imagined on the day he’s gone. None of the family was there. My husband was not around, I had no shoulder to cry on. Being tough was the only option I had at that time. I feel empty for months. Couldn’t cry but my heart and head were heavy. Until I was given an opportunity to visit Haramain in unexpectedly way in the end of the year. It was surely the most humbling and wonderful experience ever. Crying a lot never been that peaceful because no one judges. Whenever I was staring, standing and praying right by the Kaaba I feel like it’s just me and Allah. I was talking to Him only. I feel accepted and listened, for everything I am. I was overwhelmed with Allah’s love. My heart was filled with hope. My soul was healed.  "And when My servants ask you, [O Muḥammad], concerning Me - indeed I am near. I respond to the invocation of the supplicant when he calls upon Me. So let them respond to Me [by obedience] a...

Cerita Umroh : Hustle Bustle in Makkah

  Experiencing the everyday hustle and bustle in Makkah makes me realize that life goes on, no matter what. If you don’t keep moving you will fall down. I realize that everything ends up working out. Sometimes even better than I can imagine.  Whenever I'm in a hard place or feel like I'm being challenge the most, all I need to do is believe in where I'm heading, whatever Allah brings.  A turning point to face grieving time. A new spirit to live my life better after my dad passed away.  "Whatever blessings you have are from Allah. Then whenever hardship touches you, to Him alone you cry for help". (Q.S An Nahl : 53)

Isolasi Mandiri, Belajar Menghadapi Kematian

Isolasi mandiri di lantai dua, tinggal di sebuah ruangan seluas 12 m², di mana rute harian hanyalah kamar, balkon dan kamar mandi. Aku bisa mendengar suara suami, anak-anak dan mbah dari atas. Mereka ada, utuh tapi tak bisa disentuh. Di situlah kadang air mataku luruh. Waktu rasanya berjalan sangat lambat. Apalagi di awal isoman sedang tidak sholat. Berdoa saat  itu terasa ada yg kurang. Aku juga merasakan kadang aku semangat, kadang ambyar. Apalagi di suatu hari kabar duka datang bertubi-tubi. Lalu ingat bahwa suatu saat nanti, namakulah yg disebut dalam pengumuman kematian itu. Kalau aku pikir-pikir isolasi mandiri ini ibarat belajar mempersiapkan kematian. Betapa tidak, di kamar sendiri, meninggalkan orang-orang yang kita sayang, apa yang kita punya dan gemerlap dunia tak lagi berguna. Menyadarkanku bahwa sesungguhnya yang paling dekat dengan kita adalah kematian. Sementara yang jauh adalah angan-angan. Aku suka lupa kalau setiap hembusan nafas adalah satu langkah mendekati kema...

Be Patient, Keep Waiting

As the situation evolves worldwide, I want you to be present in the moment, remain calm and stay safe wherever you are. The beautiful places to explore and the fun things to do will have to wait, for the time being. I am here, silent and still in the day and night patiently waiting for the tough times to be over, to continue my journey. "Do you not see that ships sail through the sea by the favor of Allah that He may show you of His signs? Indeed in that are signs for everyone patient and grateful." (Q.S Luqman : 31) #quranquotes #ship #sea #harbour #wheninpapua #ratnatravelstheworld

Tahu Tek Surabaya

Sudah lama gak makan Tahu Tek, penjual langganan terakhir ke sana gak jualan, trus gak ngecek lagi sih. Akhirnya bikin sendiri aja, karena kalaupun buka, pasti antri dan gak bisa physical distancing. Jadi yuk bikin saja. Resepnya nyontek di web Kecap Bango, dengan sedikit penyesuaian. Tahu Tek Surabaya Bahan: 2 buah Lontong, potong-potong agak tebal 3 buah Tahu, potong kotak  2 Kentang rebus, kupas dan iris kotak 3 butir telur ayam segar 1 sdt Garam ½ sdt lada putih bubuk Minyak untuk menggoreng Pelengkap: 150 gr Tauge, rebus sebentar,  angkat,sisihkan 1/2 buah Mentimun, kupas, iris tipis Kerupuk Saus kacang: 100 gr Kacang tanah sangrai, buang kulitnya 2 siung Bawang putih, sangrai 3 biji Cabe rawit (sesuai selera ) 1,5 sdm Petis udang Garam secukupnya 2 sdm Kecap manis (sesuai selera ) 150 ml Air matang Cara memasak: 1. kocok telur, lalu tambahkan garam dan lada, aduk rata. Lalu tambahkan potongan tahu kotak, aduk rata, kemudian bagi menjadi 3 bagian, sisihkan. 2. Panaskan mi...

Nasi Goreng Kambing ala Kebon Sirih

Memenuhi masakan yang dipengeni suami sejak kapan hari. Baru eksekusi setelah nemu toko daging online yang jualan kambing. Sebelumnya pernah bikin tapi dengan daging sapi. Nasi Goreng Kambing ala Kebon Sirih (Resep dari web Kecap Bango), dimodifikasi berat daging dan minyaknya menyesuaikan bahan yang ada di rumah. Bahan-bahan: 200 gr daging kambing, diiris tipis atau dipotong kotak-kotak kecil (sesuai selera) 450 gr nasi dingin 50 ml minyak kelapa 100 ml air  2 cm Kayu manis 1 lembar daun salam Garam secukupnya Kecap secukupnya Bumbu halus: 7 siung bawang merah 4 siung bawang putih 4 biji cabe merah 2 biji cabe rawit merah ¼ sdt kunyit bubuk ¼ sdt jintan bubuk 2 biji cengkeh, dihaluskan 2 biji kapulaga, dihaluskan Pelengkap Telur dadar, iris tipis Acar mentimun wortel Emping belinjo Cara Memasak 1. Panaskan minyak di dalam wajan, masukkan kayu manis, daun salam dan bumbu halus lalu tumis hingga harum. Tambahkan daging kambing ke dalamnya, kemudian aduk-aduk hingga bumbu merata. 2. ...

Overripe Banana Pancake

Sejak pandemi menyerang, aku lebih berhati-hati terhadap (bahan) makanan, sebisa mungkin jangan sampai ada yang terbuang. Sayang! Adakah yang sama sepertiku? Alasannya banyak aspek kehidupan menjadi lebih menantang, pengeluaran harus ditata ulang. Lalu, aku juga tidak bisa setiap hari belanja. Jangan sampai di luar sana masih banyak yang kesulitan makan, eh aku buang makanan. Kalau belum bisa membantu, paling tidak bisa berhemat dan bijak mengkonsumsi terlebih dahulu. Pagi ini aku lihat ada dua buah pisang tergeletak di meja, tak tersentuh sejak kemarin, terlalu matang memang kurang menggugah selera. Buka kulkas ada susu cokelat tinggal sedikit. Aha, mari dibikin pancake saja.  Overripe Banana Pancake  Bahan: 1 bungkus tepung premix pancake (aku pakai ladang lima) 1 butir telur 125 ml susu (aku pakai susu cokelat) 2 sdm butter, lelehkan 2 sisir pisang Kismis untuk toping Cara: 1. Kocok telur di wadah, campurkan pisang hancurkan kasar.  2. Tuang tepung premix, tambahkan su...

Eid Mubarak 1441 H

Ramadhan has come to an end. May Allah accept our good deeds during the past thirty days and grant us an opportunity to reach next Ramadhans. Eid Mubarak dear fellas. May the guidance and blessings of Allah be with you and your family.  With love, The Raharjas

We Are Not In The Same Boat

I heard that we are in the same boat. But it’s not like that. We are in the same storm, but not in the same boat. Your ship can be shipwrecked and mine might not be. Or vice versa. For some, quarantine is optimal: a moment of reflection, of re-connection. Easy, in flip flops, with a whiskey or tea. For others, this is a desperate crisis. For others, it is facing loneliness. For some, peace, rest time, vacation. Yet for others, Torture: How am I going to pay my bills? Some were concerned about a brand of chocolate for Easter (this year there were no rich chocolates). Others were concerned about the bread for the weekend, or if the noodles would last for a few more days. Some were in their “home office”. Others are looking through trash to survive. Some want to go back to work because they are running out of money. Others want to kill those who break the quarantine. Some need to break the quarantine to stand in line at the banks. Others to escape. ...

Hikmah Corona: Allah itu Dekat

Photo Credit: Haramain.info Apa kabar teman - teman? Semoga senantiasa dalam lindungan Allah. Belakangan lagi ramai soal virus Corona ya. Sejak pertama kali ditemukan akhir tahun lalu, Corona telah merubah banyak aspek kehidupan kita. Bukan hanya sekolah dan kantor yang sepi karena aktivitasnya diganti di rumah, tapi tempat ibadah pun sepi karena kegiatan massal harus dihindari. Sedih ya. And for the first time in my life aku melihat Masjidil Haram dan Masjid Nabawi sepi, ditutup untuk umum demi menghindari penyebaran virus Corona yang semakin hari semakin banyak korbannya. What a heartbreaking. Banyak yang menyayangkan penutupan tsb, tapi aku mencoba memahami kebijakan Kerajaan Arab Saudi tsb. Pasalnya ratusan ribu bahkan jutaan orang yang berkumpul di dua masjid terbesar itu, dari berbagai latar belakang yang berbeda. Tentu penularannya bisa lebih cepat, dari karpet yang digelar untuk sholat, dari kiswah, dari Hajar Aswad, dari manapun Allah menghendaki. Betapa k...

Cerita Umroh : Makkah Never Sleeps

"Indeed, the first House [of worship] established for mankind was that at Makkah - blessed and a guidance for the worlds." (QS Ali Imran : 96) As the moonlight illuminates the city sky, the pilgrims engage in intense prayer asking forgiveness from their Lord, shedding tears of sadness and joy simultaneously, until their eyes are numb and their faces glow. They face the Ka'bah to quench their thirst and fulfil their desires. The Ka'bah is a sight beyond belief, leaving its witnesses stunned as they stare at it in total awe and disbelief. Looking at the majestic structure, people forget about the world and everything about it. For a brief moment, it's just them and the Ka'bah; it's just them and their Lord. Seeing such a tremendous sight, the heart skips a beat and the mind registers the moment forever. It is something really unique. And the size of the Ka'bah is so big that any photo we see cannot capture this unique structure. All throug...

Menu MPASI : Sayur Bening dan Semur Ayam

Bekal Rhea hari ini ada dua macam yaitu: Sayur Bening dan Semur Hati Telor. Satu lauk dalam semur untuk satu sesi makan 😂😂 plus ada jeruk dan perkedel tahu. Untuk aku dan suami Sayur Beningnya ditemani Rempeyek Udang (yang sengaja gak aku foto soalnya gemes ama bentuknya yang kurang okey😂). . . Summary kandungan gizinya sebagai berikut: Karbohidrat: Nasi, Kentang Protein Hewani: Hati sapi, telur ayam Protein Nabati: Tofu dan Tahu Vitamin: Daun Ubi Jalar, Wortel, Labu Siam, Tomat, Jeruk Lemak: Minyak kelapa . . Rhea akhir-akhir ini lagi suka Labu Siam dan Perkedel Tahu, jadi meski utak - atik menu biar dia semangat makan dengan bahan favoritnya. Hal ini sesuai salah satu kaidah Pemberian Makanan Bayi dan Anak (PMBA) yaitu active responsive feeding. Di gambar terlihat sayuran dan hati aku potong lebih kecil buat dia supaya gampang makannya, gak kesedak. Sementara kalau tofu, telur dan perkedel tahu dia sudah bisa menggigit atau memotong dengan sendok sendiri. . . MPAS...

Cerita Umroh : Pergi Bersama Ibuk

سُبْØ­َانَ اللهِ ÙˆَالْØ­َÙ…ْدُ للهِ، Ùˆَلاَ Ø¥ِÙ„َÙ‡َ Ø¥ِلاَّ الله، Ùˆَاللهُ Ø£َÙƒْبَرُ. لاَ Ø­َÙˆْÙ„َ Ùˆَلاَ Ù‚ُÙˆَّØ©َ Ø¥ِلاَّ بِاللَّÙ‡ِ . . I've been traveled with many people, many times assist the bosses and collegues. But this time is special, I traveled with my mom for a quite long duration. It's an honour for me to accompany my mom for her first overseas trip. The Haramain is a destination we've been waiting since forever. . . I may call it a real journey, physicly and emotionally. I found it's challenging with its ups and downs during these past 13 days. But the blessed feeling of being on the Haramain could never be expressed, it's beyond words. All I know is Allah so close to me and loves me all the way. Allah shows His Greatness that He could make anything happen even before our eyes start blinking. . . Alhamdulillah Allah grants me opportunity to prove what my dad requested when he came to my dream and told me to not let mom go alone. I just reali...

Cerita Umroh: Memerah ASI dan Membawanya Pulang dari Tanah Suci

Bepergian ke luar kota tanpa bayi dan membawa pulang ASIP sudah sering kulakukan. Namun beda cerita ketika harus bepergian selama tiga belas hari. Awalnya sempat tidak yakin bisa membawa pulang semua ASIP-ku, perjuangan memerah tanpa menyusui tidak mudah. Di satu sisi aku ingat bahwa ada hak yang harus ditunaikan, meski anaknya sudah makan dan persediaan ASIP yang ditinggalkan secara perhitungan cukup. Kalau aku tidak memerah bisa kacau nih perjalanan menyusuiku, Rhea masih 14 bulan, baru separoh perjalanan lebih sedikit. Waktu itu suami menghiburku "Dijalani aja sebisanya. Kalau nggak bisa membawa semuanya pulang, paling nggak ada yang bisa dibawa pulang", "Kurma bisa beli di Ampel, tapi ASIP nggak ada yang jual di sana", candanya. Kami sepakat, bahwa menyusui dan umroh sama-sama ibadah, maka tidak boleh saling mengganggu, sebisa mungkin berjalan beriringan. Sebelum berangkat, aku membuat to do list baik untuk keperluanku maupun untuk catatan di rumah selam...

Cerita Umroh : Menjadi Pejuang Raudhah

“Antara rumahku dan mimbarku adalah taman (raudhah) dari taman-taman surga” (HR. At Tirmidzi) Bukan bermaksud riya, hanya ingin membagi tips untuk masuk Raudhah yang aku dapatkan dari Mbak Fadhilah, muttowifah grup kami. For me, it works. Jazakillah khairan ya Mbak ❤ Sudah rahasia umum bahwa berdoa dan sholat di Raudhah adalah impian semua jamaah karena merupakan salah satu tempat mustajabah. Namun untuk bisa masuk ke sana ada beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain: 1. Jam buka Raudhah untuk perempuan sehabis subuh, dzuhur, dan isya. Yg paling enak buatku adalah habis subuh karena gak melawan kantuk, jam biologis sudah waktunya bangun. 2. Pintu masuk Raudhah untuk perempuan di Gate 25. Usahakan ambil shaf di barisan paling kiri, karena pintu ke Raudhah dibuka dari yg bagian kiri ke kanan. Dari pintu masuk belok kiri lalu lurus ke depan, ambil bagian depan yaitu bagian tanpa anak. Oiya bisa juga masuk dari Gate 30. 3. Usahakan datang 1-1,5 jam sebelum waktu sh...

Ketika Menjadi Minoritas

Aku pernah membaca di satu artikel bahwa sesungguhnya Safar (bepergian) adalah ujian bagi manusia, karena pada saat safar dia akan terganggu kenyamanannya seperti makan, minum, tidur, beribadah. Tiga hari berada di Bali baru menyadari kalau itu benar adanya. Muslim adalah minoritas di pulau ini, praktis tak semudah di Surabaya untuk urusan menemukan masjid. Pameran di lapangan adalah tantangan tersendiri, fasilitas umum terbatas seperti toilet dan mushola.  Pihak panitia menyediakan mushola, sepetak tenda berkarpet dilengkapi satu kipas angin. Di depannya ada tempat wudhu berupa sederet kran air yang bawahnya diberi alas kayu, dari tampilannya terlihat bahwa ini hanya temporer. Sederhana.  Sempat mbatin "kok gini ya?". Tapi, aku rasanya malu sendiri. Wong ketika di tempat sholatnya lebih layak, saat adzan berkumandang aku masih sering menunda sholat, kenapa baru mengeluh ketika menemukan ini? Ah, aku manusia yang kurang bersyukur. Ini jelas masih mending...

My Skin Care

"Skin care is essential, make up is a choice". I do agree with that karena kulit yang sehat lebih penting dan long lasting. Bukan seperti make up yang akan dihapus setelah acara selesai. Aku sendiri bukan orang yang suka make up, yang kupakai hanya bedak dan lipstick. Ada mascara, eyeliner dan blush on tapi jarang dipakai. Pernah ikut beauty class tapi tetap aja malas dandan, haha. Namun sekitar dua tahun terakhir, aku mulai serius merawat diri. Untuk tubuh ada jadwal luluran, untuk rambut ada jadwal pakai hair mask. Keduanya biasa aku lakukan seminggu sekali. Sedangkan untuk wajah aku mengikuti pakem yang disarankan supaya hasilnya lebih maksimal. Aku menekuni 10 Step Korean Skin Care, meski tidak semua produk yang aku gunakan berasal dari Korea Selatan. Sebagai informasi, jenis kulit wajahku normal dengan titik minyak di hidung. Di wajahku ada flek kehitaman, aku mengevaluasinya sebagai akibat tidak memakai sunblock sedari remaja. Jadi fokusku adalah mempertahan...

Happy Eightversary

22 July 2011 - 22 July 2019. . Happy Anniversary sayang @afikraharja. May we celebrate many more years together, withstanding the tests of time to emerge stronger, wiser and happier. May Allah's abundant of blessing and guidance always be with us. . . I love you to the infinity and beyond. I can't thank enough for having you here with me through the thick and thin, sunrise and sunset, tears and laughters. We both know a past year was not easy for us, feel like riding a roller coaster, yet we pretty sure that we can make it through, hand in hand, heart to heart. Many days and dreams to share with you ❤❤ . . #anniversary #marriage #family #theraharja #loveofmylife

Menu MPASI: Tumis Kangkung

Assalamualaikum. Lama gak posting di sini karena berbagai hal, mari mulai posting lagi, diawali dengan menu MPASInya Rhea. Alhamdulillah Rhea pemakan segala, meski malas makan tapi tetap mau makan meski porsinya lebih sedikit dari seharusnya. Aku masih setia menggunakan MPASI panduan WHO karena mudah, terjangkau dan mengedepankan kearifan lokal. Hari ini masak request suami @afikraharja : Tumis Kangkung, Tempe Goreng dan Rempeyek Udang, plus pepaya. Mohon dimaklumi bentuk rempeyeknya yang gak oke 😅 Rhea juga makan menu ini tentu saja. Untuk Rhea, aku ambil sedikit ketika kangkung dan tahu sudah matang kemudian dicincang. Untuk menu keluarga cabai merah dan rawit ditumis terpisah, tambahkan gula, garam, merica dan kecap. Cabai rawitnya diutuhin supaya Bintang bisa makan. Hari ini ada insiden. Harusnya aku ambil sebagian udang untuk Rhea sebelum dibuat rempeyek, tapi lupa. Baru ingat ketika rempeyek sudah matang. 😌😅 Lauk Rhea kemudian diganti telur orak arik. Untuk makan s...