Skip to main content

Simple Breakfast: Lontong Tahu

Image preview
Lontong Tahu


Menu sederhana ini tidak bisa aku jumpai di sini, jadi kalau kangen ya harus buat sendiri. Kecuali kalau lagi mudik, tinggal beli. Pagi ini aku membuatnya untuk sarapan. Kangenku pun lumayan terobati.

Bahan-bahan:  
Lontong, potong-potong (harusnya pakai Ketupat, tapi aku ganti karena lontong lebih mudah dibuat/dibeli)
Tahu goreng, potong-potong
Tempe goreng, potong-potong
Kacang Tanah goreng
Kecambah, cuci bersih
Sambal bawang, campur dengan kecap dan air (kekentalan sesuai selera)
Kerupuk

Caranya sangat mudah, tata lontong, tahu dan tempe goreng, tambahkan kacang tanah dan kecambah. Siram dengan sambal kecap. Sajikan dengan kerupuk. Sepiring lontong tahu siap disantap. Oiya, sebenarnya pakai taburan seledri cincang tapi berhubung aku nggak suka pake banget, jadi aku skip. Bintang juga mau lho menu ini, tinggal skip sambal aja. Etapi dia nyomotin punya ayahnya donk, dan itu pakai sambal. Bintang akhir-akhir ini emang lagi suka sama cabai, sumer-sumer gitu dia doyan. Hihihi.


happy cooking, happy eating

Comments

Popular posts from this blog

Bintang GTM

Seminggu ini menjadi salah satu minggu yang membuatku sedih. Bagaimana tidak, Bintang yang selama ini pemakan segala mendadak GTM. Usut punya usut, dia lagi sariawan. Ini sariawan yang kedua. Setelah yang pertama sembuh, sekarang kok ya nongol lagi. Mana kejadian ini muncul ketika Bintang recovery dari batpil, di mana saat itu makannya tidak seperti biasanya. Ya iyalah, orang sakit mana gampang makannya. Sedih lihat Bintang jadi agak tirus gitu pipinya. Makannya dikit geraknya banyak, nggak bisa diam. Ngocehnya juga banyak. Sedih juga ngebayangin berapa BBnya sekarang. *sembunyikan timbangan. Selama sariawan Bintang jadi sedikit makannya. Di sariawan pertama dia masih mau makan meski harus bubur. Masih gampang juga nyuapinnya. Di sariawan yang kedua susahnya minta ampun, dia lebih sering GTM. Aneka masakan sudah aku coba, aku sengaja memasakkan aneka menu favoritnya. Tapi cuma disentuh seimprit, itupun kalau dia mood. Kesabaran semakin menipis karena khawatir kekurangan asupan...

Menggapai Bintang

Mungkin inilah saat yang tepat untukmu pergi Keluar dari semua dominasi Meraih semua mimpi yang kau miliki Mungkin inilah saat yang tepat untukmu pergi Dan aku tak akan menahanmu lagi Meski dengan berat hati Mungkin inilah saat yang tepat untukmu pergi Menyibak langit kelam yang selama ini memayungi Demi menemukan bintang yang paling terang untuk kau jadikan teman hidupmu nanti Hari di mana kemungkinan untuk pergi datang lagi...

Aku dan Freezer = Pembuktian :)

Suka yang aneh - aneh. Doyan belanja. Boros. Keras kepala. Pemimpi. Itulah komentar orang - orang sekitar pas tahu aku berencana beli freezer baru karena freezer yang lama udah nggak muat buat ASIP. Sempat stress juga karena omongan tersebut. Tapi mereka kan nggak pernah berada di posisiku. Mereka nggak pernah pompa ASI kayak aku. Sempet kendur juga ketika disodori pertanyaan "emang bakal penuh?", "kalau udah nggak dipakai mau diapakan?". Hmm... Akhirnya aku tetap pada keputusanku, beli freezer baru. I don't care with all they said any longer. Modal utamaku cuma bismillah. Dan ketika freezer itu datang, apa yang terjadi? Aku menangis haru saat tahu freezer itu akhirnya penuh, bahkan nggak muat untuk ASIP yang ada setelah botol - botol yang berceceran (baca: dititipkan di mana - mana) dikumpulkan dan dipindahkan ke situ. Alhamdulillah wa syukurillah, aku berhasil membuktikan bahwa freezer ini emang worth to buy . Aku membuktikan kalau aku bisa ...