Skip to main content

(Akhirnya) Online Shopping (Juga)


Online shop saat ini semakin menjamur. Keberadaannya sudah sejak lama sebenarnya. Tapi baru bulan ini aku akhirnya berani belanja di online shop. Produk yang aku beli adalah makanan yang notabene sudah direkomendasikan oleh banyak teman. Alasan lain, belinya juga ke teman, teman kuliah tepatnya. Jadi sudah ada kepercayaan yang tertanam pada mereka. Kalau toh makanannya ntar nggak oke, paling nggak mereka nggak akan nipu, begitu pikirku pada awal keputusan.

Produk pertama yang aku beli adalah Rendang Unisyam, belinya di @ratufitri. Nyobain yang setengah kilo dulu sebagai tahap perkenalan, harganya Rp. 85.000,-. Rasanya enak, dagingnya empuk dan nggak terlalu berminyak. Aku beli yang pedasnya sedang, ternyata kurang pedas. Besok - besok mau pesan yang pedas kalau begitu :)

Produk kedua adalah kripik pedas yang lagi trend, mereknya @krib0, belinya di @rosedhyana. Aku beli keripik singkong level waspada, basreng (bakso goreng) sama jamur. Untuk jamur dan basreng nggak ada levelnya, mungkin pedasnya di level terendah atau siaga. Masing - masing harganya Rp. 18.000/bungkus. Aku suka sama jamur dan basrengnya, pedasnya pas soalnya. Kalau yang keripik, terlalu pedas, jadinya nggak bisa menikmati.

Dua makanan ini recommended, monggo kalau berminat mencoba. Aku sendiri akan ber-online shopping keduanya habis lebaran nanti :D

Comments

septi sutrisna said…
kuliner di dunia maya... yummy rat. aku blom berminat, tapi kalo baju... pengen nyoba :)

Popular posts from this blog

Bintang GTM

Seminggu ini menjadi salah satu minggu yang membuatku sedih. Bagaimana tidak, Bintang yang selama ini pemakan segala mendadak GTM. Usut punya usut, dia lagi sariawan. Ini sariawan yang kedua. Setelah yang pertama sembuh, sekarang kok ya nongol lagi. Mana kejadian ini muncul ketika Bintang recovery dari batpil, di mana saat itu makannya tidak seperti biasanya. Ya iyalah, orang sakit mana gampang makannya. Sedih lihat Bintang jadi agak tirus gitu pipinya. Makannya dikit geraknya banyak, nggak bisa diam. Ngocehnya juga banyak. Sedih juga ngebayangin berapa BBnya sekarang. *sembunyikan timbangan. Selama sariawan Bintang jadi sedikit makannya. Di sariawan pertama dia masih mau makan meski harus bubur. Masih gampang juga nyuapinnya. Di sariawan yang kedua susahnya minta ampun, dia lebih sering GTM. Aneka masakan sudah aku coba, aku sengaja memasakkan aneka menu favoritnya. Tapi cuma disentuh seimprit, itupun kalau dia mood. Kesabaran semakin menipis karena khawatir kekurangan asupan...

Cerita Dari Jogja (Part 2)

Bandara Adi Sucipto: tampak depan Kali ini aku akan bercerita tentang bandara yang ada di Jogja, yaitu Adi Sucipto International Airport. Meskipun bertaraf internasional, bandara ini termasuk kecil secara luasan bangunan dan landasan. Beda jauh dengan bandara Juanda di Surabaya atau Soekarno Hatta di Jakarta. Ruangan kedatangan domestiknya nggak terlalu gede, bisa dikatakan kecil malah, "cuma" dilengkapi tiga baggage claim.  boarding room antrian masuk pesawat Untuk boarding room, berbeda dengan bandara lainnya yang bebentuk persegi panjang, di bandara ini bentuknya setengah lingkaran. Karena jumlahnya cuma satu, maka penumpang dari berbagai maskapai akan bercampur baur di sini. Boarding room ini dilengkapi 4 gate untuk naik pesawat. Cuma kemarin pas aku check in , di boarding pas s ku tertera gate 0. Berhubung ini baru pertama kali terjadi, daripada tersesat di bandara, aku bertanya ke salah satu petugas yang ada. Dari beliau, aku mendapatkan informa...

Menggapai Bintang

Mungkin inilah saat yang tepat untukmu pergi Keluar dari semua dominasi Meraih semua mimpi yang kau miliki Mungkin inilah saat yang tepat untukmu pergi Dan aku tak akan menahanmu lagi Meski dengan berat hati Mungkin inilah saat yang tepat untukmu pergi Menyibak langit kelam yang selama ini memayungi Demi menemukan bintang yang paling terang untuk kau jadikan teman hidupmu nanti Hari di mana kemungkinan untuk pergi datang lagi...