Skip to main content

Tepaarrrrrrr

Dan akhirnya ketemu juga sama fase bernama tepar. Dua hari drop. Badan lemes banget, pusing, mual muntah. Jadi nggak bisa beraktivitas. Terpaksa nggak masuk kantor dua hari demi memulihkan energi. Totally bed rest, hampir seharian kerjaanku cuma tiduran, sambil sesekali duduk nyender di head bed kalau udah capek tiduran. But, itu masih ditambah nyeri pinggang dan perut kembung, nggak bisa kentut yang bikin nggak enak banget. Jadilah perut dan pinggang nggak pernah lepas dari menthol dan minyak kapak, plus kaki diseka air hangat. Tapi itu ternyata bisa dibilang nggak ngaruh sama sekali. Huaaaaa... Hamil itu ternyata nggak mudah sodara - sodara, meskipun demikian I still call it amazing nine months karena sudah banyak, dan bakal banyak lagi, kejadian menakjubkan. Berkali - kali berdoa, Gusti... berikanlah ketabahan dan kekuatan :)

Berhubung tiap minum susu kehamilan malah bikin mual, dan memuntahkan makanan yang sudah masuk ke perut sebelumnya, aku memutuskan untuk berhenti mengkonsumsinya untuk sementara waktu, sampai batas wakru yang belum ditentukan. Mungkin kalau baby-nya udah settle di dalam rahim, jadi nggak rewel sama makanan baru buatnya. Sebagai gantinya, sekarang minum wedang jahe setiap sebelum tidur dan saat bangun, tujuannya mengurangi mual, seperti yang disarankan dokter, temen-temen dan artikel kesehatan. Hasilnya, lumayan lho...

Well, hari ini sudah mulai ngantor lagi. Semoga baby-nya nggak rewel dan bisa kembali beraktivitas seperti sediakala. Aminn :* :*

Comments

Popular posts from this blog

Nasi Pupuk

Nasi Pupuk adalah Nasi Campur khas Madiun. Biasa ada di resepsi perkawinan dengan konsep tradisional, bukan prasmanan. Makanya biasa juga disebut Nasi Manten. Isinya adalah sambal goreng (bisa sambel goreng kentang, krecek, ati, daging, atau printil), opor ayam (bisa juga diganti opor telur), acar mentah dan krupuk udang. Berhubung sudah lama tidak ke mantenan tradisional, jadi aku sudah lama banget tidak menikmatinya. So, membuat sendirilah pilihannya. Soalnya tidak ada mantenan dalam waktu dekat juga. Hehehe. Alhamdulillah bisa makan dengan puas :) Happy cooking, happy eating.

Penjual Nasi

Aku kagum pada seorang ibu penjual nasi Selalu semangat mengais rejeki Meski umurnya sudah tidak muda lagi Setiap hari dia selalu bangun pagi - pagi Demi hidangan secepatnya tersaji Karena kalau kesiangan sedikit, pembeli sudah pergi Catatan dari pengamatan di sebuah pasar

Cerita Tentang Pesawat Terbang

To invent an airplane is nothing.  To build one is something.  But to fly is everything.  (Otto Lilienthal) Naik pesawat terbang buat sebagian orang adalah makanan sehari-hari. Surabaya - Jakarta bisa PP dalam sehari, lalu esoknya terbang ke kota lainnya lagi. Tapi, bagi sebagian orang naik pesawat terbang adalah kemewahan, atau malah masih sekedar harapan. Aku ingat betul, ketika aku masih kecil, sumuran anak taman kanak-kanak, aku punya cita-cita naik pesawat. Setiap kali ada pesawat terbang melintas, aku mendongakkan kepala dan melambaikan tangan.  Seusai ritual itu, aku akan bertanya "Bu, kapan aku bisa naik pesawat". "Nanti kalau kamu sudah besar, belajar yang rajin ya", jawab Ibu. Pada saat itu aku cuma mengangguk, tidak menanyakan lebih lanjut apa hubungan antara naik pesawat dengan rajin belajar. Yang pasti, mimpi itu tetap terpatri. Ketika usiaku semakin bertambah, aku menjadi lebih paham bahwa sebenarnya naik pesawat tidak masuk...