Skip to main content

Takdir

Salah satu teman baikku baru saja keguguran. Hasil analisa medis menyatakan bahwa terjadi pembelahan kromosom yang tidak sempurna pada janin sehingga janin tidak bisa berkembang dan akhirnya meninggal. Di tengah beredarnya musibah tersebut salah seorang teman berkomentar "dia sih pake ngomong-ngomong ke orang klo dia hamil", "emang kenapa?" tanyaku, "klo kandungan belum tiga bulan tuh harusnya nggak boleh diomong-omongin dulu, bisa bikin nggak jadi". Aku langsung diem, speechless. Rasa - rasanya omongan itu nggak pantes diucapkan di tengah musibah. Apalagi oleh seorang yang well-educated. Menurutku omongan kayak gitu tuh nggak punya dasar yang kuat, cuma didasari oleh mitos yang berkembang di masyarakat. Padahal, mitos itu nggak semuanya benar. Banyak juga kok orang yang "membeberkan" kandungannya sebelum usia tiga bulan, tapi kandungannya baik - baik saja sampai lahiran. Sebenarnya keputusan untuk mem-publish kehamilan adalah sebuah pilihan dan hak pribadi.

Kalau aku pribadi lebih percaya pada logika dan ajaran dalam agama. Logika bahwa kejadian tersebut punya penjelasan logis yang dikeluarkan oleh pihak medis sebagai pihak yang berkompeten di bidang tersebut. Dan tentu saja ajaran dalam agama bahwa Tuhan adalah pengatur segalanya. Tuhan-lah yang memutuskan semua rencana manusia. Hidup, mati, jodoh dan rezeki adalah misteri Illahi. Itulah yang dinamakan takdir.

Comments

Popular posts from this blog

Bintang GTM

Seminggu ini menjadi salah satu minggu yang membuatku sedih. Bagaimana tidak, Bintang yang selama ini pemakan segala mendadak GTM. Usut punya usut, dia lagi sariawan. Ini sariawan yang kedua. Setelah yang pertama sembuh, sekarang kok ya nongol lagi. Mana kejadian ini muncul ketika Bintang recovery dari batpil, di mana saat itu makannya tidak seperti biasanya. Ya iyalah, orang sakit mana gampang makannya. Sedih lihat Bintang jadi agak tirus gitu pipinya. Makannya dikit geraknya banyak, nggak bisa diam. Ngocehnya juga banyak. Sedih juga ngebayangin berapa BBnya sekarang. *sembunyikan timbangan. Selama sariawan Bintang jadi sedikit makannya. Di sariawan pertama dia masih mau makan meski harus bubur. Masih gampang juga nyuapinnya. Di sariawan yang kedua susahnya minta ampun, dia lebih sering GTM. Aneka masakan sudah aku coba, aku sengaja memasakkan aneka menu favoritnya. Tapi cuma disentuh seimprit, itupun kalau dia mood. Kesabaran semakin menipis karena khawatir kekurangan asupan...

Menggapai Bintang

Mungkin inilah saat yang tepat untukmu pergi Keluar dari semua dominasi Meraih semua mimpi yang kau miliki Mungkin inilah saat yang tepat untukmu pergi Dan aku tak akan menahanmu lagi Meski dengan berat hati Mungkin inilah saat yang tepat untukmu pergi Menyibak langit kelam yang selama ini memayungi Demi menemukan bintang yang paling terang untuk kau jadikan teman hidupmu nanti Hari di mana kemungkinan untuk pergi datang lagi...

Aku dan Freezer = Pembuktian :)

Suka yang aneh - aneh. Doyan belanja. Boros. Keras kepala. Pemimpi. Itulah komentar orang - orang sekitar pas tahu aku berencana beli freezer baru karena freezer yang lama udah nggak muat buat ASIP. Sempat stress juga karena omongan tersebut. Tapi mereka kan nggak pernah berada di posisiku. Mereka nggak pernah pompa ASI kayak aku. Sempet kendur juga ketika disodori pertanyaan "emang bakal penuh?", "kalau udah nggak dipakai mau diapakan?". Hmm... Akhirnya aku tetap pada keputusanku, beli freezer baru. I don't care with all they said any longer. Modal utamaku cuma bismillah. Dan ketika freezer itu datang, apa yang terjadi? Aku menangis haru saat tahu freezer itu akhirnya penuh, bahkan nggak muat untuk ASIP yang ada setelah botol - botol yang berceceran (baca: dititipkan di mana - mana) dikumpulkan dan dipindahkan ke situ. Alhamdulillah wa syukurillah, aku berhasil membuktikan bahwa freezer ini emang worth to buy . Aku membuktikan kalau aku bisa ...