Skip to main content

Bolu Kukus Ketan Hitam


Melihat banyak postingan cake ketan hitam berseliweran di social media bikin kepengen bikin juga. Apalagi kebayang - bayang sama Brownies Ketan Hitam yang kubuat kapan hari. Rasanya enak dan nggak bikin bosen. Tekstur ketan hitam yang berpasir menciptakan sensasi tersendiri ketika menikmatinya. Akhirnya bikin Bolu Kukus Ketan Hitam. Resepnya nyontek dari blognya Mbak Hesti, kali ini sebagai ujicoba aku bikin setengah resep saja.

BOLU KUKUS KETAN HITAM
Bahan:
125 gram tepung ketan hitam
100 gram gula pasir
3 butir telur
1/4 sdt vanili
1/4 sdt garam

Cara Membuat:
  1. Panaskan kukusan dengan api sedang. Olesi loyang dengan margarin dan taburi terigu. Sisihkan.
  2. Mixer telur dan gula dengan kecepatan tinggi sampai mengembang dan kental. Masukkan garam dan vanili, mixer lagi hingga berjejak. 
  3. Turunkan ke speed paling rendah, masukkan tepung ketan hitam yang sudah diayak ke dalam kocokan telur. Aduk rata.
  4. Masukkan minyak goreng, aduk hingga rata.
  5. Tuang ke dalam loyang. Kukus selama kurang lebih tiga puluh menit.
  6. Angkat dan dinginkan.

Alhamdulillah cake ini wenak, aku suka, suami dan mbah juga suka. Minusnya cuma satu, pinggiran dan bagian bawah cake ini warnanya jadi putih. Dugaanku sih karena olesan margarin dan terigu. Besok - besok kalau bikin mau pakai loyang silikon saja, atau loyangnya dioles dengan minyak saja. Supaya penampilannya cantik.

Keputusan membuat cake ini hanya setengah resep ternyata salah, cake ini habis dalam sekejap. Bikin siang pas Bintang tidur, sore udah amblas tak bersisa. Besok - besok mau bikin satu resep ah, biar puas ngemilnya. Cake ini versi sehat karena dikukus, gluten free dan no food additives.


Happy cooking, happy eating!

Comments

Popular posts from this blog

Bintang GTM

Seminggu ini menjadi salah satu minggu yang membuatku sedih. Bagaimana tidak, Bintang yang selama ini pemakan segala mendadak GTM. Usut punya usut, dia lagi sariawan. Ini sariawan yang kedua. Setelah yang pertama sembuh, sekarang kok ya nongol lagi. Mana kejadian ini muncul ketika Bintang recovery dari batpil, di mana saat itu makannya tidak seperti biasanya. Ya iyalah, orang sakit mana gampang makannya. Sedih lihat Bintang jadi agak tirus gitu pipinya. Makannya dikit geraknya banyak, nggak bisa diam. Ngocehnya juga banyak. Sedih juga ngebayangin berapa BBnya sekarang. *sembunyikan timbangan. Selama sariawan Bintang jadi sedikit makannya. Di sariawan pertama dia masih mau makan meski harus bubur. Masih gampang juga nyuapinnya. Di sariawan yang kedua susahnya minta ampun, dia lebih sering GTM. Aneka masakan sudah aku coba, aku sengaja memasakkan aneka menu favoritnya. Tapi cuma disentuh seimprit, itupun kalau dia mood. Kesabaran semakin menipis karena khawatir kekurangan asupan...

Cerita Dari Jogja (Part 2)

Bandara Adi Sucipto: tampak depan Kali ini aku akan bercerita tentang bandara yang ada di Jogja, yaitu Adi Sucipto International Airport. Meskipun bertaraf internasional, bandara ini termasuk kecil secara luasan bangunan dan landasan. Beda jauh dengan bandara Juanda di Surabaya atau Soekarno Hatta di Jakarta. Ruangan kedatangan domestiknya nggak terlalu gede, bisa dikatakan kecil malah, "cuma" dilengkapi tiga baggage claim.  boarding room antrian masuk pesawat Untuk boarding room, berbeda dengan bandara lainnya yang bebentuk persegi panjang, di bandara ini bentuknya setengah lingkaran. Karena jumlahnya cuma satu, maka penumpang dari berbagai maskapai akan bercampur baur di sini. Boarding room ini dilengkapi 4 gate untuk naik pesawat. Cuma kemarin pas aku check in , di boarding pas s ku tertera gate 0. Berhubung ini baru pertama kali terjadi, daripada tersesat di bandara, aku bertanya ke salah satu petugas yang ada. Dari beliau, aku mendapatkan informa...

Menggapai Bintang

Mungkin inilah saat yang tepat untukmu pergi Keluar dari semua dominasi Meraih semua mimpi yang kau miliki Mungkin inilah saat yang tepat untukmu pergi Dan aku tak akan menahanmu lagi Meski dengan berat hati Mungkin inilah saat yang tepat untukmu pergi Menyibak langit kelam yang selama ini memayungi Demi menemukan bintang yang paling terang untuk kau jadikan teman hidupmu nanti Hari di mana kemungkinan untuk pergi datang lagi...