Skip to main content

Legendarisnya Kelembutan Bluder Cokro


Oleh - oleh apa yang bisa dibeli ketika pergi ke Madiun? Pecel jawabnya. Eitsss... tapi untuk saat ini nama Bluder Cokro akan masuk dalam daftar oleh - oleh khas dari Madiun. Roti yang sudah ada sejak tahun 1989 ini memang juara. Sejak dulu rasa dan kualitasnya tetap terjaga. Rasanya enak, teksturnya lembut, tanpa bahan pengawet dan dijamin halal.

Di antara produsen bluder lainnya, menurutku Bluder Cokro ini paling unggul. Baik dari segi pelayanan maupun inovasi. Untuk pelayanan, Bluder Cokro sudah dapat dijumpai di berbagai kota selain di Madiun misalnya Ngawi, Magetan, Ponorogo, Malang dan Surabaya. Untuk memesan bluder bisa datang langsung ke pabriknya atau melalui hotline yang disediakan yaitu telp, BBM, Whatsapp dan Line. Bluder Cokro juga melakukan pemasaran melalui media sosial. Lalu untuk inovasi saat ini ada kemasan bijian, sobek (3 rasa), krumpul (5 rasa) dan kasur (9 rasa). Pilihan rasanya pun sangat beragam, yaitu: Cokelat, Keju, Kismis, Nanas, Blueberry, Strawberry, Original, Cokelat Keju, Cokelat Kacang, Abon Ayam, Abon Sapi, Nutella, Ovomaltine dan Smoked Beef. Harga per bijinya antara 8.000-10.000. 

Bluder Cokro juga secara rutin mengganti desain boxnya menyesuaikan momen yang ada misalnya Idul Fitri dan Natal.

Kalau Anda ingin membelinya ketika musim liburan sebaiknya lakukan paling tidak tiga hari sebelumnya supaya tidak kehabisan. Di hari-hari biasa sih Anda bisa langsung take away. Tapi aku sarankan pesan terlebih dahulu, karena beberapa varian rasa best seller bisa jadi rebutan.


Bluder Cokro
Pusat: Jalan Cokroaminoto No 36 Madiun
Telp: 0351 - 454540
WA: +62 813-9123-3000
Instagram: @bludercokro

Comments

Popular posts from this blog

Nasi Pupuk

Nasi Pupuk adalah Nasi Campur khas Madiun. Biasa ada di resepsi perkawinan dengan konsep tradisional, bukan prasmanan. Makanya biasa juga disebut Nasi Manten. Isinya adalah sambal goreng (bisa sambel goreng kentang, krecek, ati, daging, atau printil), opor ayam (bisa juga diganti opor telur), acar mentah dan krupuk udang. Berhubung sudah lama tidak ke mantenan tradisional, jadi aku sudah lama banget tidak menikmatinya. So, membuat sendirilah pilihannya. Soalnya tidak ada mantenan dalam waktu dekat juga. Hehehe. Alhamdulillah bisa makan dengan puas :) Happy cooking, happy eating.

Penjual Nasi

Aku kagum pada seorang ibu penjual nasi Selalu semangat mengais rejeki Meski umurnya sudah tidak muda lagi Setiap hari dia selalu bangun pagi - pagi Demi hidangan secepatnya tersaji Karena kalau kesiangan sedikit, pembeli sudah pergi Catatan dari pengamatan di sebuah pasar

Cerita Tentang Pesawat Terbang

To invent an airplane is nothing.  To build one is something.  But to fly is everything.  (Otto Lilienthal) Naik pesawat terbang buat sebagian orang adalah makanan sehari-hari. Surabaya - Jakarta bisa PP dalam sehari, lalu esoknya terbang ke kota lainnya lagi. Tapi, bagi sebagian orang naik pesawat terbang adalah kemewahan, atau malah masih sekedar harapan. Aku ingat betul, ketika aku masih kecil, sumuran anak taman kanak-kanak, aku punya cita-cita naik pesawat. Setiap kali ada pesawat terbang melintas, aku mendongakkan kepala dan melambaikan tangan.  Seusai ritual itu, aku akan bertanya "Bu, kapan aku bisa naik pesawat". "Nanti kalau kamu sudah besar, belajar yang rajin ya", jawab Ibu. Pada saat itu aku cuma mengangguk, tidak menanyakan lebih lanjut apa hubungan antara naik pesawat dengan rajin belajar. Yang pasti, mimpi itu tetap terpatri. Ketika usiaku semakin bertambah, aku menjadi lebih paham bahwa sebenarnya naik pesawat tidak masuk...