Skip to main content

Surabaya Kota Banjir

Gila... Bener - bener gila, Surabaya pantas banget buat dapet gelar kota banjir. Banjir terjadi di mana - mana, hampir di semua jalan air menggenang. Dari jalan - jalan kampung sampe jalan utama.

Kemaren aku baru aja ngalami hal terburuk selama aku tinggal di surabaya. Aku kejebak macet gara - gara banjir di daerah mayjen sungkono. Gila!!! Banjirnya setinggi dengkul bow. Gara - gara tuh banjir ratusan kendaraan bermotor mogok. Hey, Bambang DH, di mana kau??? Buka matamu!!! jangan enak - enaknya doank, ngobral janji sembarangan. "Kalau saya terpilih lagi, saya berjanji Surabaya akan menjadi kota yang bebas banjir". Bedebah, Bulshit banget dah, gombal. Mana janjimu, buktikan... Munafik banget sih jadi orang. Jangan hanya mikirin ceperan yang gede dari ACC pembangunan mall dan perumahan mewah. Bikin selokan donk, itu lebih penting. Najis banget punya rumah mewah di Bukit Mas atau Citra Raya tapi klo pulang harus berendam air comberan dulu. NAjis, bener - bener najis. Kalau kamu memang manusia kamu akan melakukan sesuatu untuk kota yang telah membuat pundi - pundi kekayaanmu menggelembung setinggi gunung.

Comments

Popular posts from this blog

Nasi Pupuk

Nasi Pupuk adalah Nasi Campur khas Madiun. Biasa ada di resepsi perkawinan dengan konsep tradisional, bukan prasmanan. Makanya biasa juga disebut Nasi Manten. Isinya adalah sambal goreng (bisa sambel goreng kentang, krecek, ati, daging, atau printil), opor ayam (bisa juga diganti opor telur), acar mentah dan krupuk udang. Berhubung sudah lama tidak ke mantenan tradisional, jadi aku sudah lama banget tidak menikmatinya. So, membuat sendirilah pilihannya. Soalnya tidak ada mantenan dalam waktu dekat juga. Hehehe. Alhamdulillah bisa makan dengan puas :) Happy cooking, happy eating.

Penjual Nasi

Aku kagum pada seorang ibu penjual nasi Selalu semangat mengais rejeki Meski umurnya sudah tidak muda lagi Setiap hari dia selalu bangun pagi - pagi Demi hidangan secepatnya tersaji Karena kalau kesiangan sedikit, pembeli sudah pergi Catatan dari pengamatan di sebuah pasar

Cerita Tentang Pesawat Terbang

To invent an airplane is nothing.  To build one is something.  But to fly is everything.  (Otto Lilienthal) Naik pesawat terbang buat sebagian orang adalah makanan sehari-hari. Surabaya - Jakarta bisa PP dalam sehari, lalu esoknya terbang ke kota lainnya lagi. Tapi, bagi sebagian orang naik pesawat terbang adalah kemewahan, atau malah masih sekedar harapan. Aku ingat betul, ketika aku masih kecil, sumuran anak taman kanak-kanak, aku punya cita-cita naik pesawat. Setiap kali ada pesawat terbang melintas, aku mendongakkan kepala dan melambaikan tangan.  Seusai ritual itu, aku akan bertanya "Bu, kapan aku bisa naik pesawat". "Nanti kalau kamu sudah besar, belajar yang rajin ya", jawab Ibu. Pada saat itu aku cuma mengangguk, tidak menanyakan lebih lanjut apa hubungan antara naik pesawat dengan rajin belajar. Yang pasti, mimpi itu tetap terpatri. Ketika usiaku semakin bertambah, aku menjadi lebih paham bahwa sebenarnya naik pesawat tidak masuk...