Skip to main content

MPASI by Endah Sulist

Usia 6 - 8 bulan

  • buburLunak atau makan lumat (ditambah asi perah=bubur asi). bubur lunak atau makanan lunak (ditambah perahan asi) tsb diberikan 2-3 kali tiap hari dg 2-3 sndok makan stiap kali makan. Makanan Bayi Usia 6-9bln: makanan lumat 2-3x tiap hari dan 1-2x snack sehat. 2-3 sndok sampai 1/2 cangkir stiap kali makan,sesuaikan usia.
  • karbo: tepung2an spt gasoL, beras (merah/putih), kentang, dll..sayur:brokoli, bayam merah/hijau, wortel,daun kangkung. Kacang2an :hijau, merah, polong n kdelai. Utk kacang merah bs dikupas dl di awal pemberian alternatif variasi jenis makanan aman ok. Alpukat, pepaya, pir, apel, pisang, melon, jeruk baby. Bs di buat pure atau jus.


Usia 8-9 bulan
smua yg diberikan usia sblmny. beras merah/pth, jagung manis, labu kuning, daging sapi n ayam tnpa lemak, ikan, tahu/tofu, tempe, hati ayam dll. Utk jenis ikan bs bandeng tanpa duri, tenggiri, gindara, kakap..:). Bhn tmbahan bs jg keju tawar


Usia 9-12 bulan

  • makanan dicincang atau lembik. 3-4x tiap hari dan 1-2 snack sehat. Stidaknya 1/2 cangkir stiap kali makan.
  • pd usia ini bs diberikan variasi rasa n tekstur yg beragam shg menambah perbendaharaan cita rasa si kecil. Sayuran bserat sperti buncis muda&kacang kapri, kuning telor matang, makaroni, pasta, mie (hindari mie instan&bumbunya krn mngandung garam. Hindari mie instan krn byk mengandung grm n MSG. hindari jg bumbu n kaldu instan. Fingerfood bs dberikan spt pir potong, kentang goreng dll.


Usia 12-24 bulan
makanan keluarga, 3-4x per hari dan 1-2x snack sehat, 3/4 - 1 cangkir stiap kali makan. Jumlah dsesuaikan tahapan usia yahOh ya snack sehat dalam hal ini, makanan/minuman selingan yg dibuat sendiri yah. Spt jus alpukat, pisang, pepaya dll murni tanpa dtambah gula.

Kompilasi kultwit @EndahSulist a lactation conselor.

Comments

Popular posts from this blog

Bintang GTM

Seminggu ini menjadi salah satu minggu yang membuatku sedih. Bagaimana tidak, Bintang yang selama ini pemakan segala mendadak GTM. Usut punya usut, dia lagi sariawan. Ini sariawan yang kedua. Setelah yang pertama sembuh, sekarang kok ya nongol lagi. Mana kejadian ini muncul ketika Bintang recovery dari batpil, di mana saat itu makannya tidak seperti biasanya. Ya iyalah, orang sakit mana gampang makannya. Sedih lihat Bintang jadi agak tirus gitu pipinya. Makannya dikit geraknya banyak, nggak bisa diam. Ngocehnya juga banyak. Sedih juga ngebayangin berapa BBnya sekarang. *sembunyikan timbangan. Selama sariawan Bintang jadi sedikit makannya. Di sariawan pertama dia masih mau makan meski harus bubur. Masih gampang juga nyuapinnya. Di sariawan yang kedua susahnya minta ampun, dia lebih sering GTM. Aneka masakan sudah aku coba, aku sengaja memasakkan aneka menu favoritnya. Tapi cuma disentuh seimprit, itupun kalau dia mood. Kesabaran semakin menipis karena khawatir kekurangan asupan...

Cerita Dari Jogja (Part 2)

Bandara Adi Sucipto: tampak depan Kali ini aku akan bercerita tentang bandara yang ada di Jogja, yaitu Adi Sucipto International Airport. Meskipun bertaraf internasional, bandara ini termasuk kecil secara luasan bangunan dan landasan. Beda jauh dengan bandara Juanda di Surabaya atau Soekarno Hatta di Jakarta. Ruangan kedatangan domestiknya nggak terlalu gede, bisa dikatakan kecil malah, "cuma" dilengkapi tiga baggage claim.  boarding room antrian masuk pesawat Untuk boarding room, berbeda dengan bandara lainnya yang bebentuk persegi panjang, di bandara ini bentuknya setengah lingkaran. Karena jumlahnya cuma satu, maka penumpang dari berbagai maskapai akan bercampur baur di sini. Boarding room ini dilengkapi 4 gate untuk naik pesawat. Cuma kemarin pas aku check in , di boarding pas s ku tertera gate 0. Berhubung ini baru pertama kali terjadi, daripada tersesat di bandara, aku bertanya ke salah satu petugas yang ada. Dari beliau, aku mendapatkan informa...

Menggapai Bintang

Mungkin inilah saat yang tepat untukmu pergi Keluar dari semua dominasi Meraih semua mimpi yang kau miliki Mungkin inilah saat yang tepat untukmu pergi Dan aku tak akan menahanmu lagi Meski dengan berat hati Mungkin inilah saat yang tepat untukmu pergi Menyibak langit kelam yang selama ini memayungi Demi menemukan bintang yang paling terang untuk kau jadikan teman hidupmu nanti Hari di mana kemungkinan untuk pergi datang lagi...