Skip to main content

Sausage Cream Soup


Bismillah.

Sebenarnya aku sudah beberapa waktu yang lalu membuat sup ini, tapi baru sempat posting sekarang. Resepnya nyontek dari Catatan Nina, dengan sedikit perubahan karena menyesuaikan bahan yang ada di kulkas.

SAUSAGE CREAM SOUP
Bahan:
600 ml air kaldu ayam
400 ml susu cair tawar
1 sdm terigu
2 buah kentang rebus, haluska
3 buah wortel, potong dadu
1 bonggol jagung manis, pipil
3 buah sosis sapi, iris
1/2 bawang bombay, cincang halus
2 bawang putih, haluskan
1/2 sdt grama
1/2 merica bubuk
1 sdm margarin

Cara membuat:
1. Panaskan margarin, tumis bawang putih dan bwang bombay hingga harum.
2. Masukkan terigu dan kentang yang dihaluskan, aduk rata.
3. Tuang air kaldu sedikit demi sedikit sambil terus diaduk, tambahkan sosis dan wortel.
4. Tambahkan susu cair tawar, bumbui dengan garam dan merica.
5. Masak kembali hingga semua bahan matang dan tekstur sup agak mengental.
6. Angkat dan sajikan selagi hangat.

Alhamdulillah rasanya pas di lidah kami. Lumayan mengenyangkan untuk sarapan pagi. Lebih enak kalau disajikan dengan Garlic Bread.

Comments

Popular posts from this blog

Nasi Pupuk

Nasi Pupuk adalah Nasi Campur khas Madiun. Biasa ada di resepsi perkawinan dengan konsep tradisional, bukan prasmanan. Makanya biasa juga disebut Nasi Manten. Isinya adalah sambal goreng (bisa sambel goreng kentang, krecek, ati, daging, atau printil), opor ayam (bisa juga diganti opor telur), acar mentah dan krupuk udang. Berhubung sudah lama tidak ke mantenan tradisional, jadi aku sudah lama banget tidak menikmatinya. So, membuat sendirilah pilihannya. Soalnya tidak ada mantenan dalam waktu dekat juga. Hehehe. Alhamdulillah bisa makan dengan puas :) Happy cooking, happy eating.

Penjual Nasi

Aku kagum pada seorang ibu penjual nasi Selalu semangat mengais rejeki Meski umurnya sudah tidak muda lagi Setiap hari dia selalu bangun pagi - pagi Demi hidangan secepatnya tersaji Karena kalau kesiangan sedikit, pembeli sudah pergi Catatan dari pengamatan di sebuah pasar

Cerita Tentang Pesawat Terbang

To invent an airplane is nothing.  To build one is something.  But to fly is everything.  (Otto Lilienthal) Naik pesawat terbang buat sebagian orang adalah makanan sehari-hari. Surabaya - Jakarta bisa PP dalam sehari, lalu esoknya terbang ke kota lainnya lagi. Tapi, bagi sebagian orang naik pesawat terbang adalah kemewahan, atau malah masih sekedar harapan. Aku ingat betul, ketika aku masih kecil, sumuran anak taman kanak-kanak, aku punya cita-cita naik pesawat. Setiap kali ada pesawat terbang melintas, aku mendongakkan kepala dan melambaikan tangan.  Seusai ritual itu, aku akan bertanya "Bu, kapan aku bisa naik pesawat". "Nanti kalau kamu sudah besar, belajar yang rajin ya", jawab Ibu. Pada saat itu aku cuma mengangguk, tidak menanyakan lebih lanjut apa hubungan antara naik pesawat dengan rajin belajar. Yang pasti, mimpi itu tetap terpatri. Ketika usiaku semakin bertambah, aku menjadi lebih paham bahwa sebenarnya naik pesawat tidak masuk...