Skip to main content

Kejutan

gambar diambil dari google
Kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi di setiap tikungan.
Maka bersiaplah menerima kejutan.

Hidup itu ibarat perjalanan. Kadang lurus, kadang berkelok. Kadang mendaki, kadang landai. Jalanan yang kita lalui adakalanya rata, berbatu, becek. Di setiap etape yang kita lalui selalu ada cerita yang berbeda, itulah yang membuat hidup kita berwarna. Kita tidak pernah bisa memprediksi apa yang akan terjadi, maka kita harus menyiapkan hati dan diri terhadap kejutan yang datang (tentu saja) tanpa permisi.

Seperti halnya tahun ini, banyak sekali kejutan terjadi. Kemarin aku mendapatkan berita mengejutkan lagi. Ini masih harap-harap cemas menunggu kisah lanjutannya. Minggu depan baru keluar hasilnya. Satu hal yang bisa merubah cerita pekerjaan saat ini. Ada ketakutan, kekecewaan tapi juga ada harapan. Ahh, yang terjadi biarlah terjadi. Karena itulah yang semestinya terjadi. Yang terbaik menurut si Empunya segala. Siap nggak siap, mau nggak mau harus dijalani. 

Kalau ceritanya sesuai harapan, ya Alhamdulillah. Kalau enggak ya dijalani saja. Kalau ada yang susah, dipelajari. Untung manusia dibekali kemampuan untuk berpikir dan bersosialisasi, makanya kita bisa beradaptasi. 

Setiap kali ketakutan dan kekhawatiran pada apa yang berlum terjadi mulai menghampiri aku selalu mengingat bahwa "(cobaan) apapun yang diberikan Tuhan tidak akan pernah melampaui kemampuan kita".

So, kejutan apa lagi yang akan terjadi? I'm ready :)

Comments

Popular posts from this blog

Nasi Pupuk

Nasi Pupuk adalah Nasi Campur khas Madiun. Biasa ada di resepsi perkawinan dengan konsep tradisional, bukan prasmanan. Makanya biasa juga disebut Nasi Manten. Isinya adalah sambal goreng (bisa sambel goreng kentang, krecek, ati, daging, atau printil), opor ayam (bisa juga diganti opor telur), acar mentah dan krupuk udang. Berhubung sudah lama tidak ke mantenan tradisional, jadi aku sudah lama banget tidak menikmatinya. So, membuat sendirilah pilihannya. Soalnya tidak ada mantenan dalam waktu dekat juga. Hehehe. Alhamdulillah bisa makan dengan puas :) Happy cooking, happy eating.

Penjual Nasi

Aku kagum pada seorang ibu penjual nasi Selalu semangat mengais rejeki Meski umurnya sudah tidak muda lagi Setiap hari dia selalu bangun pagi - pagi Demi hidangan secepatnya tersaji Karena kalau kesiangan sedikit, pembeli sudah pergi Catatan dari pengamatan di sebuah pasar

Cerita Tentang Pesawat Terbang

To invent an airplane is nothing.  To build one is something.  But to fly is everything.  (Otto Lilienthal) Naik pesawat terbang buat sebagian orang adalah makanan sehari-hari. Surabaya - Jakarta bisa PP dalam sehari, lalu esoknya terbang ke kota lainnya lagi. Tapi, bagi sebagian orang naik pesawat terbang adalah kemewahan, atau malah masih sekedar harapan. Aku ingat betul, ketika aku masih kecil, sumuran anak taman kanak-kanak, aku punya cita-cita naik pesawat. Setiap kali ada pesawat terbang melintas, aku mendongakkan kepala dan melambaikan tangan.  Seusai ritual itu, aku akan bertanya "Bu, kapan aku bisa naik pesawat". "Nanti kalau kamu sudah besar, belajar yang rajin ya", jawab Ibu. Pada saat itu aku cuma mengangguk, tidak menanyakan lebih lanjut apa hubungan antara naik pesawat dengan rajin belajar. Yang pasti, mimpi itu tetap terpatri. Ketika usiaku semakin bertambah, aku menjadi lebih paham bahwa sebenarnya naik pesawat tidak masuk...