Skip to main content

Crispy Chicken Steak



Finally, punya waktu dan tenaga untuk bereksperimen lagi di dapur. Secara mulai Senin kemarin udah mulai cuti. Nah, semalem aku nyoba bikin Crispy Chicken Steak, golongan masakan ini merupakan salah satu masakan yang paling aku suka selama hamil, makanya pas jelang cuti semangat googling nyari resep. Well, ini dia resepnya, check it out :D

Bahan:
1 buah dada ayam fillet
2 siung bawang putih, keprek
merica secukupnya
garam secukupnya
1 butir telur
tepung serbaguna siap pakai secukupnya
minyak goreng secukupnya

Saus:
1 sdm margarin
1/4 siung bawang bombay, cincang
3 sdm saus tomat
1 sdm kecap manis
1 sdm saus barbeque
1/2 sdt pala bubu
1/2 sdt merica
1 sdt garam
1 sdt maizena
200 ml air

Pelengkap:
1 buah wortel, potong panjang
6 buah buncis kecil, potong - potong
2 buah kentang

Cara membuat:

  1. Belah dada ayam fillet menjadi dua bagian, lalu potong menjadi dua. (sengaja dipotong menjadi dua untuk memudahkanku menggoreng, hehe)
  2. Lumuri daging ayam dengan bawang putih, garam dan merica. Diamkan selama 15 menit.
  3. Kocok telur, masukkan daging ayam, lalu lumuri dengan tepung bumbu hingga merata.
  4. Panaskan minyak goreng, goreng daging ayam hingga kecokelatan. Angkat dan tiriskan.
  5. Untuk bahan pelengkap setelah dipotong - potong, rebus hingga matang, sisihkan. (Khusus untuk kentang, bila suka Anda bisa menggorengnya)
  6. Panaskan margarin, masukkan bawang bombay, tumis hingga harum.
  7. Masukkan saus tomat, saus barbeque, kecap manis,pala, merica, garam. Aduk hingga merata.
  8. Larutkan tepung maizena ke dalam air, masukkan ke dalam bumbu, masak hingga mendidih dan mengental. 
  9. Sajikan ayam goreng dan bahan pelengkap, siram dengan saus. Sajikan selagi hangat.
Ternyata mudah kok bikinnya, selamat mencoba ya :)

Comments

Popular posts from this blog

Bintang GTM

Seminggu ini menjadi salah satu minggu yang membuatku sedih. Bagaimana tidak, Bintang yang selama ini pemakan segala mendadak GTM. Usut punya usut, dia lagi sariawan. Ini sariawan yang kedua. Setelah yang pertama sembuh, sekarang kok ya nongol lagi. Mana kejadian ini muncul ketika Bintang recovery dari batpil, di mana saat itu makannya tidak seperti biasanya. Ya iyalah, orang sakit mana gampang makannya. Sedih lihat Bintang jadi agak tirus gitu pipinya. Makannya dikit geraknya banyak, nggak bisa diam. Ngocehnya juga banyak. Sedih juga ngebayangin berapa BBnya sekarang. *sembunyikan timbangan. Selama sariawan Bintang jadi sedikit makannya. Di sariawan pertama dia masih mau makan meski harus bubur. Masih gampang juga nyuapinnya. Di sariawan yang kedua susahnya minta ampun, dia lebih sering GTM. Aneka masakan sudah aku coba, aku sengaja memasakkan aneka menu favoritnya. Tapi cuma disentuh seimprit, itupun kalau dia mood. Kesabaran semakin menipis karena khawatir kekurangan asupan...

Cerita Dari Jogja (Part 2)

Bandara Adi Sucipto: tampak depan Kali ini aku akan bercerita tentang bandara yang ada di Jogja, yaitu Adi Sucipto International Airport. Meskipun bertaraf internasional, bandara ini termasuk kecil secara luasan bangunan dan landasan. Beda jauh dengan bandara Juanda di Surabaya atau Soekarno Hatta di Jakarta. Ruangan kedatangan domestiknya nggak terlalu gede, bisa dikatakan kecil malah, "cuma" dilengkapi tiga baggage claim.  boarding room antrian masuk pesawat Untuk boarding room, berbeda dengan bandara lainnya yang bebentuk persegi panjang, di bandara ini bentuknya setengah lingkaran. Karena jumlahnya cuma satu, maka penumpang dari berbagai maskapai akan bercampur baur di sini. Boarding room ini dilengkapi 4 gate untuk naik pesawat. Cuma kemarin pas aku check in , di boarding pas s ku tertera gate 0. Berhubung ini baru pertama kali terjadi, daripada tersesat di bandara, aku bertanya ke salah satu petugas yang ada. Dari beliau, aku mendapatkan informa...

Menggapai Bintang

Mungkin inilah saat yang tepat untukmu pergi Keluar dari semua dominasi Meraih semua mimpi yang kau miliki Mungkin inilah saat yang tepat untukmu pergi Dan aku tak akan menahanmu lagi Meski dengan berat hati Mungkin inilah saat yang tepat untukmu pergi Menyibak langit kelam yang selama ini memayungi Demi menemukan bintang yang paling terang untuk kau jadikan teman hidupmu nanti Hari di mana kemungkinan untuk pergi datang lagi...