Skip to main content

Facebook-ku Sayang, Facebook-ku Malang

Judul postingan kali ini benar - benar mencerminkan keadaan yang sebenarnya. Tentang account Facebook yang selama ini menemaniku dan kusayang tentunya yang nasibnya sungguh malang nian. Yaitu di-hacked. Sedih banget rasanya, saat tahu account FB lamaku yang sekarang nggak bisa diakses lagi gara - gara emailnya sudah diganti sama oknum yang tidak bertanggung jawab tersebut. Ceritanya gini, awalnya sih aku nggak bisa log in gara - gara salah password, aku pun ganti password. Tapi besoknya kejadian lagi. Dan itu membuatku semakin yakin kalau ada yang gak beres dengan account-ku itu. Terlebih account emailku juga mengalami hal yang sama.

Setelah ganti password untuk kedua kalinya, dan tentu saja ganti password email, keesokan harinya kejadian buruk itu kembali terulang. Aku mencoba mengganti password. Tapi nggak bisa. Karena emailku nggak dikenali. Tidak terdaftar/terkoneksi dengan account manapun. Damn... It' was so terrible when I knew that I have to say good by to my account. Which later I called it old account.

Akhirnya aku membuat email dan account FB baru. Semoga baik - baik saja sampai seterusnya. so I could keep connected and sharing with my friends. Sebagai tindakan preventif agar kejadian buruk itu tidak terulang lagi, aku membatasi koneksiku, hanya meng-add dan meng-approve orang - orang yang aku kenal.


Love
NaaNaa

Comments

Popular posts from this blog

Nasi Pupuk

Nasi Pupuk adalah Nasi Campur khas Madiun. Biasa ada di resepsi perkawinan dengan konsep tradisional, bukan prasmanan. Makanya biasa juga disebut Nasi Manten. Isinya adalah sambal goreng (bisa sambel goreng kentang, krecek, ati, daging, atau printil), opor ayam (bisa juga diganti opor telur), acar mentah dan krupuk udang. Berhubung sudah lama tidak ke mantenan tradisional, jadi aku sudah lama banget tidak menikmatinya. So, membuat sendirilah pilihannya. Soalnya tidak ada mantenan dalam waktu dekat juga. Hehehe. Alhamdulillah bisa makan dengan puas :) Happy cooking, happy eating.

Penjual Nasi

Aku kagum pada seorang ibu penjual nasi Selalu semangat mengais rejeki Meski umurnya sudah tidak muda lagi Setiap hari dia selalu bangun pagi - pagi Demi hidangan secepatnya tersaji Karena kalau kesiangan sedikit, pembeli sudah pergi Catatan dari pengamatan di sebuah pasar

Cerita Tentang Pesawat Terbang

To invent an airplane is nothing.  To build one is something.  But to fly is everything.  (Otto Lilienthal) Naik pesawat terbang buat sebagian orang adalah makanan sehari-hari. Surabaya - Jakarta bisa PP dalam sehari, lalu esoknya terbang ke kota lainnya lagi. Tapi, bagi sebagian orang naik pesawat terbang adalah kemewahan, atau malah masih sekedar harapan. Aku ingat betul, ketika aku masih kecil, sumuran anak taman kanak-kanak, aku punya cita-cita naik pesawat. Setiap kali ada pesawat terbang melintas, aku mendongakkan kepala dan melambaikan tangan.  Seusai ritual itu, aku akan bertanya "Bu, kapan aku bisa naik pesawat". "Nanti kalau kamu sudah besar, belajar yang rajin ya", jawab Ibu. Pada saat itu aku cuma mengangguk, tidak menanyakan lebih lanjut apa hubungan antara naik pesawat dengan rajin belajar. Yang pasti, mimpi itu tetap terpatri. Ketika usiaku semakin bertambah, aku menjadi lebih paham bahwa sebenarnya naik pesawat tidak masuk...