Skip to main content

Inilah Lima Bahan Pangan Pengganti Susu

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Susu adalah asupan cair yang memberikan banyak manfaat bagi tubuh. Namun tidak semua orang menyukai rasanya atau bahkan memiliki alergi terhadap susu, adapula yang memiliki intoleransi laktosa. Berikut ini adalah lima bahan pangan sehat yang dapat menggantikan susu.

1. Kacang almond
Kacang Almond adalah bahan pangan pertama yang dapat dijadikan sebagai pengganti susu. Selain lezat, kacang almond kaya akan magnesium, kalium, kalsium, antioksidan, serta vitamin E. Selain itu, kacang almond juga membantu usus dalam mencerna makanan dan melindungi dinding kulit untuk melawan radikal bebas.

2. Kedelai
Sebagai salah satu sumber protein, kedelai dapat dijadikan makanan pengganti susu yang paling ideal. Kedelai mengandung asam amino yang sangat diperlukan oleh tubuh manusia untuk melawan sel kanker. Kedelai memiliki nilai gizi yang sangat tinggi, namun kalori yang terkandung sangatlah kecil.

3. Ikan Laut
Sumber protein lain yang dapat menggantikan susu adalah ikan laut. Ikan tuna, makarel, herring, dan salmon, merupakan beberapa jenis ikan laut yang menjadi sumber protein. Ikan adalah cara yang paling mudah untuk memenuhi kebutuhan protein pada tubuh Anda.

4. Bayam
Makanan sehat pengganti susu yang keempat adalah sayur bayam. Bayam adalah sayuran hijau yang kandungan kalsiumnya tinggi. Satu mangkuk bayam rebus per hari, sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan nutrisi yang diperlukan oleh tubuh. Selain merupakan sumber vitamin A, C, E, dan K, bayam merupakan sumber asam folat yang berperan penting dalam membangun sel-sel dalam tubuh manusia, sebagaimana dilansir dari Boldsky.

5. Biji Wijen
Makanan sehat pengganti susu yang kelima adalah biji wijen. Bagaimana pun dan dengan cara apapun Anda mengkonsumsinya, biji wijen tidak akan kehilangan kandungan protein, vitamin, antioksidan, dan mineral. Biji wijen merupakan pengganti susu terbaik, karena bahan makanan ini mengandung semua nutrisi yang bisa Anda dapatkan dari segelas susu. 

Comments

Popular posts from this blog

Bintang GTM

Seminggu ini menjadi salah satu minggu yang membuatku sedih. Bagaimana tidak, Bintang yang selama ini pemakan segala mendadak GTM. Usut punya usut, dia lagi sariawan. Ini sariawan yang kedua. Setelah yang pertama sembuh, sekarang kok ya nongol lagi. Mana kejadian ini muncul ketika Bintang recovery dari batpil, di mana saat itu makannya tidak seperti biasanya. Ya iyalah, orang sakit mana gampang makannya. Sedih lihat Bintang jadi agak tirus gitu pipinya. Makannya dikit geraknya banyak, nggak bisa diam. Ngocehnya juga banyak. Sedih juga ngebayangin berapa BBnya sekarang. *sembunyikan timbangan. Selama sariawan Bintang jadi sedikit makannya. Di sariawan pertama dia masih mau makan meski harus bubur. Masih gampang juga nyuapinnya. Di sariawan yang kedua susahnya minta ampun, dia lebih sering GTM. Aneka masakan sudah aku coba, aku sengaja memasakkan aneka menu favoritnya. Tapi cuma disentuh seimprit, itupun kalau dia mood. Kesabaran semakin menipis karena khawatir kekurangan asupan...

Menggapai Bintang

Mungkin inilah saat yang tepat untukmu pergi Keluar dari semua dominasi Meraih semua mimpi yang kau miliki Mungkin inilah saat yang tepat untukmu pergi Dan aku tak akan menahanmu lagi Meski dengan berat hati Mungkin inilah saat yang tepat untukmu pergi Menyibak langit kelam yang selama ini memayungi Demi menemukan bintang yang paling terang untuk kau jadikan teman hidupmu nanti Hari di mana kemungkinan untuk pergi datang lagi...

Aku dan Freezer = Pembuktian :)

Suka yang aneh - aneh. Doyan belanja. Boros. Keras kepala. Pemimpi. Itulah komentar orang - orang sekitar pas tahu aku berencana beli freezer baru karena freezer yang lama udah nggak muat buat ASIP. Sempat stress juga karena omongan tersebut. Tapi mereka kan nggak pernah berada di posisiku. Mereka nggak pernah pompa ASI kayak aku. Sempet kendur juga ketika disodori pertanyaan "emang bakal penuh?", "kalau udah nggak dipakai mau diapakan?". Hmm... Akhirnya aku tetap pada keputusanku, beli freezer baru. I don't care with all they said any longer. Modal utamaku cuma bismillah. Dan ketika freezer itu datang, apa yang terjadi? Aku menangis haru saat tahu freezer itu akhirnya penuh, bahkan nggak muat untuk ASIP yang ada setelah botol - botol yang berceceran (baca: dititipkan di mana - mana) dikumpulkan dan dipindahkan ke situ. Alhamdulillah wa syukurillah, aku berhasil membuktikan bahwa freezer ini emang worth to buy . Aku membuktikan kalau aku bisa ...