Skip to main content

Farewell From KSDN

Untuk alumni KSDN lain di manapun kalian berada.

Tujuh tahun dua bulan, perjalanan saya dengan KSDN menemui episode terakhirnya. Terhitung 1 Oktober 2017, saya dipindahkan ke Lembaga Pengembangan Bisnis dan Inkubasi. Mohon doanya semoga amanah di tempat menimba ilmu dan pengalaman yang baru.

Sesungguhnya banyak hikmah dan pelajaran yang bisa saya ambil dari segala drama di balik map biru MoU. Mulai dari MoU dari langit, ketik ulang draft, tamu dadakan, ceremony sejam lagi, dsb. Kadang ngeselin, pernah beberapa kali bikin nangis, tapi sekarang bisa mengenangnya sambil tertawa “I’ve been there, done that”. Pengalaman bertemu dengan orang-orang baru sangatlah menyenangkan dan berharga untuk saya.

Terima kasih banyak untuk semua orang yang telah bekerjasama, membimbing, membantu, mengingatkan, membackup dan menjadi sahabat melewati segala dinamika yang ada. Tanpa kalian, aku bukanlah siapa-siapa. Working with you has been one of great joys of my life. Dengan segala kerendahan hati, saya mohon maaf atas segala kesalahan baik yang disengaja maupun tidak. 

Kindly keep in touch through my e-mail or personal mobile number. I wish you all the best for your future endeavors and hope that our path will cross again soon. Thank you


Regards,
Ratna Wahyu

Comments

Popular posts from this blog

Bintang GTM

Seminggu ini menjadi salah satu minggu yang membuatku sedih. Bagaimana tidak, Bintang yang selama ini pemakan segala mendadak GTM. Usut punya usut, dia lagi sariawan. Ini sariawan yang kedua. Setelah yang pertama sembuh, sekarang kok ya nongol lagi. Mana kejadian ini muncul ketika Bintang recovery dari batpil, di mana saat itu makannya tidak seperti biasanya. Ya iyalah, orang sakit mana gampang makannya. Sedih lihat Bintang jadi agak tirus gitu pipinya. Makannya dikit geraknya banyak, nggak bisa diam. Ngocehnya juga banyak. Sedih juga ngebayangin berapa BBnya sekarang. *sembunyikan timbangan. Selama sariawan Bintang jadi sedikit makannya. Di sariawan pertama dia masih mau makan meski harus bubur. Masih gampang juga nyuapinnya. Di sariawan yang kedua susahnya minta ampun, dia lebih sering GTM. Aneka masakan sudah aku coba, aku sengaja memasakkan aneka menu favoritnya. Tapi cuma disentuh seimprit, itupun kalau dia mood. Kesabaran semakin menipis karena khawatir kekurangan asupan...

Cerita Dari Jogja (Part 2)

Bandara Adi Sucipto: tampak depan Kali ini aku akan bercerita tentang bandara yang ada di Jogja, yaitu Adi Sucipto International Airport. Meskipun bertaraf internasional, bandara ini termasuk kecil secara luasan bangunan dan landasan. Beda jauh dengan bandara Juanda di Surabaya atau Soekarno Hatta di Jakarta. Ruangan kedatangan domestiknya nggak terlalu gede, bisa dikatakan kecil malah, "cuma" dilengkapi tiga baggage claim.  boarding room antrian masuk pesawat Untuk boarding room, berbeda dengan bandara lainnya yang bebentuk persegi panjang, di bandara ini bentuknya setengah lingkaran. Karena jumlahnya cuma satu, maka penumpang dari berbagai maskapai akan bercampur baur di sini. Boarding room ini dilengkapi 4 gate untuk naik pesawat. Cuma kemarin pas aku check in , di boarding pas s ku tertera gate 0. Berhubung ini baru pertama kali terjadi, daripada tersesat di bandara, aku bertanya ke salah satu petugas yang ada. Dari beliau, aku mendapatkan informa...

Menggapai Bintang

Mungkin inilah saat yang tepat untukmu pergi Keluar dari semua dominasi Meraih semua mimpi yang kau miliki Mungkin inilah saat yang tepat untukmu pergi Dan aku tak akan menahanmu lagi Meski dengan berat hati Mungkin inilah saat yang tepat untukmu pergi Menyibak langit kelam yang selama ini memayungi Demi menemukan bintang yang paling terang untuk kau jadikan teman hidupmu nanti Hari di mana kemungkinan untuk pergi datang lagi...