Skip to main content

New Year Holiday At Taman Safari









In the early of this year (read: new year) I took a vacation with my lovely one. We went to Taman Safari Indonesia (TSI) 2 at Prigen, Pasuruan. It's one of the largest zoo in this country. I was so happy, and enjoy it, and of course my lovely one too. After having so many schedule to traveling together and canceled for so many times for many reason, finally we had a nice vacation again. Horray...

Before going, we had a break fast first. We enjoyed "Bubur Ayam" near my boarding house. And at 8.30 we started our journey by motorcycle. The trip itself was smooth. Only a lit' bit stuck at Porong. Since the explosion of Lapindo mud, Porong became so crowded. About ten o'clock, we arrived. We bought entrance tickets, @ IDR 40.000, and a parking pass IDR 5.000. The entrance ticket was also free pas for animal show and shuttle bus. FYI, TSI was equiped by public buses for those who don't bring own car. It's a must for visitors to travel around with closed car. Other prohibitions are: "no animal feeding" and "do not litter".

TSI is located at Jatirejo, Prigen, Pasuruan. TSI itself is one of the animal conservation instituion lies on an area 840 ha wide and 800-1500 above the sea. You could enjoy the fresh air and beautifully natural scenery of Arjuno Mount. There, we could view wild animals life according to their natural habitats which devided into 4 zones: America, Europe, Asia and Africa. TSI has about 2000 animals from 175 specieses.

TSI also divided into 3 zone: animals life zone, recreation zone and baby zoo. Receration zone includes animal attractions zone and play ground. Baby zoo is an area where visitors could play and take a pict with wild animal babies. To enjoy the play ground facilities you should buy a ticket IDR 10.000/ground. But, for efficiency, you could buy a whole ground ticket only IDR 40.000 then you could enjoy 22 grounds. The other facilities here are: food court, tiger cave restaurant, gift shop, toilet and musholla.

And here I am, sharing the pictures of my holiday for you.. :)
Further more, please click here.


Love
NaaNaa

Comments

Popular posts from this blog

Bintang GTM

Seminggu ini menjadi salah satu minggu yang membuatku sedih. Bagaimana tidak, Bintang yang selama ini pemakan segala mendadak GTM. Usut punya usut, dia lagi sariawan. Ini sariawan yang kedua. Setelah yang pertama sembuh, sekarang kok ya nongol lagi. Mana kejadian ini muncul ketika Bintang recovery dari batpil, di mana saat itu makannya tidak seperti biasanya. Ya iyalah, orang sakit mana gampang makannya. Sedih lihat Bintang jadi agak tirus gitu pipinya. Makannya dikit geraknya banyak, nggak bisa diam. Ngocehnya juga banyak. Sedih juga ngebayangin berapa BBnya sekarang. *sembunyikan timbangan. Selama sariawan Bintang jadi sedikit makannya. Di sariawan pertama dia masih mau makan meski harus bubur. Masih gampang juga nyuapinnya. Di sariawan yang kedua susahnya minta ampun, dia lebih sering GTM. Aneka masakan sudah aku coba, aku sengaja memasakkan aneka menu favoritnya. Tapi cuma disentuh seimprit, itupun kalau dia mood. Kesabaran semakin menipis karena khawatir kekurangan asupan...

Menggapai Bintang

Mungkin inilah saat yang tepat untukmu pergi Keluar dari semua dominasi Meraih semua mimpi yang kau miliki Mungkin inilah saat yang tepat untukmu pergi Dan aku tak akan menahanmu lagi Meski dengan berat hati Mungkin inilah saat yang tepat untukmu pergi Menyibak langit kelam yang selama ini memayungi Demi menemukan bintang yang paling terang untuk kau jadikan teman hidupmu nanti Hari di mana kemungkinan untuk pergi datang lagi...

Aku dan Freezer = Pembuktian :)

Suka yang aneh - aneh. Doyan belanja. Boros. Keras kepala. Pemimpi. Itulah komentar orang - orang sekitar pas tahu aku berencana beli freezer baru karena freezer yang lama udah nggak muat buat ASIP. Sempat stress juga karena omongan tersebut. Tapi mereka kan nggak pernah berada di posisiku. Mereka nggak pernah pompa ASI kayak aku. Sempet kendur juga ketika disodori pertanyaan "emang bakal penuh?", "kalau udah nggak dipakai mau diapakan?". Hmm... Akhirnya aku tetap pada keputusanku, beli freezer baru. I don't care with all they said any longer. Modal utamaku cuma bismillah. Dan ketika freezer itu datang, apa yang terjadi? Aku menangis haru saat tahu freezer itu akhirnya penuh, bahkan nggak muat untuk ASIP yang ada setelah botol - botol yang berceceran (baca: dititipkan di mana - mana) dikumpulkan dan dipindahkan ke situ. Alhamdulillah wa syukurillah, aku berhasil membuktikan bahwa freezer ini emang worth to buy . Aku membuktikan kalau aku bisa ...