Skip to main content

Tetap Segar di Bulan Puasa


Kekurangan cairan bisa memicu kulit kering dan bibir pecah-pecah. Agar penampilan senantiasa segar dan lembab, selalu siapkan perlengkapan “P3K” (Pertolongan Pertama Pada Kecantikan) dekat Anda.

Bibir
* Mengatasi bibir kering mudah saja. Sesudah menggosok gigi, sikat bibir dengan lembut dengan pasta yang tersisa.
* Atau oleskan lip balm yang berbentuk petroleum jelly ke bibir. Lalu sikat bibir pelan-pelan. Hasilnya kulit kering akan terangkat dan bibir lembab selalu.
* Biasakan menggunakan lip balm setiap hari.

Kulit
* Terkena paparan sinar matahari, AC, hingga polusi, membuat kulit kering dan bersisik. Sungguh tidak enak dipandang. Untuk menghindarinya, selalu siapkan lotion yang mengandung tabir surya.
* Jika aktivitas sangat padat dan berpindah-pindah, ada baiknya gunakan hand cream yang mengandung minyak zaitun. Kulit tetap lembut sepanjang hari dan sama sekali tidak lengket.

Wajah
* Cuci wajah dengan pembersih yang mengandung vitamin dan mineral lengkap, agar tingkat kelembaban kulit selalu terjaga.
* Lalu aplikasikan krim pelembab pada wajah yang melindungi kulit dari terpaan sinar matahari. Pilih yang mengandung antipigmentasi agar noda kecoklatan tidak muncul di wajah.
* Jika kulit berminyak, pilihlah pelembab cair. Sedangkan untuk kulit kering pilihannya adalah krim pelembab.

Badan
Pakailah scrub yang menjaga kelembaban tubuh. Sari buah manggis dipercaya memiliki khasiat mengangkat kulit mati dan menstimulasi pertumbuhan sel kulit baru. Campuran ekstrak padi dan biji aprikot di dalamnya, membantu kulit tampak lebih cerah dan halus.

Terawat dari dalam
* Saat sahur dan berbuka puasa, usahakan minum air putih sebanyak mungkin, serta makan buah dan sayur segar. Jadi, selama berjam-jam menjalani ibadah puasa, Anda terhindar dari dehidrasi.
* Berikan tubuh asupan multivitamin, agar daya tahan selalu kuat, dan puasa pun bisa dijalankan dengan khusyuk.

Taken From Kompas
Love
NaaNaa

Comments

Popular posts from this blog

Resolusi Tahun 2010

Seperti tahun - tahun sebelumnya, ketika penghujung tahun dan menjelang pergantian ke tahun yang baru, saya biasanya memberikan waktu untuk merenung. Merefleksi segala yang telah terjadi di tahun itu. Memahami dan mempelajari, mengapa bisa terjadi seperti itu, dan tentu saja belajar dari kejadian tersebut, mengambil hikmah darinya. Setelah itu, saya menyusun daftar resolusi, ambisi dan harapan untuk satu tahun ke depan. And h ere's my must to do list for the upcoming year 2010: Hold tighter to my faith. Meningkatkan iman dan takwa. Jadi lebih religius. Menjauhi larangan dan melaksanakan segala perintah-Nya. Sholat lebih khusyu', ngajinya harus lebih rajin, infaqnya nggak boleh berhenti. Nggak hanya ngerjain yang wajib, tapi yang sunah juga. Jadi lebih dewasa dan bijaksana. Kata pepatah "menjadi tua itu pasti, tapi menjadi dewasa itu pilihan". Dan saya memilih yang kedua, I'm still trying to.. Positive thinking. Biar nggak cepet stres. Konon, positive thinkin...

Pria Enggak Mau Wanita Pedekate Lebih Dulu

KOMPAS.com - Apa yang sebenarnya diharapkan pria dari sosok wanita, sehingga ia tak mungkin berpaling kepada wanita lain? Aih... kesannya sungguh sulit. Namun menurut Lisa Daily, kolumnis relationship dan penulis buku Stop Getting Dumped , hal ini bukannya tak mungkin. Dalam bukunya, Daily menjamin kita bisa menemukan pria impian, dan menikahinya dalam waktu tiga tahun atau kurang. Ia sendiri mengikuti nasihatnya sendiri, dan menikah dengan pria impiannya, yang melamarnya di puncak Menara Eiffel setelah berpacaran 6 bulan. Daily telah mewawancara ratusan pria single untuk mengetahui apa sih yang membuat wanita berpotensi menjadi istri mereka. Coba lihat beberapa penemuannya: 1. Anda memiliki banyak aktivitas . Dengan demikian, Anda bisa menyibukkan diri tanpa harus bergantung pada keberadaan si dia. Anda bebas bepergian dengan teman-teman atau keluarga. "Anda tak perlu mengharapkan kekasih untuk selalu ada di sisi Anda," ujar Daily. Dengan kata lain, Anda tak perlu menunggu ...

Antara Aku, ASI dan Surabaya

Kata orang, tinggal di kota besar perlu banyak biaya. Barang yang murah hampir tiada. Kerasnya hidup kian terasa. Dan itu memang benar adanya. Meski begitu, ada sisi menyenangkan dari tinggal di Surabaya. Banyak pilihan yang tersedia. Yang paling kerasa adalah dokter dan rumah sakit banyak adanya. Aku jadi bisa milih mana yang paling pas dengan kebutuhan dan kantong tentu saja. Di Surabaya. Salah satu mimpiku terwujud. Bisa IMD, rooming in dan ketemu konselor laktasi. Hingga bisa lancar menyusui. Bisa nyetok ASIP bahkan mendonorkannya kepada mereka yang membutuhkan. Sekarang  Bintang sudah lulus ASI ekslusif. Senang bisa melewati seperempat perjalanan menyusui. Memang sih biaya dokter dan RS lebih mahal di Surabaya. Tapi jauh lebih menyenangkan dan memudahkan ketimbang hidup di kota kecil yang dokternya masih jarang atau malah nggak ada. Aku bersyukur tinggal di Surabaya. Ah ya, Surabaya memang punya banyak cerita b...