Skip to main content

Masalah Perut

Akhir - akhir ini, setelah kehamilanku melewati 35 minggu, sekarang udah 37 minggu, aku ngerasa perutku bermasalah. Sekarang ini aku jadi sering gampang mules dan sering buang air besar dengan feses yang lembek macam orang salah makan, misalnya kepedesan. Padahal yang aku makan ya biasa aja, bukan makanan yang terlalu berserat dan bukan juga makanan yang pedas. Frekuensi BAB-ku juga meningkat, sehari bisa dua sampai tiga kali. Apalagi kalau aku makan banyak hari itu, frekuensinya bisa nambah deh. Selain itu aku juga gampang kenyang, makan dikit aja perut rasanya udah penuh. Mungkin karena baby udah semakin gedhe, sementara perut melarnya udah mentok, makanya organ - organ di dalam perut jadi kurang optimal fungsinya karena terdesak oleh si baby. So far sih nggak ada efek samping ke badan. Badan rasanya ya biasa aja like nothing happened, jadi aku tenang - tenang saja. Soalnya kalau panik dan negative thinking entar malah ngefek ke fisik. Kalau kata suami, pencernaan lagi lancar - lancarnya, jadi masuk dikit langsung dicerna trus dikeluarin. Ujung - ujungnya jadi lapar lagi, hehe.

Comments

Popular posts from this blog

Bintang GTM

Seminggu ini menjadi salah satu minggu yang membuatku sedih. Bagaimana tidak, Bintang yang selama ini pemakan segala mendadak GTM. Usut punya usut, dia lagi sariawan. Ini sariawan yang kedua. Setelah yang pertama sembuh, sekarang kok ya nongol lagi. Mana kejadian ini muncul ketika Bintang recovery dari batpil, di mana saat itu makannya tidak seperti biasanya. Ya iyalah, orang sakit mana gampang makannya. Sedih lihat Bintang jadi agak tirus gitu pipinya. Makannya dikit geraknya banyak, nggak bisa diam. Ngocehnya juga banyak. Sedih juga ngebayangin berapa BBnya sekarang. *sembunyikan timbangan. Selama sariawan Bintang jadi sedikit makannya. Di sariawan pertama dia masih mau makan meski harus bubur. Masih gampang juga nyuapinnya. Di sariawan yang kedua susahnya minta ampun, dia lebih sering GTM. Aneka masakan sudah aku coba, aku sengaja memasakkan aneka menu favoritnya. Tapi cuma disentuh seimprit, itupun kalau dia mood. Kesabaran semakin menipis karena khawatir kekurangan asupan...

Cerita Dari Jogja (Part 2)

Bandara Adi Sucipto: tampak depan Kali ini aku akan bercerita tentang bandara yang ada di Jogja, yaitu Adi Sucipto International Airport. Meskipun bertaraf internasional, bandara ini termasuk kecil secara luasan bangunan dan landasan. Beda jauh dengan bandara Juanda di Surabaya atau Soekarno Hatta di Jakarta. Ruangan kedatangan domestiknya nggak terlalu gede, bisa dikatakan kecil malah, "cuma" dilengkapi tiga baggage claim.  boarding room antrian masuk pesawat Untuk boarding room, berbeda dengan bandara lainnya yang bebentuk persegi panjang, di bandara ini bentuknya setengah lingkaran. Karena jumlahnya cuma satu, maka penumpang dari berbagai maskapai akan bercampur baur di sini. Boarding room ini dilengkapi 4 gate untuk naik pesawat. Cuma kemarin pas aku check in , di boarding pas s ku tertera gate 0. Berhubung ini baru pertama kali terjadi, daripada tersesat di bandara, aku bertanya ke salah satu petugas yang ada. Dari beliau, aku mendapatkan informa...

Menggapai Bintang

Mungkin inilah saat yang tepat untukmu pergi Keluar dari semua dominasi Meraih semua mimpi yang kau miliki Mungkin inilah saat yang tepat untukmu pergi Dan aku tak akan menahanmu lagi Meski dengan berat hati Mungkin inilah saat yang tepat untukmu pergi Menyibak langit kelam yang selama ini memayungi Demi menemukan bintang yang paling terang untuk kau jadikan teman hidupmu nanti Hari di mana kemungkinan untuk pergi datang lagi...