Skip to main content

Menikmati Bento di Bentoya


Sebenarnya aku punya postingan tentang liburan, tapi belum kelar. Jadi posting kulineran hari ini saja. Ceritanya hari ini Pak Ganden, atasanku lagi ulang tahun trus siangnya traktiran di Bentoya. Bentoya merupakan restoran masakan Jepang dengan Bento sebagai andalannya. Pesananku adalah Beef Hambagu Bento yang berisikan nasi gulung, daging burger, bakso kepiting, bola udang, telur dadar, acar, edamame dan kentang goreng. Dagingnya juicy dan lembut apalagi diguyur saus barbeque. Sangat memanjakan lidah apalagi bila sausnya ditambahi bubuk cabai, lebih nendang rasanya.

Untuk telurnya cenderung manis, terlalu manis untuk lidahku malah. Bola Udang dan Bakso Kepitingnya enak. Tekstunya dan rasanya pas. Seporsi bento ini sudah sangat mengenyangkan, saking padat penduduk. 

Beef Hambagu Bento
Pesanan Bento akan tersaji dalam waktu lima belas menit, lumayan lama menurutku untuk ukuran bento seperti ini.


Untuk minuman aku pesan Kakigoori Uji Milk Kintoki, Es serut disiram sirup matcha dan diberi toping kacang merah. Kacang merahnya enak, teksturnya lembut. Esnya enak, secara aku penggemar berat Matcha. Perpaduan Matcha dan kacang merah tuh favorit banget deh. Tapi aku nggak menemukan rasa susu di dalamnya.



Selesai makan, sudah kenyang waktunya foto-foto.


Oiya, ini dia cake ulang tahunnya. Banana Cake with Pumpkin Seeds by 3 Tungku. Cake sehat bebas telur, gluten dan dairy. Makan sehat tanpa takut gemuk bisa enak lho ternyata. *pukpukperut*


Comments

Popular posts from this blog

Bintang GTM

Seminggu ini menjadi salah satu minggu yang membuatku sedih. Bagaimana tidak, Bintang yang selama ini pemakan segala mendadak GTM. Usut punya usut, dia lagi sariawan. Ini sariawan yang kedua. Setelah yang pertama sembuh, sekarang kok ya nongol lagi. Mana kejadian ini muncul ketika Bintang recovery dari batpil, di mana saat itu makannya tidak seperti biasanya. Ya iyalah, orang sakit mana gampang makannya. Sedih lihat Bintang jadi agak tirus gitu pipinya. Makannya dikit geraknya banyak, nggak bisa diam. Ngocehnya juga banyak. Sedih juga ngebayangin berapa BBnya sekarang. *sembunyikan timbangan. Selama sariawan Bintang jadi sedikit makannya. Di sariawan pertama dia masih mau makan meski harus bubur. Masih gampang juga nyuapinnya. Di sariawan yang kedua susahnya minta ampun, dia lebih sering GTM. Aneka masakan sudah aku coba, aku sengaja memasakkan aneka menu favoritnya. Tapi cuma disentuh seimprit, itupun kalau dia mood. Kesabaran semakin menipis karena khawatir kekurangan asupan...

Cerita Dari Jogja (Part 2)

Bandara Adi Sucipto: tampak depan Kali ini aku akan bercerita tentang bandara yang ada di Jogja, yaitu Adi Sucipto International Airport. Meskipun bertaraf internasional, bandara ini termasuk kecil secara luasan bangunan dan landasan. Beda jauh dengan bandara Juanda di Surabaya atau Soekarno Hatta di Jakarta. Ruangan kedatangan domestiknya nggak terlalu gede, bisa dikatakan kecil malah, "cuma" dilengkapi tiga baggage claim.  boarding room antrian masuk pesawat Untuk boarding room, berbeda dengan bandara lainnya yang bebentuk persegi panjang, di bandara ini bentuknya setengah lingkaran. Karena jumlahnya cuma satu, maka penumpang dari berbagai maskapai akan bercampur baur di sini. Boarding room ini dilengkapi 4 gate untuk naik pesawat. Cuma kemarin pas aku check in , di boarding pas s ku tertera gate 0. Berhubung ini baru pertama kali terjadi, daripada tersesat di bandara, aku bertanya ke salah satu petugas yang ada. Dari beliau, aku mendapatkan informa...

Menggapai Bintang

Mungkin inilah saat yang tepat untukmu pergi Keluar dari semua dominasi Meraih semua mimpi yang kau miliki Mungkin inilah saat yang tepat untukmu pergi Dan aku tak akan menahanmu lagi Meski dengan berat hati Mungkin inilah saat yang tepat untukmu pergi Menyibak langit kelam yang selama ini memayungi Demi menemukan bintang yang paling terang untuk kau jadikan teman hidupmu nanti Hari di mana kemungkinan untuk pergi datang lagi...