Skip to main content

Nasi Kepel Chicken Teriyaki


Bismillah.

Tempo hari aku datang ke job fair di kampus. Ke sana bukan buat nyari lowongan kerja, tapi buat njajan. Hihihi. Waktu itu emang lagi angin-anginan semangat memasaknya. Plus agak flu jadi nafsu makan berubah - ubah dengan cepat. Bekal yang dibawa kadang pas jam makan siang tiba udah nggak berselera. Di sana ketemulah ama penjual nasi kepel. Enggak beli sih waktu itu, tapi kemudian justru mengusik semangatku untuk membuat nasi kepel juga. Untuk isian aku kasih chicken teriyaki. Resep teriyakinya aku nyontek dari blog Catatan Nina.

CHICKEN TERIYAKI
Bahan:
500 gram daging ayam, iris kotak
1 bawang bombay ukuran sedang, iris memanjang
1/2 sdt gula pasir
1/4 sdt garam
150 ml air
1 sdm saus teriyaki
1 sdm kecap manis
minyak untuk menumis

Bumbu perendam:
2 cm jahe parut
4 bawang putih, haluskan
3 sdm saus teriyaki
1 sdm minyak wijen 
1 sdm kecap manis
1/4 sdt merica

Cara membuat:
  1. Masukkan daging ayam ke dalam bumbu perendam, aduk hingga rata. Diamkan selama 15 menit.
  2. Panaskan minyak, tumis bawang bombay hingga layu dan harum, masukkan daging ayam berseta bumbunya. Aduk rata hingga daging berubah warna.
  3. Masukkan air, gula, garam, suas teriyaki dan kecap manis, aduk rata.
  4. Masak hingga daging matang dan air menyusut.
Untuk membuat nasi kepel, siapkan cetakan. Masukkan nasi hingga sepertiga bagian cetakan, padatkan. Masukkan chicken teriyaki, tutup dengan nasi di atasnya lalu padatkan. Lepaskan dari cetakan. Nasi kepel siap disajikan bersama saus sambal.

So simple right? Dan tentu saja lebih hemat kalau bikin sendiri, makannya juga bisa puas.


Happy cooking, happy eating!

Comments

Popular posts from this blog

Bintang GTM

Seminggu ini menjadi salah satu minggu yang membuatku sedih. Bagaimana tidak, Bintang yang selama ini pemakan segala mendadak GTM. Usut punya usut, dia lagi sariawan. Ini sariawan yang kedua. Setelah yang pertama sembuh, sekarang kok ya nongol lagi. Mana kejadian ini muncul ketika Bintang recovery dari batpil, di mana saat itu makannya tidak seperti biasanya. Ya iyalah, orang sakit mana gampang makannya. Sedih lihat Bintang jadi agak tirus gitu pipinya. Makannya dikit geraknya banyak, nggak bisa diam. Ngocehnya juga banyak. Sedih juga ngebayangin berapa BBnya sekarang. *sembunyikan timbangan. Selama sariawan Bintang jadi sedikit makannya. Di sariawan pertama dia masih mau makan meski harus bubur. Masih gampang juga nyuapinnya. Di sariawan yang kedua susahnya minta ampun, dia lebih sering GTM. Aneka masakan sudah aku coba, aku sengaja memasakkan aneka menu favoritnya. Tapi cuma disentuh seimprit, itupun kalau dia mood. Kesabaran semakin menipis karena khawatir kekurangan asupan...

Cerita Dari Jogja (Part 2)

Bandara Adi Sucipto: tampak depan Kali ini aku akan bercerita tentang bandara yang ada di Jogja, yaitu Adi Sucipto International Airport. Meskipun bertaraf internasional, bandara ini termasuk kecil secara luasan bangunan dan landasan. Beda jauh dengan bandara Juanda di Surabaya atau Soekarno Hatta di Jakarta. Ruangan kedatangan domestiknya nggak terlalu gede, bisa dikatakan kecil malah, "cuma" dilengkapi tiga baggage claim.  boarding room antrian masuk pesawat Untuk boarding room, berbeda dengan bandara lainnya yang bebentuk persegi panjang, di bandara ini bentuknya setengah lingkaran. Karena jumlahnya cuma satu, maka penumpang dari berbagai maskapai akan bercampur baur di sini. Boarding room ini dilengkapi 4 gate untuk naik pesawat. Cuma kemarin pas aku check in , di boarding pas s ku tertera gate 0. Berhubung ini baru pertama kali terjadi, daripada tersesat di bandara, aku bertanya ke salah satu petugas yang ada. Dari beliau, aku mendapatkan informa...

Menggapai Bintang

Mungkin inilah saat yang tepat untukmu pergi Keluar dari semua dominasi Meraih semua mimpi yang kau miliki Mungkin inilah saat yang tepat untukmu pergi Dan aku tak akan menahanmu lagi Meski dengan berat hati Mungkin inilah saat yang tepat untukmu pergi Menyibak langit kelam yang selama ini memayungi Demi menemukan bintang yang paling terang untuk kau jadikan teman hidupmu nanti Hari di mana kemungkinan untuk pergi datang lagi...