Skip to main content

Cerita Umroh : Pergi Bersama Ibuk







سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ للهِ، وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ الله، وَاللهُ أَكْبَرُ. لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللَّهِ
.
.
I've been traveled with many people, many times assist the bosses and collegues. But this time is special, I traveled with my mom for a quite long duration. It's an honour for me to accompany my mom for her first overseas trip. The Haramain is a destination we've been waiting since forever.
.
.
I may call it a real journey, physicly and emotionally. I found it's challenging with its ups and downs during these past 13 days. But the blessed feeling of being on the Haramain could never be expressed, it's beyond words. All I know is Allah so close to me and loves me all the way. Allah shows His Greatness that He could make anything happen even before our eyes start blinking.
.
.
Alhamdulillah Allah grants me opportunity to prove what my dad requested when he came to my dream and told me to not let mom go alone. I just realize that actually this is the way Allah called me as we all know Allah called us in unexpectedly ways. .
.
After all, this is definitely an unforgetable moment. Seeing my mom happy with her big smile painted on her face is priceless. This is a journey we'll be waiting to repeat for sure. May Allah grants us the opportunity to do the pilgrimage with our lovely ones someday. Aamiin
.
.
#ratnatravelstheworld

Comments

Popular posts from this blog

Nasi Pupuk

Nasi Pupuk adalah Nasi Campur khas Madiun. Biasa ada di resepsi perkawinan dengan konsep tradisional, bukan prasmanan. Makanya biasa juga disebut Nasi Manten. Isinya adalah sambal goreng (bisa sambel goreng kentang, krecek, ati, daging, atau printil), opor ayam (bisa juga diganti opor telur), acar mentah dan krupuk udang. Berhubung sudah lama tidak ke mantenan tradisional, jadi aku sudah lama banget tidak menikmatinya. So, membuat sendirilah pilihannya. Soalnya tidak ada mantenan dalam waktu dekat juga. Hehehe. Alhamdulillah bisa makan dengan puas :) Happy cooking, happy eating.

Penjual Nasi

Aku kagum pada seorang ibu penjual nasi Selalu semangat mengais rejeki Meski umurnya sudah tidak muda lagi Setiap hari dia selalu bangun pagi - pagi Demi hidangan secepatnya tersaji Karena kalau kesiangan sedikit, pembeli sudah pergi Catatan dari pengamatan di sebuah pasar

Cerita Tentang Pesawat Terbang

To invent an airplane is nothing.  To build one is something.  But to fly is everything.  (Otto Lilienthal) Naik pesawat terbang buat sebagian orang adalah makanan sehari-hari. Surabaya - Jakarta bisa PP dalam sehari, lalu esoknya terbang ke kota lainnya lagi. Tapi, bagi sebagian orang naik pesawat terbang adalah kemewahan, atau malah masih sekedar harapan. Aku ingat betul, ketika aku masih kecil, sumuran anak taman kanak-kanak, aku punya cita-cita naik pesawat. Setiap kali ada pesawat terbang melintas, aku mendongakkan kepala dan melambaikan tangan.  Seusai ritual itu, aku akan bertanya "Bu, kapan aku bisa naik pesawat". "Nanti kalau kamu sudah besar, belajar yang rajin ya", jawab Ibu. Pada saat itu aku cuma mengangguk, tidak menanyakan lebih lanjut apa hubungan antara naik pesawat dengan rajin belajar. Yang pasti, mimpi itu tetap terpatri. Ketika usiaku semakin bertambah, aku menjadi lebih paham bahwa sebenarnya naik pesawat tidak masuk...