Skip to main content

Resolusi 2015

Resolusi dan harapan untuk tahun ini adalah:
  1. Menjadi pribadi yang lebih baik, menjadi muslimah yang lebih sholehah. Aku mencanangkan sholat tepat waktu, mengaji setiap hari, memperbanyak sedekah dan ibadah sunah, menertibkan diri untuk nggak pakai baju ketat dan rajin pakai kaos kaki. Further, aku pengen lebih sering pakai rok :)
  2. Berbagi, tidak melulu harus materi, tapi juga pengetahuan. 
  3. Menyapih Bintang, ini lanjutan dari resolusi tahun kemarin yang ternyata meleset. Sempat nyaris berhasil tapi kemudian gagal karena Bintang sakit. 
  4. Sekolah lagi. Aplikasi beasiswa sudah aku submit akhir tahun lalu. Ini berkaitan dengan pengembangan SDM yang dicanangkan oleh kantor.
  5. Hamil lagi.
  6. Pindah domisili. Ini sebenarnya juga PR tahun kemarin :(
  7. Menurunkan berat badan. Akhir-akhir ini BBku cenderung naik, dan udah di atas 55 aja. Sudah saatnya mengendalikan pola makan.
  8. Olahraga.
  9. Beli motor
  10. Beli RD lagi
  11. Rajin belajar memasak dan bikin cooking project
Untuk keinginan sekolah lagi dan hamil lagi, pengennya salah satu dulu yang datang. Yang terbaik dan yang aku siap insyaallah akan datang lebih dulu :) Semoga dimudahkan Allah, semoga rencanaku sejalan dengan rencana Allah, aamiin :)

Comments

Popular posts from this blog

Nasi Pupuk

Nasi Pupuk adalah Nasi Campur khas Madiun. Biasa ada di resepsi perkawinan dengan konsep tradisional, bukan prasmanan. Makanya biasa juga disebut Nasi Manten. Isinya adalah sambal goreng (bisa sambel goreng kentang, krecek, ati, daging, atau printil), opor ayam (bisa juga diganti opor telur), acar mentah dan krupuk udang. Berhubung sudah lama tidak ke mantenan tradisional, jadi aku sudah lama banget tidak menikmatinya. So, membuat sendirilah pilihannya. Soalnya tidak ada mantenan dalam waktu dekat juga. Hehehe. Alhamdulillah bisa makan dengan puas :) Happy cooking, happy eating.

Penjual Nasi

Aku kagum pada seorang ibu penjual nasi Selalu semangat mengais rejeki Meski umurnya sudah tidak muda lagi Setiap hari dia selalu bangun pagi - pagi Demi hidangan secepatnya tersaji Karena kalau kesiangan sedikit, pembeli sudah pergi Catatan dari pengamatan di sebuah pasar

Cerita Tentang Pesawat Terbang

To invent an airplane is nothing.  To build one is something.  But to fly is everything.  (Otto Lilienthal) Naik pesawat terbang buat sebagian orang adalah makanan sehari-hari. Surabaya - Jakarta bisa PP dalam sehari, lalu esoknya terbang ke kota lainnya lagi. Tapi, bagi sebagian orang naik pesawat terbang adalah kemewahan, atau malah masih sekedar harapan. Aku ingat betul, ketika aku masih kecil, sumuran anak taman kanak-kanak, aku punya cita-cita naik pesawat. Setiap kali ada pesawat terbang melintas, aku mendongakkan kepala dan melambaikan tangan.  Seusai ritual itu, aku akan bertanya "Bu, kapan aku bisa naik pesawat". "Nanti kalau kamu sudah besar, belajar yang rajin ya", jawab Ibu. Pada saat itu aku cuma mengangguk, tidak menanyakan lebih lanjut apa hubungan antara naik pesawat dengan rajin belajar. Yang pasti, mimpi itu tetap terpatri. Ketika usiaku semakin bertambah, aku menjadi lebih paham bahwa sebenarnya naik pesawat tidak masuk...