Aku akan bercerita tentang usahaku menuju gerakan Indonesia sehat. Salah satu usaha yang aku lakukan adalah mulai mencoba mengkonsumsi pemanis rendah kalori. Kebiasaan ini berawal dari kantorku yang cuma menyediakan gula ini di kantor. Lebih sehat kata yang belanja, hehehe. Gula ini terbuat dari jagung. Rasanya nggak manis kalau dibandingkan dengan gula tebu biasa. Nah, berhubung aku nggak (tepatnya belum) terbiasa mengkonsumsinya, jadi aku belum bisa hanya mengkonsumsi satu sachet seperti takaran yang dianjurkan. Aku kasih contoh ya, untuk bikin teh aku pakai dua sachet, terus kalau bikin kopi aku pakai tiga sachet. Kayaknya, kalau diitung - itung, kalorinya sama aja sama gula tebu biasa. Hiaaa, gimana mau low fat kalau kayak gini?? Hihihi.. Namanya juga belajar *beralibi
Seminggu ini menjadi salah satu minggu yang membuatku sedih. Bagaimana tidak, Bintang yang selama ini pemakan segala mendadak GTM. Usut punya usut, dia lagi sariawan. Ini sariawan yang kedua. Setelah yang pertama sembuh, sekarang kok ya nongol lagi. Mana kejadian ini muncul ketika Bintang recovery dari batpil, di mana saat itu makannya tidak seperti biasanya. Ya iyalah, orang sakit mana gampang makannya. Sedih lihat Bintang jadi agak tirus gitu pipinya. Makannya dikit geraknya banyak, nggak bisa diam. Ngocehnya juga banyak. Sedih juga ngebayangin berapa BBnya sekarang. *sembunyikan timbangan. Selama sariawan Bintang jadi sedikit makannya. Di sariawan pertama dia masih mau makan meski harus bubur. Masih gampang juga nyuapinnya. Di sariawan yang kedua susahnya minta ampun, dia lebih sering GTM. Aneka masakan sudah aku coba, aku sengaja memasakkan aneka menu favoritnya. Tapi cuma disentuh seimprit, itupun kalau dia mood. Kesabaran semakin menipis karena khawatir kekurangan asupan...

Comments