Skip to main content

Carpentier Kitchen

Ini adalah kali kedua aku ke Carpentier Kitchen. Kunjungan pertama pada saat aku ikut kelas edukasi MPASI di awal kelahiran Bintang, been 4 years already, so long, hehehe. Waktu itu menunya sudah diset sama panitia. Kalau nggak salah ingat waktu itu makan nasi goreng, tapi jelas aku sudah lupa rasanya bagaimana.

Postingan ini dibuat setelah aku melakukan kunjungan kedua Maret tahun lalu, birthday dinner bersama tim KSDN (Kumpulan Sejawat Doyan Njajan). Sudah lama juga sih sebenarnya soalnya postingan ini mengendap di draft mulu karena aku belum selesai menuliskannya.


Menu yang kupesan adalah Willa's Chicken. Setengah ekor ayam panggang dengan toping creamy mushroom sauce ditemani dengan french fries. Kentangnya bisa milih mau french fries atau wedges. Bumbunya merasuk ke daging ayam secara sempurna, matangnya pun juga pas tapi tetap juicy ketika dimakan. Sausnya jamurnya enak, creamy tapi tidak meninggalkan rasa eneg. Porsinya gedhe, aku kekenyangan bok menghabiskan porsi ini sendirian. So next time ada baiknya di-share.


Sis Ninoi memesan All Time Breakfast yang diplesetkan Apri menjadi Sarapan Sak Wayah-Wayah. Hahaha, isok ae. Isinya potato wedges, sosis dan scramble egg. Disajikan bersama saus mayones dan saus sambal/tomat. Sedangkan Apri pesan Fettucine Sea Aglio Olio. Pasta dengan bumbu minyak zaitun dan bawang putih dengan cumi dan udang. Aku sendiri nggak suka pasta dimasak aglio olio karena rasanya cenderung plain di lidahku. Oiya waktu itu aku juga pesan Virginia Cheese Fries, tapi lupa memfotonya. French Fries dengan toping keju dan aneka cincangan daun khas Italia. Rasanya enak sekali, my fave!

Untuk suasana cafe aku lupa memfotonya, saking asyiknya makan dan ngobrol. Si Carpentier Kitchen ini jadi satu dengan ORE, satu distro yang menjual pakaian, dompet, tas, sandal dan sepatu. Area makan ada indoor dan outdoor bagi yang merokok. Letaknya tidak begitu strategis karena tidak di jalan utama, tapi secara keseluruhan cafe ini recommended.


Jalan Untung Suropati 83 Surabaya
Jam operasional: 11.00 - 22.00 WIB

Willa's Chicken: 59.000 ++
All Time Breakfast: 41.000 ++
Fettucine Sea Aglio Olio: 45.000 ++
Virginia Cheese Fries: 28.000 ++

Comments

Popular posts from this blog

Bintang GTM

Seminggu ini menjadi salah satu minggu yang membuatku sedih. Bagaimana tidak, Bintang yang selama ini pemakan segala mendadak GTM. Usut punya usut, dia lagi sariawan. Ini sariawan yang kedua. Setelah yang pertama sembuh, sekarang kok ya nongol lagi. Mana kejadian ini muncul ketika Bintang recovery dari batpil, di mana saat itu makannya tidak seperti biasanya. Ya iyalah, orang sakit mana gampang makannya. Sedih lihat Bintang jadi agak tirus gitu pipinya. Makannya dikit geraknya banyak, nggak bisa diam. Ngocehnya juga banyak. Sedih juga ngebayangin berapa BBnya sekarang. *sembunyikan timbangan. Selama sariawan Bintang jadi sedikit makannya. Di sariawan pertama dia masih mau makan meski harus bubur. Masih gampang juga nyuapinnya. Di sariawan yang kedua susahnya minta ampun, dia lebih sering GTM. Aneka masakan sudah aku coba, aku sengaja memasakkan aneka menu favoritnya. Tapi cuma disentuh seimprit, itupun kalau dia mood. Kesabaran semakin menipis karena khawatir kekurangan asupan...

Cerita Dari Jogja (Part 2)

Bandara Adi Sucipto: tampak depan Kali ini aku akan bercerita tentang bandara yang ada di Jogja, yaitu Adi Sucipto International Airport. Meskipun bertaraf internasional, bandara ini termasuk kecil secara luasan bangunan dan landasan. Beda jauh dengan bandara Juanda di Surabaya atau Soekarno Hatta di Jakarta. Ruangan kedatangan domestiknya nggak terlalu gede, bisa dikatakan kecil malah, "cuma" dilengkapi tiga baggage claim.  boarding room antrian masuk pesawat Untuk boarding room, berbeda dengan bandara lainnya yang bebentuk persegi panjang, di bandara ini bentuknya setengah lingkaran. Karena jumlahnya cuma satu, maka penumpang dari berbagai maskapai akan bercampur baur di sini. Boarding room ini dilengkapi 4 gate untuk naik pesawat. Cuma kemarin pas aku check in , di boarding pas s ku tertera gate 0. Berhubung ini baru pertama kali terjadi, daripada tersesat di bandara, aku bertanya ke salah satu petugas yang ada. Dari beliau, aku mendapatkan informa...

Menggapai Bintang

Mungkin inilah saat yang tepat untukmu pergi Keluar dari semua dominasi Meraih semua mimpi yang kau miliki Mungkin inilah saat yang tepat untukmu pergi Dan aku tak akan menahanmu lagi Meski dengan berat hati Mungkin inilah saat yang tepat untukmu pergi Menyibak langit kelam yang selama ini memayungi Demi menemukan bintang yang paling terang untuk kau jadikan teman hidupmu nanti Hari di mana kemungkinan untuk pergi datang lagi...