Skip to main content

Posts

Cerita Umroh: Memerah ASI dan Membawanya Pulang dari Tanah Suci

Bepergian ke luar kota tanpa bayi dan membawa pulang ASIP sudah sering kulakukan. Namun beda cerita ketika harus bepergian selama tiga belas hari. Awalnya sempat tidak yakin bisa membawa pulang semua ASIP-ku, perjuangan memerah tanpa menyusui tidak mudah. Di satu sisi aku ingat bahwa ada hak yang harus ditunaikan, meski anaknya sudah makan dan persediaan ASIP yang ditinggalkan secara perhitungan cukup. Kalau aku tidak memerah bisa kacau nih perjalanan menyusuiku, Rhea masih 14 bulan, baru separoh perjalanan lebih sedikit. Waktu itu suami menghiburku "Dijalani aja sebisanya. Kalau nggak bisa membawa semuanya pulang, paling nggak ada yang bisa dibawa pulang", "Kurma bisa beli di Ampel, tapi ASIP nggak ada yang jual di sana", candanya. Kami sepakat, bahwa menyusui dan umroh sama-sama ibadah, maka tidak boleh saling mengganggu, sebisa mungkin berjalan beriringan. Sebelum berangkat, aku membuat to do list baik untuk keperluanku maupun untuk catatan di rumah selam...

Cerita Umroh : Menjadi Pejuang Raudhah

“Antara rumahku dan mimbarku adalah taman (raudhah) dari taman-taman surga” (HR. At Tirmidzi) Bukan bermaksud riya, hanya ingin membagi tips untuk masuk Raudhah yang aku dapatkan dari Mbak Fadhilah, muttowifah grup kami. For me, it works. Jazakillah khairan ya Mbak ❤ Sudah rahasia umum bahwa berdoa dan sholat di Raudhah adalah impian semua jamaah karena merupakan salah satu tempat mustajabah. Namun untuk bisa masuk ke sana ada beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain: 1. Jam buka Raudhah untuk perempuan sehabis subuh, dzuhur, dan isya. Yg paling enak buatku adalah habis subuh karena gak melawan kantuk, jam biologis sudah waktunya bangun. 2. Pintu masuk Raudhah untuk perempuan di Gate 25. Usahakan ambil shaf di barisan paling kiri, karena pintu ke Raudhah dibuka dari yg bagian kiri ke kanan. Dari pintu masuk belok kiri lalu lurus ke depan, ambil bagian depan yaitu bagian tanpa anak. Oiya bisa juga masuk dari Gate 30. 3. Usahakan datang 1-1,5 jam sebelum waktu sh...

Ketika Menjadi Minoritas

Aku pernah membaca di satu artikel bahwa sesungguhnya Safar (bepergian) adalah ujian bagi manusia, karena pada saat safar dia akan terganggu kenyamanannya seperti makan, minum, tidur, beribadah. Tiga hari berada di Bali baru menyadari kalau itu benar adanya. Muslim adalah minoritas di pulau ini, praktis tak semudah di Surabaya untuk urusan menemukan masjid. Pameran di lapangan adalah tantangan tersendiri, fasilitas umum terbatas seperti toilet dan mushola.  Pihak panitia menyediakan mushola, sepetak tenda berkarpet dilengkapi satu kipas angin. Di depannya ada tempat wudhu berupa sederet kran air yang bawahnya diberi alas kayu, dari tampilannya terlihat bahwa ini hanya temporer. Sederhana.  Sempat mbatin "kok gini ya?". Tapi, aku rasanya malu sendiri. Wong ketika di tempat sholatnya lebih layak, saat adzan berkumandang aku masih sering menunda sholat, kenapa baru mengeluh ketika menemukan ini? Ah, aku manusia yang kurang bersyukur. Ini jelas masih mending...

My Skin Care

"Skin care is essential, make up is a choice". I do agree with that karena kulit yang sehat lebih penting dan long lasting. Bukan seperti make up yang akan dihapus setelah acara selesai. Aku sendiri bukan orang yang suka make up, yang kupakai hanya bedak dan lipstick. Ada mascara, eyeliner dan blush on tapi jarang dipakai. Pernah ikut beauty class tapi tetap aja malas dandan, haha. Namun sekitar dua tahun terakhir, aku mulai serius merawat diri. Untuk tubuh ada jadwal luluran, untuk rambut ada jadwal pakai hair mask. Keduanya biasa aku lakukan seminggu sekali. Sedangkan untuk wajah aku mengikuti pakem yang disarankan supaya hasilnya lebih maksimal. Aku menekuni 10 Step Korean Skin Care, meski tidak semua produk yang aku gunakan berasal dari Korea Selatan. Sebagai informasi, jenis kulit wajahku normal dengan titik minyak di hidung. Di wajahku ada flek kehitaman, aku mengevaluasinya sebagai akibat tidak memakai sunblock sedari remaja. Jadi fokusku adalah mempertahan...

Happy Eightversary

22 July 2011 - 22 July 2019. . Happy Anniversary sayang @afikraharja. May we celebrate many more years together, withstanding the tests of time to emerge stronger, wiser and happier. May Allah's abundant of blessing and guidance always be with us. . . I love you to the infinity and beyond. I can't thank enough for having you here with me through the thick and thin, sunrise and sunset, tears and laughters. We both know a past year was not easy for us, feel like riding a roller coaster, yet we pretty sure that we can make it through, hand in hand, heart to heart. Many days and dreams to share with you ❤❤ . . #anniversary #marriage #family #theraharja #loveofmylife

Menu MPASI: Tumis Kangkung

Assalamualaikum. Lama gak posting di sini karena berbagai hal, mari mulai posting lagi, diawali dengan menu MPASInya Rhea. Alhamdulillah Rhea pemakan segala, meski malas makan tapi tetap mau makan meski porsinya lebih sedikit dari seharusnya. Aku masih setia menggunakan MPASI panduan WHO karena mudah, terjangkau dan mengedepankan kearifan lokal. Hari ini masak request suami @afikraharja : Tumis Kangkung, Tempe Goreng dan Rempeyek Udang, plus pepaya. Mohon dimaklumi bentuk rempeyeknya yang gak oke 😅 Rhea juga makan menu ini tentu saja. Untuk Rhea, aku ambil sedikit ketika kangkung dan tahu sudah matang kemudian dicincang. Untuk menu keluarga cabai merah dan rawit ditumis terpisah, tambahkan gula, garam, merica dan kecap. Cabai rawitnya diutuhin supaya Bintang bisa makan. Hari ini ada insiden. Harusnya aku ambil sebagian udang untuk Rhea sebelum dibuat rempeyek, tapi lupa. Baru ingat ketika rempeyek sudah matang. 😌😅 Lauk Rhea kemudian diganti telur orak arik. Untuk makan s...

Bapak Berpulang

Innalillahi wa innailaihi rajiun. Allahummagfir lahu warfamhu waafihi wa'fu 'anhu. Telah berpulang ke rahmatullah suami, bapak, kakek kami tercinta Bapak Toto Wahyudi pada Ahad, 27 Jumadil Awwal 1440 H (Sabtu, 2 Februari 2018) jam 20.30 di Madiun. Saya atas nama keluarga menyampaikan terima kasih banyak kepada semua pihak yang telah membantu kami sebelum, selama dan sesudah pemakaman. Doa, bantuan dan dukungan Bapak/Ibu sangat berarti bagi kami. Jazakallahu khairan. Kami mohon Bapak/Ibu dapat memaafkan kesalahan almarhum semasa masih hidup. Kemudian, apabila almarhum mempunyai hutang, mohon dapat disampaikan kepada kami agar bisa kami selesaikan. Kami yang berduka cita, Hartatik Ratna Wahyu, Afik, Bintang, Rhea Febrian, Ratna Budhi, Shakeena

[Review] Crazy Rich Asians

Crazy Rich Asians is the first film I watched this year. I'm glad to know that this film is a great one. The film taught me many life lessons. A woman should be brave, tough and independent to pursue her life. Rachel and Astrid are my fave characters. This film is about Nick Young and Rachel Chu love's story. Nick brought Rachel to Singapore to his best friend's wedding along to meet his crazy rich family, that he never told Rachel before. It's quite challenging for Rachel to bring herself into Nick's family as they have different life style and culture. Rachel surprised to found that Eleanor, Nick's mom told her that she was not enough for Nick. She tried to mend. But then she was shocked when Eleanor told her the fact about her family after Eleanor hire private investigator. Nick was very angry, he's done making an excuse about his family. He's on his determination to marry Rachel.  "I'm not leaving because I'm scared, or ...

Pelajaran Dari Secarik Boarding Pass

Aku paling cerewet soal boarding pass, selalu berpesan "Tolong disimpan baik-baik, jangan hilang. Kalau takut hilang, sebaiknya web check in". Tapi toh ternyata masih adaaa aja yang ngilangin boarding pass dan gak mau web check in dg sejuta alasan. Kalau ditanya jawabnya macam - macam, ada yg rendah hati mengakui, ada yg ngeles, ada yg macak polos baru tahu (padahal sebelum berangkat sudah dikasih tahu), ada yg malah balik nanya "emang pak rektor juga ngumpulin boarding pass?". Tentu donk, rektor juga ngumpulin boarding pass. FYI, beliau tertib lho soal boarding pass. Kalau lagi dinas bareng, begitu turun dari pesawat langsung diserahkan ke aku. . . Pun, para atasanku lainnya Pak @junaidikhotib dan Pak @therunningshoes_ . beliau tertib soal boarding pass. Aku selalu mengusahakan web check in untuk beliau, apalagi seringkali kemarin baru pulang dari mana, hari ini sudah harus pergi lagi untuk tugas lainnya. Supaya beliau bisa langsung boarding kalau ternyata ban...

Memerah ASI Ketika Dinas Luar Kota Sehari

Dinas luar kota pertamaku setelah kembali dari cuti melahirkan. Bawaanku bertambah karena harus membawa peralatan memerah ASI: cooler bag, ice gel, pompa ASI dan apron. Aku membawa dua ice gel untuk durasi 15 jam ternyata cukup. Ini masih trial sebenarnya karena belum pernah membawa ASIP selama ini sebelumnya. Di kantor, setelah memerah, biasanya ASIP langsung aku masukkan kulkas, cooler bag dan ice gel hanya untuk membawa ASIP di perjalanan saja. First thing to do after landing is pumping. Sengaja langsung jalan menuju ke terminal kereta bandara supaya bisa pumping setelah beli tiket sambil nunggu kereta. Eh ternyata nursery roomnya dikunci, dan tak ada petugas di sekitar situ, huhuhu. Jadilah aku pumping di lounge berbekal apron. Beberapa orang melihat ke arahku, tapi aku cuek saja. Toh tidak saling mengganggu. ✌✌ . . Aku baru pumping lagi ketika jam istirahat. Kali ini nebeng di Pojok Laktasinya Ditjen Kekayaan Intelektual. Well, sebenarnya ini bukan ruang ...

Cerita Memerah ASI Ketika Diklat

Awal bulan Oktober aku kembali masuk kantor setelah cuti melahirkan sela tiga bulan. Seminggu kemudian aku harus meninggalkan Rhea selama tiga hari karena harus mengikuti diklat dari kantor. Karena sudah mengetahui bahwa akan ada diklat, jauh hari aku sudah menyiapkan ASIP untuk kebutuhan Rhea. Selama diklat ke mana-mana bawa peralatan tempur (breast pump, cooler bag, ice gel dan apron). Berhubung nggak ada nursing room, jadilah pumping di pojokan ruangan saat istirahat tiba. Dilihatin orang sudah biasa, santai dan cuek aja. Untung punya teman perjuangan Mbak Ratna Ayu (dari Direktorat Keuangan), sekamar pula. Tengah malam, dini hari saling membangunkan dan menyemangati. Alhamdulillah we nailed it ya Mbak 💪❤ ASIP aku titipkan di resto hotel, dengan memasukkan ke wadah tertutup sebelumnya supaya tidak mudah terkontaminasi bahan makanan lain. Alhamdulillah kemarin ice gel disimpan di freezer ice cream dan ASIP disimpan di kulkas bersama minuman. Jangan lupa komunikasika...

Menyiapkan ASIP Sebelum Kembali Bekerja

ASI adalah asupan segar dan merupakan cairan hidup kaya akan nutrisi. ASI mengandung antioksidan, antibakteri, probiotik prebiotik dan kekebalan tubuh. Meskipun beberapa kandungan berpotensi berubah karena mengalami proses penyimpanan, pemberian ASI Perah (ASIP) tetaplah lebih baik daripada formula, terutama pada ibu bekerja atau ibu yang berpisah dengan bayinya untuk sementara waktu. Untuk itulah kemudian si ibu perlu memerah untuk menjaga asupan si kecil. Sebagai ibu bekerja, aku perlu menyiapkan ASIP sebelum kembali ke kantor supaya asupan Rhea tetap terjaga. Berbeda dengan zaman Bintang, ketika zaman Rhea aku lebih santai dalam menyiapkan stok ASIP untuk persiapan kembali bekerja. Kalau zaman Bintang aku punya sekitar 150 botol, kini tak sampai separuhnya. Awalnya aku mau menyiapkan untuk 4-5 hari kerja saja, buat jaga-jaga kalau hasil perah menurun karena sakit, ada lembur atau ada dinas keluar kota. Namun ternyata aku harus menyiapkan lebih karena ada agenda training di lu...

Mengurus Akte Kelahiran di Kecamatan

Saat masih di rumah sakit pasca melahirkan Rhea, suami dapat broadcast dari grup pengurus RW kalau akan ada pelayananan pembuatan akta kelahiran dan kematian keliling oleh Dispenduk Capil Sidoarjo di kantor kecamatan kami. Wah, pas banget, rezeki nih. Jadi nggak perlu jauh-jauh ke Sidoarjo. Setelah pulang dari RS kami mulai melengkapi syarat - syarat yang diperlukan. So, inilah cerita kami berurusan dengan birokrasi Kabupaten Sidoarjo. AKTA KELAHIRAN WNI Mengisi formulir permohonan dan melampirkan:  a. Anak telah masuk KK (mempunyai NIK) b. Foto copy KTP Orang Tua dan 2 orang saksi c. Foto copy Kartu Keluarga (KK)  d. Asli Surat Kelahiran Dokter/Bidan/ Penolong Kelahiran  e. Asli Surat Keterangan Kelahiran dari Desa/Kelurahan f. Foto copy Surat Nikah/Akta Perkawinan Orang Tua yang dilegalisir Instansi Berwenang  g. Foto copy Ijazah bagi yang telah lulus SD/SMP/SMA First thing to do adalah mengurus surat pengantar dari RT dan RW untuk mendap...

ASIP Pertama Rhea

Hari ini pertama kali memerah ASI karena aku harus ke kecamatan untuk urus akte kelahiran Rhea. Hasil perahnya kok cuma segitu? Iyaa, hasil perahku memang belum optimal karena memang belum rutin memerah. Awalnya baru berencana memerah untuk menabung ASIP sebulan sebelum kembali bekerja, tapi ternyata ada keperluan mendadak. Rhea minum ASIP pakai apa? Pakai sendok. Meski belum mahir karena baru pertama kali minum ASIP pakai media, alhamdulillah habis tanpa banyak drama. Kuncinya jangan berikan ASIP ketika bayi sudah lapar. Stok segitu cukup untuk 3 jam meninggalkan Rhea, tapi begitu aku sampai rumah Rhea masih minta menyusu. Tak lama kemudian dia tidur. Terima kasih sudah kooperatif ya Rhea. Perjalanan menyusui kita masih panjang. Insyaallah we can make it through, hand in hand .

Hallo dari Rhea

Assalamualaikum. Halo semua, perkenalkan namaku Rhea. Alhamdulillah telah lahir secara normal, lancar dan nyaman pada Sabtu 14 Juli 2018 jam 02.40 WIB. Semoga aku menjadi perempuan sholehah yang senatiasa dilindungi Allah, kuat dan membawa berkah untuk sekitar, sesuai nama yg diberikan ayah dan bundaku.

Plastic Free July

Plastic Free July Plastic Free July is a global initiative that aims to raise awareness of the amount of single-use disposable plastic in our lives and challenges people to do something about it. We can start a small step to refuse or at least reduce all single use plastic. We can start from the top 4 of them: plastic bags, water bottles, takeaway coffee cups and straws. Plastic bag I used to always bring my own shopping bag whenever I go to the market. For the fruits and vegies I buy, I put in my shopping bag directly. But, I still can't avoid some items that wrapped in plastic as it's packed in it like tofu and corn as you can see at the picture. But, at least I could reduce the use of plastic bag. Plastic Bottle I still buy some beverages in plastic bottle, I should stop or reduce it gradually. For the mineral water, I always bring my own bottle from home. Cup and Straws Since I'm not a coffee lover, I almost never take away any coffee from coffee shop....

Screening Empat Dimensi

Screening 4D ini sebenarnya sudah lama aku lakukan, di saat usia kehamilanku 26-27 minggu, tapi baru sekarang sempat diposting, hehe. Screening tidak dilakukan oleh obgyn langganan, melainkan oleh konsultan fetomaternal, dr. Aldika Akbar, Sp.OG (K) supaya pemeriksaannya lebih komprehensif karena dilakukan oleh yang berkompeten di bidangnya. Pemeriksaan ini dilakukan hampir satu jam lamanya, meliputi anatomi tubuh (kepala, kaki, tangan, perut, jantung, dsb), posisi janin, posisi plasenta, kecukupan air ketuban, aliran darah dan gerak janin. Alhamdulillah hasilnya baik, hanya saat itu kepala bayi masih di atas. Kalau dari pemeriksaan rutin yang terakhir, kepala janin sudah di bawah. Oiya, waktu discreening susah sekali mendapatkan gambar wajah janin karena dia lagi aktif bergerak dan tangan menutupi wajahnya. Tapi, itu tidaklah terlalu penting. Yang lebih penting adalah mengetahui kondisi janin. :) Stay healthy and happy inside my belly dear. Can't wait to see you s...