Skip to main content

Ulang Tahun Kedua Bintang


Salah satu hal yang paling membahagiakan bulan ini adalah Bintang berulang tahun kedua. Huahhh, time flies, so fast. Udah cepet gedhe aja nih anak. Tidak ada tart dan lilin. Yang ada "hanyalah" aneka makanan favoritnya Bintang yang sengaja kujadikan persembahan kecil untuknya. Sederhana, tapi aku membuatnya dengan penuh cinta. Ada nasi kuning, kastengel dan pudding almond saus buah.

Selamat ulang tahun Bintang sayang. Semoga tumbuh menjadi anak sholeh, sehat, cerdas, berbakti pada orangtua, bermanfaat untuk sesama serta bahagia dunia akhirat.

Maafkan kalau selama ini Bunda dan Ayah masih banyak kekurangan. Kami masih terus belajar untuk menjadi orangtua dan sahabat yang baik untukmu.

Dan pada hari ini (hari ulang tahunmu) tunai sudah kewajiban Bunda menyusui kamu sampai dua tahun. Mimpi besar ini akhirnya menjadi nyata berkat perjuang bersama. Alhamdulillah. Thanks to Ayah dan Iyut, the best breastfeeding supporters ever. *grouphoug*.

Karena sudah lewat dari dua tahun, maka Bintang berhak dapat sertifikat S3 ASI. Yayyyy, sertifikatnya udah lengkap semua sekarang :D



We love you to the moon and back Bintang :* :*

Comments

Popular posts from this blog

Nasi Pupuk

Nasi Pupuk adalah Nasi Campur khas Madiun. Biasa ada di resepsi perkawinan dengan konsep tradisional, bukan prasmanan. Makanya biasa juga disebut Nasi Manten. Isinya adalah sambal goreng (bisa sambel goreng kentang, krecek, ati, daging, atau printil), opor ayam (bisa juga diganti opor telur), acar mentah dan krupuk udang. Berhubung sudah lama tidak ke mantenan tradisional, jadi aku sudah lama banget tidak menikmatinya. So, membuat sendirilah pilihannya. Soalnya tidak ada mantenan dalam waktu dekat juga. Hehehe. Alhamdulillah bisa makan dengan puas :) Happy cooking, happy eating.

Penjual Nasi

Aku kagum pada seorang ibu penjual nasi Selalu semangat mengais rejeki Meski umurnya sudah tidak muda lagi Setiap hari dia selalu bangun pagi - pagi Demi hidangan secepatnya tersaji Karena kalau kesiangan sedikit, pembeli sudah pergi Catatan dari pengamatan di sebuah pasar

Cerita Tentang Pesawat Terbang

To invent an airplane is nothing.  To build one is something.  But to fly is everything.  (Otto Lilienthal) Naik pesawat terbang buat sebagian orang adalah makanan sehari-hari. Surabaya - Jakarta bisa PP dalam sehari, lalu esoknya terbang ke kota lainnya lagi. Tapi, bagi sebagian orang naik pesawat terbang adalah kemewahan, atau malah masih sekedar harapan. Aku ingat betul, ketika aku masih kecil, sumuran anak taman kanak-kanak, aku punya cita-cita naik pesawat. Setiap kali ada pesawat terbang melintas, aku mendongakkan kepala dan melambaikan tangan.  Seusai ritual itu, aku akan bertanya "Bu, kapan aku bisa naik pesawat". "Nanti kalau kamu sudah besar, belajar yang rajin ya", jawab Ibu. Pada saat itu aku cuma mengangguk, tidak menanyakan lebih lanjut apa hubungan antara naik pesawat dengan rajin belajar. Yang pasti, mimpi itu tetap terpatri. Ketika usiaku semakin bertambah, aku menjadi lebih paham bahwa sebenarnya naik pesawat tidak masuk...