Skip to main content

Trip To The Taman Dayu - Have Fun Together (Part 2)

In the beginning of this month, on 2nd - 4th December 2011, my office had a trip to The Taman Dayu, Pandaan, Pasuruan. We stayed at The Pines, a camp ground near the forest that been designed for outdoor activities like camping, down hill tracking, paint ball and outbound.

So much word to say to describe the having fun moment during our trip, so here are the pictures I give to you just to show you how the situation was. 
Session 1: Meeting Time

Santi - Vinka - Me
Astria - Arlia - Poet
Ganes - Dinda - Poet
Santi - Mas Andi - Indra.
Enjoy the dinner. Avis - Indra - Mas Miko
The narcissist boys: Avis - Indra - Yugo - Mas Miko
Candid prewedding? #eh. Avis - Vinka
Mas Miko and Mr. David
Duo Comm '10: Ganes - Karis.
Session 2: Enjoy the Nightlife 

roasted corns
cooking time
bonfire

Session 3: Water Outbond at Waterbond

The Jalal
IOPers, ready for outbond
the warming up war
The Satya Wibawa
Photo Session at Pool. Poet - Arlia - Me - Ganes
Water outbond
Climbing for the pyramid
Girls in many kind of poses

Comments

Popular posts from this blog

Nasi Pupuk

Nasi Pupuk adalah Nasi Campur khas Madiun. Biasa ada di resepsi perkawinan dengan konsep tradisional, bukan prasmanan. Makanya biasa juga disebut Nasi Manten. Isinya adalah sambal goreng (bisa sambel goreng kentang, krecek, ati, daging, atau printil), opor ayam (bisa juga diganti opor telur), acar mentah dan krupuk udang. Berhubung sudah lama tidak ke mantenan tradisional, jadi aku sudah lama banget tidak menikmatinya. So, membuat sendirilah pilihannya. Soalnya tidak ada mantenan dalam waktu dekat juga. Hehehe. Alhamdulillah bisa makan dengan puas :) Happy cooking, happy eating.

Penjual Nasi

Aku kagum pada seorang ibu penjual nasi Selalu semangat mengais rejeki Meski umurnya sudah tidak muda lagi Setiap hari dia selalu bangun pagi - pagi Demi hidangan secepatnya tersaji Karena kalau kesiangan sedikit, pembeli sudah pergi Catatan dari pengamatan di sebuah pasar

Cerita Tentang Pesawat Terbang

To invent an airplane is nothing.  To build one is something.  But to fly is everything.  (Otto Lilienthal) Naik pesawat terbang buat sebagian orang adalah makanan sehari-hari. Surabaya - Jakarta bisa PP dalam sehari, lalu esoknya terbang ke kota lainnya lagi. Tapi, bagi sebagian orang naik pesawat terbang adalah kemewahan, atau malah masih sekedar harapan. Aku ingat betul, ketika aku masih kecil, sumuran anak taman kanak-kanak, aku punya cita-cita naik pesawat. Setiap kali ada pesawat terbang melintas, aku mendongakkan kepala dan melambaikan tangan.  Seusai ritual itu, aku akan bertanya "Bu, kapan aku bisa naik pesawat". "Nanti kalau kamu sudah besar, belajar yang rajin ya", jawab Ibu. Pada saat itu aku cuma mengangguk, tidak menanyakan lebih lanjut apa hubungan antara naik pesawat dengan rajin belajar. Yang pasti, mimpi itu tetap terpatri. Ketika usiaku semakin bertambah, aku menjadi lebih paham bahwa sebenarnya naik pesawat tidak masuk...