Skip to main content

Banana Cheese Cake

Weekend kemarin aku mengadakan baking project. Sejak aku mendapatkan kado dari Ibu panci serbaguna (yang bisa dipakai ngukus, nggoreng dan oven) aku jadi semangat bereksperimen. Kemarin aku mencoba bikin cake. Niat banget lho, seminggu sebelumnya aku sudah beli loyang. Setelah browsing resep yang simple plus bahannya gampang akhirnya aku memutuskan untuk membuat Banana Cheese Cake. Resep asli bisa dilihat di sajiansedap.com.

Bahan:
100 gram margarin
100 gram gula pasir halus
120 gram tepung terigu (aku pakai segitiga)
4 buah pisang kepok, haluskan
3 butir telur
1/2 sdt vanili
1/2 sdt baking powder
50 gram keju cheddar parut

Cara membuat:
1. Kocok margarin, gula dan telor hingga lembut. (berhubung belum punya mixer, aku mengocoknya pakai blender :p)
2. Masukkan tepung terigu dan baking powder, aduk hingga rata.
3. Masukkan pisang dan vanili, aduk rata.
4. Tuang adonan ke dalam loyang yang sebelumnya sudah diolesi margarin dan ditaburi terigu.
5. Taburkan keju cheddar parut hingga rata.
6. Oven hingga matang, kira-kira 35 menit.

Dan, taraaaa... beginilah Banana Cheese Cake buatanku, ada gosongnya karena pas mau jalan ke dapur Bintang bangun, nolongin dulu baru ngurus roti. Rasanya enak. Suami lahap. Yang lebih menggembirakan adalah Bintang yang selama ini ogah makan roti mau juga. Ehm, dugaanku sementara karena cake ini modelnya lebih bantet, rasa pisangnya terasa. Dan tentu saja buatan sendiri yang dibuat penuh cinta. Hahaha.

Comments

Popular posts from this blog

Nasi Pupuk

Nasi Pupuk adalah Nasi Campur khas Madiun. Biasa ada di resepsi perkawinan dengan konsep tradisional, bukan prasmanan. Makanya biasa juga disebut Nasi Manten. Isinya adalah sambal goreng (bisa sambel goreng kentang, krecek, ati, daging, atau printil), opor ayam (bisa juga diganti opor telur), acar mentah dan krupuk udang. Berhubung sudah lama tidak ke mantenan tradisional, jadi aku sudah lama banget tidak menikmatinya. So, membuat sendirilah pilihannya. Soalnya tidak ada mantenan dalam waktu dekat juga. Hehehe. Alhamdulillah bisa makan dengan puas :) Happy cooking, happy eating.

Penjual Nasi

Aku kagum pada seorang ibu penjual nasi Selalu semangat mengais rejeki Meski umurnya sudah tidak muda lagi Setiap hari dia selalu bangun pagi - pagi Demi hidangan secepatnya tersaji Karena kalau kesiangan sedikit, pembeli sudah pergi Catatan dari pengamatan di sebuah pasar

Cerita Tentang Pesawat Terbang

To invent an airplane is nothing.  To build one is something.  But to fly is everything.  (Otto Lilienthal) Naik pesawat terbang buat sebagian orang adalah makanan sehari-hari. Surabaya - Jakarta bisa PP dalam sehari, lalu esoknya terbang ke kota lainnya lagi. Tapi, bagi sebagian orang naik pesawat terbang adalah kemewahan, atau malah masih sekedar harapan. Aku ingat betul, ketika aku masih kecil, sumuran anak taman kanak-kanak, aku punya cita-cita naik pesawat. Setiap kali ada pesawat terbang melintas, aku mendongakkan kepala dan melambaikan tangan.  Seusai ritual itu, aku akan bertanya "Bu, kapan aku bisa naik pesawat". "Nanti kalau kamu sudah besar, belajar yang rajin ya", jawab Ibu. Pada saat itu aku cuma mengangguk, tidak menanyakan lebih lanjut apa hubungan antara naik pesawat dengan rajin belajar. Yang pasti, mimpi itu tetap terpatri. Ketika usiaku semakin bertambah, aku menjadi lebih paham bahwa sebenarnya naik pesawat tidak masuk...