Skip to main content

Ayam Pop Sambal Hijau


Ini adalah cooking project-ku saat long weekend kemarin. Ceritanya lagi pengen makan ayam, tapi bosen dengan olahan ayam yang biasa aku makan. Jadilah aku membuat Ayam Pop ini, resepnya aku nyontek di iloveicokeibake.blogspot.com, detail resepnya bisa dilihat di sini. Aku memodifikasi sedikit resepnya.

AYAM POP
Bahan:
1 kg ayam
800 ml santan (dari 1 butir kelapa)
8 siung bawng putih, haluskan
1,5 sdt garam
1 sdt gula
1 sdt merica
2 sdm margarin untuk menumis

Cara:
1. Lelehkan margarin, tumis bawang hingga harum.
2. Masukkan santan, ayam, gula, merica dan garam.
3. Masak sampai santan habis.
3. Goreng ayam sebentar.


SAMBAL HIJAU
Bahan:
10 cabai hijau
7 cabai rawit hijau (boleh ditambah sesuai selera)
6 siung bawang merah
3 siung bawang putih
2 tomat hijau
garam dan gula secukupnya

Cara:
1. Goreng cabai hijau, cabai rawit, bawang merah, bawang putih dan tomat hingga matang.
2. Haluskan hingga lembut. Tambahkan gula dan garam.


Aku gorengnya agak kering, karena aku nggak suka sama ayam yang masih terlihat putih, berasa mentah. Alhamdulillah rasanya enak, aku sukaaa. Bintang, suami dan Mbah juga suka. Yayyy. Paling enak dimakan dengan nasi hangat, asli bikin nambah lagi. Hehe.


Happy cooking, happy eating.

Comments

Popular posts from this blog

Nasi Pupuk

Nasi Pupuk adalah Nasi Campur khas Madiun. Biasa ada di resepsi perkawinan dengan konsep tradisional, bukan prasmanan. Makanya biasa juga disebut Nasi Manten. Isinya adalah sambal goreng (bisa sambel goreng kentang, krecek, ati, daging, atau printil), opor ayam (bisa juga diganti opor telur), acar mentah dan krupuk udang. Berhubung sudah lama tidak ke mantenan tradisional, jadi aku sudah lama banget tidak menikmatinya. So, membuat sendirilah pilihannya. Soalnya tidak ada mantenan dalam waktu dekat juga. Hehehe. Alhamdulillah bisa makan dengan puas :) Happy cooking, happy eating.

Penjual Nasi

Aku kagum pada seorang ibu penjual nasi Selalu semangat mengais rejeki Meski umurnya sudah tidak muda lagi Setiap hari dia selalu bangun pagi - pagi Demi hidangan secepatnya tersaji Karena kalau kesiangan sedikit, pembeli sudah pergi Catatan dari pengamatan di sebuah pasar

Cerita Tentang Pesawat Terbang

To invent an airplane is nothing.  To build one is something.  But to fly is everything.  (Otto Lilienthal) Naik pesawat terbang buat sebagian orang adalah makanan sehari-hari. Surabaya - Jakarta bisa PP dalam sehari, lalu esoknya terbang ke kota lainnya lagi. Tapi, bagi sebagian orang naik pesawat terbang adalah kemewahan, atau malah masih sekedar harapan. Aku ingat betul, ketika aku masih kecil, sumuran anak taman kanak-kanak, aku punya cita-cita naik pesawat. Setiap kali ada pesawat terbang melintas, aku mendongakkan kepala dan melambaikan tangan.  Seusai ritual itu, aku akan bertanya "Bu, kapan aku bisa naik pesawat". "Nanti kalau kamu sudah besar, belajar yang rajin ya", jawab Ibu. Pada saat itu aku cuma mengangguk, tidak menanyakan lebih lanjut apa hubungan antara naik pesawat dengan rajin belajar. Yang pasti, mimpi itu tetap terpatri. Ketika usiaku semakin bertambah, aku menjadi lebih paham bahwa sebenarnya naik pesawat tidak masuk...