Skip to main content

Bintang: 18 months

bersih-bersih sore dulu ya
 
Udah lama nggak update soal Bintang, nggak kerasa sekarang dia udah satu setengah tahun aja. Time flies so fast. Masa main mobil-mobilan dan mendongeng udah lewat. Sekarang ganti masanya corat-coret, jungkir balik, nyapu, ngepel, cuci botol. Reminder banget buat seluruh penghuni rumah untuk nggak naruh barang sembarangan supaya tidak terjadi penyalahgunaan. Kalau minumnya tumpah, Bintang akan bertanggungjawab mengelap tumpahannya, dengan kain apa saja yang ada di dekatnya. Yang udah pernah jadi korban adalah jarik gendong, kaosnya, handuk. Hihihi.
 
Sekarang lagi masuk fase children see, children do. Bintang lagi hobi niruin apa yang dia lihat. Misalnya nih, ngorek kuping pake cotton bud, gosok-gosok pemotong kuku ke kukunya (maksudnya mau potong kuku).
 
Soal makan, masih angin-anginan, belum stabil. Alhamdulillah masih berusaha sabar untuk nggak bosen membuatkan dan nawarin dia makan. Setiap hari aku sounding dia harus makan supaya sehat dan kuat. Alhamdulillah nggak pernah GTM krekep.
 
Alhamdulillah udah mulai berhasil toilet training. Bocornya cuma sesekali aja. Nggak nyangka ternyata prosesnya secepat ini. Berarti selama ini ortunya aja yang males bawa dia ke kamar mandi. *selftoyor*
 
Alhamdulillah udah bisa membiasakan dia untuk cuci tangan, kaki dan muka sebelum tidur. Kami juga membiasakan untuk membaca doa keras-keras sebelum beraktivitas supaya Bintang mendengar dan ikut belajar. Karena belum bias ngomong dengan lancer, biasanya Bintang akan nimbrung dengan bilang "awooh abba" (Allahu Akbar) atau "miiinn" (aamiin).
 
Alhamdulillah untuk semua peristiwa yang terlewati selama ini, benar-benar membuatku belajar banyak. Bunda dan Ayah sayang Bintang. Semua doa baik kami untukmu Mas :* :*

Comments

Popular posts from this blog

Nasi Pupuk

Nasi Pupuk adalah Nasi Campur khas Madiun. Biasa ada di resepsi perkawinan dengan konsep tradisional, bukan prasmanan. Makanya biasa juga disebut Nasi Manten. Isinya adalah sambal goreng (bisa sambel goreng kentang, krecek, ati, daging, atau printil), opor ayam (bisa juga diganti opor telur), acar mentah dan krupuk udang. Berhubung sudah lama tidak ke mantenan tradisional, jadi aku sudah lama banget tidak menikmatinya. So, membuat sendirilah pilihannya. Soalnya tidak ada mantenan dalam waktu dekat juga. Hehehe. Alhamdulillah bisa makan dengan puas :) Happy cooking, happy eating.

Penjual Nasi

Aku kagum pada seorang ibu penjual nasi Selalu semangat mengais rejeki Meski umurnya sudah tidak muda lagi Setiap hari dia selalu bangun pagi - pagi Demi hidangan secepatnya tersaji Karena kalau kesiangan sedikit, pembeli sudah pergi Catatan dari pengamatan di sebuah pasar

Cerita Tentang Pesawat Terbang

To invent an airplane is nothing.  To build one is something.  But to fly is everything.  (Otto Lilienthal) Naik pesawat terbang buat sebagian orang adalah makanan sehari-hari. Surabaya - Jakarta bisa PP dalam sehari, lalu esoknya terbang ke kota lainnya lagi. Tapi, bagi sebagian orang naik pesawat terbang adalah kemewahan, atau malah masih sekedar harapan. Aku ingat betul, ketika aku masih kecil, sumuran anak taman kanak-kanak, aku punya cita-cita naik pesawat. Setiap kali ada pesawat terbang melintas, aku mendongakkan kepala dan melambaikan tangan.  Seusai ritual itu, aku akan bertanya "Bu, kapan aku bisa naik pesawat". "Nanti kalau kamu sudah besar, belajar yang rajin ya", jawab Ibu. Pada saat itu aku cuma mengangguk, tidak menanyakan lebih lanjut apa hubungan antara naik pesawat dengan rajin belajar. Yang pasti, mimpi itu tetap terpatri. Ketika usiaku semakin bertambah, aku menjadi lebih paham bahwa sebenarnya naik pesawat tidak masuk...